Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Regional

BPBD Jatim Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di Kawasan Gunung Bromo

Karen Williams - tajukpublik.com 3 mins read 3 views

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan wisata Gunung Bromo semakin serius, sehingga BPBD Jatim Perkuat Upaya Pemadaman dengan mengerahkan

BPBD Jatim Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di Kawasan Gunung Bromo

Kebakaran Hutan dan Lahan di Gunung Bromo: BPBD Jatim Perkuat Upaya Pemadaman

Tajukpublik.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan wisata Gunung Bromo semakin serius, sehingga BPBD Jatim Perkuat Upaya Pemadaman dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur telah mengaktifkan operasi pemadaman intensif sejak api pertama kali dilaporkan pada Senin malam, 3 Agustus 2026. Langkah strategis ini melibatkan berbagai alat berat, drone water spray, truk pemadam, serta personel gabungan dari multiple instansi untuk memastikan api dapat dikendalikan secepatnya.

BPBD Jatim Perkuat Upaya Pemadaman dengan menerapkan sistem koordinasi terpadu yang melibatkan BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Malang, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Polisi Kehutanan, TNI, Polri, dan para relawan. Koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat respons darurat serta memastikan pemantauan berkelanjutan di lapangan. Kondisi cuaca cerah berawan saat ini menjadi faktor pendukung dalam operasi pemadaman yang sedang berlangsung.

Timeline dan Perkembangan Kebakaran

Api pertama kali dilaporkan muncul pada Senin, 3 Agustus 2026, sekitar pukul 18.15 WIB di wilayah Ranu Pani, Kabupaten Probolinggo. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, api sempat mereda pada keesokan harinya. Namun, nyala kembali muncul pada siang hari dan terus berlanjut hingga saat ini. BPBD Jatim Perkuat Upaya Pemadaman dengan meningkatkan frekuensi patroli dan pemantauan menggunakan teknologi drone.

“Sempat padam beberapa saat pada keesokan harinya, namun kembali terbakar siang hari dan berlanjut hingga kini,” kata Gatot, Kamis, 6 Agustus 2026.

Strategi Pemadaman Dua Zona

Tim gabungan menerapkan pendekatan pemadaman yang terbagi menjadi dua zona strategis. Di bagian bawah tebing, petugas mengoperasikan drone water spray dengan kapasitas 150 liter. Bersama drone tersebut, satu truk tangki milik BPBD Jawa Timur juga beroperasi di area yang sama untuk memastikan suplai air tetap lancar.

Sementara itu, di bagian atas tebing, petugas melakukan pemadaman secara manual menggunakan metode gepyok. Selain peralatan utama, BPBD Jatim Perkuat Upaya Pemadaman dengan mengirimkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu kendaraan L300. Kendaraan L300 tersebut membawa tandon air untuk mendukung suplai air di lokasi kejadian selama operasi berlangsung.

Dampak dan Penutupan Kawasan Wisata

Berdasarkan informasi dari Pusdalops BPBD Jawa Timur, luas area yang terdampak mencapai sekitar 70 hektare hingga Kamis (6/8). Jenis vegetasi yang terbakar meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka akibat kebakaran ini.

Sebagai langkah penanganan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih menutup sebagian kawasan wisata. Penutupan ini mencakup akses dari Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang hingga waktu yang akan diumumkan kemudian. Turis dan pengunjung disarankan untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi TNBTS dan BPBD Jawa Timur.

Dukungan Nasional dan Langkah Selanjutnya

Untuk memperkuat penanganan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dijadwalkan memberikan dukungan berupa satu unit helikopter dari Palangka Raya. Helikopter tersebut akan digunakan dalam operasi pemadaman dari udara untuk menjangkau area yang sulit diakses oleh petugas di darat. BPBD Jatim Perkuat Upaya Pemadaman dengan mengintegrasikan teknologi udara dan darat dalam satu sistem operasi terpadu.

Para ahli memperkirakan bahwa operasi pemadaman akan berlangsung beberapa hari ke depan tergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan air. Masyarakat sekitar diminta tetap waspada dan melaporkan jika melihat adanya titik api baru di sekitar kawasan Gunung Bromo.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa luas area yang terbakar di Gunung Bromo? Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jawa Timur, luas area yang terdampak mencapai sekitar 70 hektare hingga Kamis, 6 Agustus 2026.

Apakah kawasan wisata Gunung Bromo masih dibuka untuk pengunjung? Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih menutup sebagian kawasan wisata. Penutupan mencakup akses dari Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang hingga waktu yang akan diumumkan.

Apakah ada korban jiwa akibat kebakaran ini? Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo.

Bagaimana cara mendapatkan informasi terbaru tentang kebakaran? Pengunjung disarankan untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi TNBTS dan BPBD Jawa Timur, serta media sosial resmi kedua instansi tersebut.

Gabung diskusi