Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Regional

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Mindanao, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Elizabeth Jones - tajukpublik.com 2 mins read 3 views

Jakarta, 6 Agustus 2026 — Sebuah gempa tektonik berkekuatan Gempa Magnitudo 5 8 Guncang Mindanao, Filipina telah terjadi pada Kamis pagi. Berdasarkan

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Mindanao, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Mindanao: BMKG Pastikan Aman dari Tsunami

Tajukpublik.com – Jakarta, 6 Agustus 2026 — Sebuah gempa tektonik berkekuatan Gempa Magnitudo 5 8 Guncang Mindanao, Filipina telah terjadi pada Kamis pagi. Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peristiwa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami yang membahayakan wilayah pesisir Indonesia maupun Filipina.

Guncangan terjadi tepat pada pukul 04.41 WIB dengan titik episenter yang terletak di perairan laut. Koordinat lokasi gempa tercatat pada 5,12 derajat Lintang Utara dan 125,37 derajat Bujur Timur. Dari pusat gempa, jaraknya mencapai sekitar 168 kilometer menuju arah barat laut kota Tahuna. Secara administratif, lokasi tersebut masuk dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Detail Teknis Gempa dan Penyebabnya

Wijayanto, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, menjelaskan bahwa kedalaman gempa ini mencapai 10 kilometer. Dengan kedalaman tersebut, peristiwa ini dikategorikan sebagai gempa dangkal yang dapat dirasakan hingga ke permukaan. Penyebab utamanya adalah aktivitas subduksi yang berlangsung di Cotabato Trench, sebuah zona subduksi aktif di perairan Filipina.

“Gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi di Cotabato Trench. Mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik atau thrust fault,” jelas Wijayanto dalam keterangan resminya.

Hasil analisis mekanisme sumber juga mengonfirmasi adanya pergerakan naik atau yang dikenal sebagai thrust fault. Jenis pergerakan ini umumnya terjadi ketika lempeng tektonik saling bertumbukan dan salah satu lempeng terdorong ke atas lempeng lainnya.

Dampak Guncangan dan Imbauan BMKG

Peta guncangan yang diterbitkan BMKG menunjukkan bahwa efek gempa hingga terasa di beberapa wilayah Indonesia. Di Kepulauan Marore dan Kendahe, intensitas guncangan mencapai level IV MMI. Fenomena serupa juga dialami oleh masyarakat di Miangas, yang terletak di Kabupaten Kepulauan Talaud. Intensitas ini menunjukkan bahwa guncangan cukup kuat untuk dirasakan oleh sebagian besar orang di dalam rumah.

Sampai dengan pukul 05.00 WIB, BMKG belum menemukan catatan mengenai adanya gempa susulan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Warga juga disarankan untuk menjauhi bangunan-bangunan yang mengalami kerusakan struktural.

Untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya, publik dapat mengakses berbagai kanal komunikasi resmi yang disediakan oleh BMKG. Informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui situs resmi BMKG atau media sosial resmi mereka.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa itu gempa magnitudo 5,8? Gempa magnitudo 5,8 adalah gempa tektonik dengan kekuatan sedang yang dapat dirasakan hingga ke permukaan dan berpotensi menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan.

Apakah gempa Mindanao berpotensi tsunami? Berdasarkan analisis BMKG, gempa ini tidak berpotensi tsunami karena kedalaman dan mekanisme sumbernya tidak mendukung pembentukan gelombang besar.

Wilayah mana saja yang merasakan guncangan? Wilayah yang merasakan guncangan antara lain Kepulauan Marore, Kendahe, Miangas, dan sebagian wilayah Sulawesi Utara.

Bagaimana cara mendapatkan informasi gempa terkini? Anda dapat mengakses informasi gempa terkini melalui situs resmi BMKG atau media sosial resmi mereka.

Gabung diskusi