Kementerian PU Percepat Rehabilitasi Irigasi Kuansing Dukung Swasembada Pangan
Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara aktif mempercepat pelaksanaan rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I.) Rawa Sawah di
Rehabilitasi Irigasi Kuansing Didukung Kementerian PU
Tajukpublik.com – Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara aktif mempercepat pelaksanaan rehabilitasi Daerah Irigasi (D.I.) Rawa Sawah di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Langkah strategis ini dirancang untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung pencapaian target swasembada pangan yang berkelanjutan.
Menteri PUPR Dody Hanggodo menegaskan bahwa keberadaan jaringan irigasi yang berfungsi optimal menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan produksi pertanian di seluruh Indonesia. Melalui berbagai program percepatan, kementerian berupaya memastikan bahwa distribusi air dapat menjangkau lahan pertanian secara merata dan efisien.
Kementerian PU memastikan air yang ada di bendungan, bendung, dan sungai bisa mengalir ke sawah-sawah terjauh. Rehabilitasi daerah irigasi dilakukan menjadi kewenangan pusat hingga kabupaten, kota karena sudah ada Inpres Irigasi Nomor 2 Tahun 2025.
Pernyataan resmi tersebut disampaikan oleh Menteri Dody kepada RRI.co.id pada Rabu, 5 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan bahwa program rehabilitasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.
Manfaat Rehabilitasi bagi Petani Lokal
Menurut Menteri Dody, rehabilitasi jaringan irigasi akan memberikan dampak positif berupa peningkatan keandalan pasokan air bagi lahan pertanian di berbagai wilayah. Kondisi ini diharapkan memberikan kepastian kepada petani dalam mengatur pola tanam serta meningkatkan hasil panen secara signifikan.
Daerah Irigasi Rawa Sawah memiliki luas baku sebesar 471 hektare dengan luas fungsional mencapai 129,2 hektare. Kawasan tersebut mencatatkan produktivitas padi sekitar 3,5 hingga 4,5 ton per hektare dengan indeks pertanaman (IP) berkisar antara 100–200. Angka-angka ini menunjukkan potensi besar yang dapat dioptimalkan melalui perbaikan infrastruktur irigasi.
Pekerjaan rehabilitasi mencakup perbaikan saluran sepanjang 430,5 meter dan normalisasi saluran sepanjang 1,2 kilometer. Selain itu, Kementerian PU juga melakukan rehabilitasi satu bendung bronjong sepanjang 56 meter untuk meningkatkan layanan irigasi. Target manfaat layanan irigasi mencapai 125 hektare bagi lahan pertanian setempat.
Percepatan Pembangunan Infrastruktur Air
Selain fokus pada rehabilitasi, pemerintah juga mempercepat pembangunan 15 bendungan untuk memperkuat irigasi pertanian di berbagai daerah. Upaya ini sejalan dengan program normalisasi saluran irigasi Pebayuran di Kabupaten Bekasi yang bertujuan menyelamatkan petani dari dampak kekeringan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui RRI.co.id.
Dengan adanya percepatan rehabilitasi ini, diharapkan kehilangan air pada saluran dapat ditekan secara signifikan. Distribusi air yang lebih efisien akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan petani dan stabilitas produksi pangan nasional.
Frequently Asked Questions
Apa itu Daerah Irigasi Rawa Sawah? Daerah Irigasi Rawa Sawah adalah kawasan pertanian di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, dengan luas baku 471 hektare yang menjadi fokus rehabilitasi infrastruktur irigasi.
Berapa luas fungsional D.I. Rawa Sawah? Luas fungsional D.I. Rawa Sawah mencapai 129,2 hektare yang aktif digunakan untuk kegiatan pertanian padi.
Apa target manfaat rehabilitasi irigasi ini? Rehabilitasi ditargetkan memberikan manfaat layanan irigasi seluas 125 hektare bagi lahan pertanian setempat dengan distribusi air yang lebih efisien.
Bagaimana peran Inpres Irigasi Nomor 2 Tahun 2025? Inpres tersebut menetapkan bahwa rehabilitasi daerah irigasi menjadi kewenangan bersama antara pemerintah pusat hingga tingkat kabupaten dan kota.
