Cisse Pecahkan Rekor Sejarah Milan dengan Gol Debut di Turin
Tajukpublik.com – Sebuah momen yang tak akan pernah dilupakan terjadi di markas Torino pada Minggu, 23 Agustus 2026. Alphadjo Cisse, penyerang muda berusia 19 tahun, langsung menggetarkan jaring gawang lawan dalam laga Serie A yang dimenangkan AC Milan dengan skor 2-1. Gol tersebut tercipta pada menit ke-65, ketika Rossoneri tengah berjuang mempertahankan keunggulan di luar kandang.
Mekanisme Gol dan Peran Rabiot
Adrien Rabiot menjadi pemberi umpan penentu. Setelah menerima bola dari gelandang Prancis itu, Cisse melakukan putaran kilat lalu melepaskan tembakan yang meluncur ke sisi dalam tiang jauh. Gol itu memastikan tiga poin bagi Milan sebelum Cisse akhirnya digantikan oleh Alexis Saelemaekers di penghujung laga.
Reaksi Sang Pemain Muda
Cisse mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak membayangkan debut bersama skuad utama akan langsung ditandai oleh sebuah gol. Melalui laporan DAZN Italia pada Senin, 24 Agustus 2026, ia menyampaikan perasaannya:
“Ini adalah emosi yang unik, saya tidak pernah menyangka bisa mencetak gol pada debut saya untuk Milan. Tetapi yang paling utama saya senang karena kami meraih kemenangan.”
Ia juga menegaskan bahwa pujian Ruben Amorim sebelum pertandingan tidak ia dengar secara langsung. Informasi itu baru sampai ke telinganya lewat rekan-rekan setim.
“Saya tidak menonton konferensi pers, saya fokus mempersiapkan pertandingan. Tetapi teman-teman saya memberi tahu saya tentang itu.”
Jalan Menuju Kesempatan Starter
Kehadiran Cisse di starting XI bukan keputusan impulsif. Rafael Leao terpaksa absen akibat cedera, dan Amorim memilih mengambil risiko dengan menurunkan pemain belia tersebut sejak menit pertama. Sebelumnya, Cisse sudah beberapa kali mengikuti sesi latihan di Milanello bersama skuad senior.
“Saya percaya pada diri sendiri. Saya sudah berlatih bersama tim senior untuk sementara waktu.”
Ia menambahkan bahwa pengalaman berada di lingkungan tim utama selama masa cederanya turut mempercepat proses adaptasi. Kesempatan menyaksikan dan berinteraksi dengan pelatih baru Milan saat itu membuatnya lebih siap ketika akhirnya dipanggil tampil.
“Lalu ketika saya cedera saya ada di sana untuk menyaksikan dan mengenal pelatih. jadi lebih mudah untuk terlibat.”
Jejak dalam Sejarah Klub
Gol di Turin menempatkan Cisse dalam catatan langka: ia menjadi pemain Italia berusia 19 tahun 305 hari yang mampu membobol gawang lawan di Serie A untuk Milan. Prestasi itu kian bernilai karena dicetak dalam pertandingan tandang yang krusial bagi Rossoneri.
Bagi Amorim, performa Cisse mengirimkan pesan jelas bahwa kedalaman skuad Milan masih menyimpan opsi ofensif yang bisa diandalkan ketika sejumlah pemain kunci tidak tersedia. Keberanian pelatih asal Portugal itu memainkan talenta muda langsung terbayar lunas oleh kontribusi nyata di lapangan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Debut dan Cetak Gol untuk AC Milan?
Debut dan Cetak Gol untuk AC Milan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Debut dan Cetak Gol untuk AC Milan matter?
Debut dan Cetak Gol untuk AC Milan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

