Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Olimpik

Key Strategy: Pemerintah Akan Beri Sertifikat Kepelatihan untuk Mantan Atlet Disablitas

Emily Thomas - tajukpublik.com 3 mins read 12 views

tegy: Sertifikat Pelatihan untuk Mantan Atlet Disabilitas Key Strategy menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendukung pengembangan sumber daya

Key Strategy: Pemerintah Akan Beri Sertifikat Kepelatihan untuk Mantan Atlet Disablitas

Key Strategy: Sertifikat Pelatihan untuk Mantan Atlet Disabilitas

Key Strategy menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia, terutama untuk mantan atlet disabilitas. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap komunitas penyandang disabilitas yang terlibat dalam olahraga. “Key Strategy ini bertujuan untuk memastikan bahwa mantan atlet disabilitas tidak hanya diakui secara sosial, tetapi juga memiliki peluang membangun karier baru setelah pensiun,” jelas Erick dalam jumpa pers di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 20 Juni 2026.

Program Kepelatihan sebagai Upaya Pemberdayaan

Dalam Key Strategy ini, pemerintah berencana memberikan sertifikat pelatihan sebagai bentuk dukungan pemberdayaan mantan atlet disabilitas. Program ini dirancang agar mereka bisa tetap berkontribusi dalam bidang keahlian lain setelah mengakhiri karier olahraga. Dengan sertifikasi yang diberikan, para mantan atlet diberikan kesempatan untuk mengakses pelatihan profesional, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan usaha sendiri. “Ini adalah langkah penting untuk memastikan keberlanjutan karier mereka, selain meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian,” tambah Erick.

Key Strategy juga melibatkan kolaborasi dengan organisasi olahraga disabilitas, termasuk Komite Nasional Paralimpik (NPC) yang berada di Karanganyar, Jawa Tengah. Presiden Prabowo Subianto berharap program ini bisa menjadi wadah untuk menggali potensi para atlet disabilitas. “Saya ingin melihat langsung para mantan atlet ini agar bisa memastikan bahwa Key Strategy ini sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya dalam wawancara dengan media.

Peluang dan Kesiapan Penyandang Disabilitas dalam Olahraga

Menpora Erick Thohir menyoroti bahwa di Indonesia terdapat 23,9 juta penyandang disabilitas, dari jumlah tersebut 25,9 juta orang atau 11 persen tercatat sebagai penggemar olahraga. Key Strategy ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan akses terhadap pelatihan profesional antara atlet disabilitas dengan atlet non-disabilitas. Dengan adanya sertifikat pelatihan, mantan atlet diharapkan bisa berkiprah dalam bidang bisnis, teknologi, atau pendidikan, tergantung pada minat dan bakat masing-masing.

Key Strategy ini juga mengintegrasikan pendekatan inklusif dalam pengembangan sumber daya manusia. Pemerintah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja dan belajar yang ramah disabilitas, serta memastikan bahwa pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka. “Dukungan ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga berupa aksi nyata yang bisa memberikan pengaruh jangka panjang,” tegas Erick. Dengan Key Strategy ini, mantan atlet disabilitas diharapkan bisa menjadi bagian dari ekonomi kreatif atau kebijakan inklusif nasional.

Key Strategy pemerintah ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pelatihan keterampilan, bimbingan karier, hingga pemberdayaan ekonomi. Dengan adanya sertifikasi pelatihan, mantan atlet disabilitas bisa memperoleh pengakuan resmi dalam bidang yang mereka minati. “Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa mereka tidak hanya dianggap sebagai atlet, tetapi juga sebagai individu yang berdaya dan mandiri,” pungkas Erick.

Key Strategy berjalan secara bertahap, dengan fokus pada pengembangan program pelatihan yang dapat diakses secara luas. Pemerintah berharap program ini bisa menjadi model untuk negara-negara lain yang ingin mengejar keadilan dalam olahraga. Selain itu, Key Strategy juga menekankan pentingnya pengakuan masyarakat terhadap kontribusi mantan atlet disabilitas, baik secara ekonomi maupun sosial. “Kita perlu bergerak cepat agar Key Strategy ini bisa segera memberikan manfaat nyata kepada para mantan atlet,” tambah Erick.

Gabung diskusi