Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Makro

Mendag Bertolak ke India, Perjuangkan Akses Pasar di Forum BRICS

Lisa Jones - tajukpublik.com 3 mins read 3 views

Jakarta — Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso, resmi Mendag Bertolak ke India Perjuangkan akses pasar yang lebih luas melalui forum perdagangan BRICS

Mendag Bertolak ke India, Perjuangkan Akses Pasar di Forum BRICS

Mendag Bertolak ke India Perjuangkan Akses Pasar di Forum BRICS

Tajukpublik.com – Jakarta — Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso, resmi Mendag Bertolak ke India Perjuangkan akses pasar yang lebih luas melalui forum perdagangan BRICS. Perjalanan diplomatik ini berlangsung pada tanggal 6 hingga 7 Agustus 2026 di kota Jaipur, Rajasthan. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Budi membawa agenda strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah perdagangan internasional, khususnya melalui kerja sama dengan negara-negara anggota BRICS yang terus berkembang.

Agenda Utama Pertemuan Tingkat Menteri BRICS

Presidensi India kali ini menjadi tuan rumah pertemuan dengan mengusung tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability”. Tema ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun ketahanan ekonomi global melalui inovasi dan kerja sama yang berkelanjutan. Indonesia hadir sebagai anggota penuh BRICS sejak tahun 2025, sehingga memiliki peran aktif dalam setiap keputusan yang diambil.

Keikutsertaan Indonesia dalam Pertemuan Para Menteri Perdagangan BRICS menjadi kesempatan memperkuat kemitraan ekonomi dengan negara-negara anggota BRICS. Keikutsertaan ini sekaligus memastikan kepentingan nasional Indonesia tecermin dalam berbagai inisiatif kerja sama yang dihasilkan BRICS.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Menteri Budi Santoso dalam keterangannya kepada RRI.co.id, sebelum bertolak ke India pada Rabu, 5 Agustus 2026. Pernyataan ini menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya hadir sebagai peserta pasif, melainkan sebagai pihak yang proaktif dalam membentuk arah kebijakan perdagangan global.

Isu-Isu Strategis yang Dibahas dalam Forum

Para menteri perdagangan dari negara-negara anggota BRICS membahas berbagai agenda penting dalam pertemuan kali ini. Di antaranya adalah penguatan sistem perdagangan multilateral yang lebih adil dan transparan. Selain itu, ketahanan rantai nilai global juga menjadi sorotan utama mengingat volatilitas ekonomi dunia pasca-pandemi dan konflik geopolitik yang terjadi.

Fasilitasi perdagangan jasa menjadi salah satu poin krusial yang diperjuangkan Indonesia. Sebagai negara dengan sektor jasa yang berkembang pesat, Indonesia mendorong penghapusan hambatan non-tarif dan peningkatan akses pasar untuk layanan jasa digital, keuangan, dan transportasi. Pengembangan ekonomi digital juga menjadi fokus bersama untuk mempercepat transformasi ekonomi di seluruh negara anggota.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kolaborasi erat antaranggota BRICS penting menciptakan perdagangan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Indonesia siap berkontribusi penguatan fasilitasi perdagangan jasa, transformasi digital, pengembangan rantai nilai global lebih resilien dan saling menguntungkan.

Kolaborasi antaranggota BRICS dinilai sebagai faktor krusial dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global saat ini. Indonesia secara aktif memperjuangkan peningkatan investasi dan penguatan sistem perdagangan multilateral yang terbuka, transparan, inklusif, serta berbasis aturan. Negara juga mendorong penguatan daya saing, peningkatan nilai tambah ekonomi nasional, serta pertumbuhan inklusif bagi negara-negara berkembang.

Pertemuan Bilateral dan Prospek Kerja Sama

Selain agenda utama dalam forum BRICS, Menteri Budi Santoso dijadwalkan menggelar serangkaian pertemuan bilateral dengan menteri perdagangan dari India, Mesir, Brasil, dan Uni Emirat Arab. Pertemuan-pertemuan tersebut bertujuan membahas penguatan hubungan ekonomi secara bilateral maupun dalam kerangka kerja sama BRICS yang lebih luas.

BRICS merupakan kelompok kerja sama geopolitik dan ekonomi internasional yang saat ini beranggotakan 11 negara berkembang. Keanggotaan Indonesia secara resmi dimulai pada tahun 2025, menandai langkah penting dalam diplomasi ekonomi nasional. Dengan populasi yang besar dan potensi pasar yang signifikan, Indonesia diharapkan dapat berkontribusi lebih banyak dalam pembentukan kebijakan perdagangan global yang lebih inklusif.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kunjungan Mendag ke India

Apa tujuan utama kunjungan Menteri Perdagangan ke India? Tujuan utama adalah memperjuangkan akses pasar yang lebih luas dan memperkuat kerja sama perdagangan dalam forum BRICS.

Kapan dan di mana pertemuan BRICS berlangsung? Pertemuan berlangsung pada 6-7 Agustus 2026 di kota Jaipur, India.

Berapa banyak negara anggota BRICS saat ini? BRICS saat ini beranggotakan 11 negara berkembang.

Kapan Indonesia resmi menjadi anggota BRICS? Indonesia secara resmi menjadi anggota penuh BRICS pada tahun 2025.

Apa tema pertemuan BRICS kali ini? Tema pertemuan adalah “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability”.

Gabung diskusi