Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Hukum

Dewas KPK Terima 14 Aduan Etik dan Awasi 2.093 Pemberitahuan Pro Justitia

Emily Thomas - tajukpublik.com 3 mins read 3 views

Dewas KPK Terima 14 Aduan Etik sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola internal lembaga pemberantasan korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi melalui

Dewas KPK Terima 14 Aduan Etik dan Awasi 2.093 Pemberitahuan Pro Justitia

Dewas KPK Terima 14 Aduan Etik dan Perkuat Pengawasan Pro Justitia di Paruh Pertama 2026

Tajukpublik.com – Dewas KPK Terima 14 Aduan Etik sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola internal lembaga pemberantasan korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Dewan Pengawas mencatatkan serangkaian pencapaian signifikan pada semester pertama tahun 2026. Ketua Dewas KPK, Gusrizal, menyampaikan bahwa lembaga telah berhasil menampung sebanyak 14 pengaduan berdasar etik dari berbagai pihak. Selain itu, pengawasan terhadap pemberitahuan tindakan pro justitia juga mencapai angka yang cukup tinggi, yaitu 2.093 pemberitahuan.

Laporan kinerja yang disampaikan di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026, menegaskan komitmen kuat lembaga untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pengawasan. Gusrizal menjelaskan bahwa pelaporan ini mencakup landasan hukum serta tugas pokok yang diemban oleh Dewas KPK secara menyeluruh. Pencapaian ini menunjukkan bahwa mekanisme pengawasan etik dan pro justitia berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Uraian Tugas dan Pencapaian Semester Pertama

Menurut keterangan Gusrizal, fungsi utama Dewas meliputi pengawasan pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, penyusunan kode etik, penerimaan laporan masyarakat, penyelenggaraan sidang etik, serta evaluasi kinerja pimpinan dan pegawai. Pada periode yang sama, tercatat tiga pengaduan masyarakat, enam rapat koordinasi pengawasan, dan 65 pengaduan nonetik yang berhasil diproses.

Gusrizal juga menyebutkan bahwa sosialisasi dan pembelajaran kode etik KPK telah dilaksanakan dalam lima kegiatan berbeda. Jumlah rekomendasi evaluasi yang dihasilkan mencapai 39 buah, yang mencakup berbagai bidang kerja di lingkungan KPK. Hal ini menunjukkan bahwa proses evaluasi tidak hanya dilakukan secara formal, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja.

Fokus Pengawasan Pemberitahuan Pro Justitia

Anggota Dewas KPK, Benny Mamoto, menjelaskan bahwa pengawasan difokuskan pada penanganan laporan masyarakat, pemantauan kegiatan penindakan dan pencegahan, serta tingkat kepatuhan terhadap prosedur hukum. Dari total 2.093 pemberitahuan yang diterima, komposisinya terdiri dari 762 pemberitahuan penyadapan, 232 penggeledahan, 1.093 penyitaan, dan enam surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

“Kami menerima total 2.093 pemberitahuan pada semester satu 2026,” ujarnya.

Dewas KPK juga mencatat adanya 282 pemberitahuan yang disampaikan tidak tepat waktu. Benny menambahkan bahwa catatan kritis telah diberikan agar Kedeputian Penindakan dan Eksekusi meningkatkan ketepatan waktu penyampaian pemberitahuan penggeledahan, penyitaan, dan SP3 demi kepastian hukum. Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap tindakan hukum dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Penegakan Etik dan Evaluasi Kinerja

Di bidang penegakan etik, proses penyempurnaan Peraturan Dewan Pengawas (Perdewas) mengenai kode etik dan kode perilaku insan KPK sedang berlangsung. Pembahasan daftar inventarisasi masalah saat ini telah mencapai 80 persen. Dewas KPK juga melaporkan dua sidang etik yang berlangsung selama semester I 2026. Salah satu sidang merupakan kelanjutan dari pengaduan yang diajukan pada tahun 2025.

Sebanyak 39 rekomendasi evaluasi kinerja disampaikan, mencakup bidang pendidikan dan peran serta masyarakat, pencegahan dan monitoring, penindakan dan eksekusi, serta kesekretariatan jenderal. Gusrizal menegaskan bahwa Dewas KPK akan terus mengawal integritas seluruh insan di lembaga tersebut. Ia juga menyatakan keterbukaan terhadap masukan, kritik, dan pengaduan dari masyarakat demi mewujudkan KPK yang bersih, berwibawa, dan terpercaya.

Frequently Asked Questions

Apa itu pro justitia dan mengapa penting untuk diawasi?

Pro justitia adalah pemberitahuan yang disampaikan KPK terkait tindakan hukum yang akan dilakukan, seperti penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan. Pengawasan penting untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur hukum dan kepastian hukum bagi masyarakat.

Berapa jumlah aduan etik yang diterima Dewas KPK pada semester pertama 2026?

Dewas KPK Terima 14 Aduan Etik pada semester pertama tahun 2026. Selain itu, terdapat juga 65 pengaduan nonetik dan tiga pengaduan masyarakat yang berhasil diproses.

Apa saja jenis pemberitahuan pro justitia yang paling banyak diterima?

Jenis pemberitahuan yang paling banyak adalah penyitaan dengan jumlah 1.093 pemberitahuan, diikuti oleh penyadapan sebanyak 762 pemberitahuan, dan penggeledahan sebanyak 232 pemberitahuan.

Bagaimana proses penegakan etik di lingkungan KPK?

Proses penegakan etik meliputi penyempurnaan Perdewas mengenai kode etik, penyelenggaraan sidang etik, dan pemberian rekomendasi evaluasi kinerja. Saat ini, pembahasan daftar inventarisasi masalah telah mencapai 80 persen.

Apakah masyarakat dapat mengajukan pengaduan kepada Dewas KPK?

Ya, masyarakat dapat mengajukan pengaduan baik berupa aduan etik maupun nonetik. Dewas KPK terbuka terhadap masukan, kritik, dan pengaduan dari masyarakat demi mewujudkan KPK yang bersih dan terpercaya.

Gabung diskusi