Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Hukum

KPK OTT Bupati Pemalang, Amankan Uang Tunai Lebih dari Rp2 Miliar

Karen Garcia - tajukpublik.com 3 mins read 7 views

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan yang mengguncang dunia politik lokal. Dalam operasi yang berlangsung intensif ini, KPK

KPK OTT Bupati Pemalang, Amankan Uang Tunai Lebih dari Rp2 Miliar

KPK OTT Bupati Pemalang Amankan Uang Tunai Lebih dari Rp2 Miliar dalam Operasi Besar

Tajukpublik.com – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan yang mengguncang dunia politik lokal. Dalam operasi yang berlangsung intensif ini, KPK berhasil mengamankan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bersama sejumlah orang lain yang diduga terlibat dalam kasus korupsi. Operasi ini tidak hanya menyasar pejabat daerah, tetapi juga jaringan yang lebih luas di berbagai lokasi.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh juru bicara KPK, Budi Prasetyo, operasi ini merupakan kelanjutan dari penyelidikan tertutup yang telah dilakukan selama beberapa waktu. “Benar, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup. Kemudian, terjadi peristiwa tangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Pemalang,” jelas Budi Prasetyo saat ditemui di Gedung Merah Putih pada Rabu, 29 Juli 2026.

Detail Operasi dan Orang yang Diamankan

Dalam operasi yang berlangsung serentak ini, KPK mengamankan total 21 orang yang tersebar di tiga wilayah berbeda. Lima orang berada di Jakarta, 15 orang di Pemalang, dan satu orang di Purworejo. Dari keseluruhan jumlah tersebut, 12 orang akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK sebagai pusat koordinasi penyidikan.

Lima orang yang diamankan di Jakarta sudah selesai diperiksa oleh tim penyidik. Sementara itu, tujuh orang lainnya dijadwalkan tiba antara siang hingga sore hari untuk menjalani proses pemeriksaan. “Salah satu orang yang diamankan di Jakarta adalah Bupati Pemalang. Kemudian tadi malam sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif,” tambahnya.

Barang Bukti dan Arah Penyidikan KPK

Selain mengamankan para tersangka, KPK juga menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar sebagai barang bukti utama. Penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang masih dalam proses pendalaman untuk memastikan kelengkapan alat bukti. Uang tunai yang diamankan ini menjadi salah satu indikator kuat adanya dugaan tindak pidana korupsi.

Menurut Budi, penyelidikan saat ini mengarah pada dugaan penerimaan uang oleh bupati. Hal ini berkaitan erat dengan proyek-proyek yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Selain itu, KPK juga menemukan indikasi praktik jual beli jabatan serta proyek-proyek di lingkungan Pemkab Pemalang yang melibatkan berbagai pihak.

“Kemudian tim menemukan adanya dugaan penerimaan yang dilakukan oleh bupati ini tidak hanya soal jual beli jabatan,” ujar Budi.

Ia menambahkan bahwa penyidik masih meneliti konstruksi perkara. Apakah kasus ini akan mengarah pada dugaan suap, suap ijon, atau pemerasan yang terkait dengan proyek pemerintah. Setiap kemungkinan akan diteliti secara mendalam untuk memastikan keadilan.

Dalam rangkaian OTT tersebut, KPK juga menyegel beberapa lokasi di Kabupaten Pemalang sebagai bagian dari proses penyidikan. Budi menegaskan bahwa lokasi yang disegel berkaitan dengan kebutuhan pengumpulan alat bukti. Operasi ini menunjukkan komitmen KPK dalam memberantas korupsi di tingkat daerah.

KPK OTT Bupati Pemalang Amankan Uang – Operasi ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Dengan jumlah tersangka yang mencapai 21 orang dan uang tunai yang diamankan lebih dari Rp2 miliar, kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi di tingkat daerah.

Gabung diskusi