Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Hukum

Main Agenda: Survei LPI: Faktor Kaesang Perkuat Citra PSI sebagai Partai Anak Muda

Karen Williams - tajukpublik.com 3 mins read 19 views

Survei LPI: Kaesang Perkuat Citra PSI sebagai Partai Pemuda Main Agenda - Sebagai bagian dari Main Agenda, survei nasional yang dilakukan oleh Lembaga

Main Agenda: Survei LPI: Faktor Kaesang Perkuat Citra PSI sebagai Partai Anak Muda

Survei LPI: Kaesang Perkuat Citra PSI sebagai Partai Pemuda

Main Agenda – Sebagai bagian dari Main Agenda, survei nasional yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian Indonesia (LPI) pada 10–17 Juni 2026 menyoroti peran Kaesang Pangarep dalam memperkuat identitas PSI sebagai partai yang lebih dekat dengan generasi muda. Dengan 69,7 persen responden menyatakan bahwa kepemimpinan Kaesang meningkatkan kredibilitas partai tersebut, survei ini menjadi indikator penting tentang keterlibatan masyarakat generasi muda dalam politik. Main Agenda mengungkap bahwa faktor figur Kaesang berpengaruh signifikan dalam menarik perhatian pemilih muda, meski penyebab utama dukungan terhadap PSI masih memerlukan analisis lebih lanjut.

Mengapa Kaesang Menjadi Faktor Kunci?

Direktur Riset dan Kebijakan Politik LPI, Fernando Emas, menjelaskan bahwa 68,2 persen peserta survei mengakui pengaruh Kaesang dalam meningkatkan daya tarik PSI. “Kaesang memberikan kesan modern dan dinamis yang selaras dengan aspirasi pemuda,” kata Fernando setelah diskusi di Jakarta pada 19 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa popularitas Jokowi, sebagai pendiri PSI, tetap menjadi faktor penting, tetapi Kaesang mampu mengubah persepsi partai dari sekadar organisasi pendukung Jokowi menjadi simbol perubahan.

“Popularitas Jokowi perlu diubah menjadi program konkret yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Fernando.

Survei ini menjangkau 1.922 responden di 32 provinsi dengan margin of error ±2,54 persen. Dari hasil tersebut, 72 persen orang menyatakan Kaesang mewakili aspirasi generasi muda. Selain itu, 65 persen peserta survei mengatakan bahwa kehadiran Kaesang membuat PSI lebih dikenal, sementara 61 persen melihatnya sebagai penggerak perubahan dalam dunia politik. Namun, citra positif ini belum sepenuhnya mengubah elektabilitas partai, yang hanya mencapai 1,9 persen dalam simulasi pemilu, masih jauh dari ambang batas parlemen 4 persen.

Kemunculan Nur Alam dan Tantangan Politik PSI

Sebagai bagian dari Main Agenda, survei ini juga menyoroti peran Nur Alam, anggota PSI yang dianggap memiliki potensi besar dalam memperkuat citra partai. Meski demikian, Fernando menegaskan bahwa tantangan utama PSI tetap terletak pada kemampuannya mengubah identitas muda menjadi kemenangan elektoral. “Meski dianggap sebagai partai pemuda, PSI harus menunjukkan keberhasilan nyata dalam berbagai sektor,” jelasnya. Selain itu, 70,2 persen responden menilai hubungan PSI dengan Jokowi masih menjadi faktor penentu, dengan 77,8 persen dari peserta menyatakan Jokowi memperkuat dukungan publik.

Pemilihan Kaesang dan Nur Alam dianggap sebagai strategi untuk menarik calon pemilih yang lebih muda, tetapi survei menunjukkan bahwa pengaruh mereka belum cukup mendorong peningkatan elektabilitas. Ada 64,9 persen responden yang menilai PSI memiliki identitas serupa dengan Jokowi, sementara 64,2 persen masih mempertimbangkan dukungan berdasarkan keterlibatan figur tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Kaesang berhasil menghadirkan wajah baru, PSI masih harus membangun reputasi mandiri.

Dalam konteks Main Agenda, survei LPI menegaskan bahwa partai yang ingin menarik pemilih muda perlu menggabungkan daya tarik figur dengan program yang berdampak nyata. “Main Agenda ini membuktikan bahwa PSI memiliki potensi, tetapi perlu memperkuat strategi komunikasi dan kebijakan,” tukas Fernando. Pihaknya menyarankan partai untuk lebih fokus pada isu-isu yang relevan dengan keseharian generasi muda, seperti ekonomi, pendidikan, dan teknologi. Dengan memperhatikan aspek ini, PSI bisa lebih mudah membangun kedekatan dengan pemilih muda.

Persaingan di Tengah Elektoral yang Ketat

Hasil survei menunjukkan bahwa PSI masih berada di bawah partai besar seperti Gerindra dan PDIP, yang masing-masing mendapatkan dukungan 21,9 persen dan 19 persen. Dengan lima partai teratas yang menempati peringkat pertama, PSI harus berjuang keras untuk memperbesar basis pemilih. Selain itu, kompetisi politik yang ketat memaksa partai untuk menyeimbangkan antara keterlibatan figur dan konsistensi program.

Survei LPI juga mengungkap bahwa, meski citra muda menjadi daya tarik utama, partai masih perlu memperkuat kredibilitasnya dalam pengambilan keputusan politik. “Main Agenda ini menjadi cerminan bahwa PSI punya peluang, tetapi juga tantangan yang signifikan,” tambah Fernando. Dengan adanya Kaesang, partai mungkin bisa membangun momentum, tetapi kemampuannya dalam menjalankan kebijakan dan mengelola program akan menentukan kesuksesan di masa depan. Hasil survei ini menjadi bahan evaluasi bagi PSI dalam menyesuaikan strategi untuk lebih menarik perhatian masyarakat.

Gabung diskusi