PLN Pastikan Infrastruktur Listrik Flores Aman Pascagempa M7,7 NTT
Tajukpublik.com – PLN Pastikan Infrastruktur Listrik Flores menjadi prioritas utama setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores. PT PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) segera mengerahkan tim gabungan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aset kelistrikan di wilayah terdampak. Tujuan utamanya adalah menjamin keamanan peralatan sekaligus mempertahankan kontinuitas aliran listrik bagi masyarakat Flores.
Kolaborasi Lintas Unit dalam Pemulihan
General Manager PLN UIW NTT, F Eko Sulistiyono, menjelaskan bahwa proses asesmen dan pemulihan dijalankan melalui kerja sama antarunit. Seluruh tahapan diarahkan agar keselamatan personel dan stabilitas sistem kelistrikan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah operasional.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi seluruh personel. Sinergi lintas unit dan semangat gotong royong ini menjadi bukti komitmen untuk hadir memberikan pelayanan terbaik dan menjaga pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat Flores.” — F Eko Sulistiyono, Kupang, Jumat, 28 Agustus 2026.
Rincian Teknis Pemeriksaan Gardu Induk dan Transmisi
Tim gabungan menyisir seluruh Gardu Induk (GI) serta jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang tersebar di Pulau Flores. Di sisi GI, evaluasi mencakup komponen vital seperti Trafo Tenaga (TFT), Pemutus Tenaga (PMT), Lightning Arrester (LA), Current Transformer (CT), hingga perangkat proteksi. Validasi lebih lanjut diperkuat lewat pengujian teknis presisi, meliputi Sweep Frequency Response Analysis (SFRA), Polarization Index (PI), pengukuran tan delta pada winding dan bushing, Dynamic Resistance OLTC, serta Breakdown Voltage (BDV).
Selain inspeksi, petugas juga menindak sejumlah temuan teknis di lapangan, antara lain rembesan minyak dan fabrikasi ulang plat busbar 20 kV. Untuk jaringan transmisi, cakupan pemeriksaan meliputi kondisi pondasi dan kaki tower, integritas struktur baut serta bracing, kondisi konduktor dan isolator, kawat tanah atau Optical Ground Wire (OPGW), jarak bebas (clearance), hingga potensi longsor di sekitar tapak tower.
Pembagian Wilayah Kerja dan Pendekatan Non-Visual
Demi mempercepat penyelesaian asesmen, tim dipecah menjadi dua kelompok operasional. Kelompok pertama bertugas di Flores bagian barat, memeriksa GI Rangko, Labuan Bajo, Ruteng, Ulumbu, Borong, dan Bajawa. Kelompok kedua menyasar GI Ende, Aesesa, Maumere, dan Wairita di Flores bagian timur.
Manager PLN UPT Kupang, Hikmah Prasetia, menegaskan bahwa asesmen tidak berhenti pada pengamatan visual semata. Setiap aset wajib melewati rangkaian uji teknis presisi sebelum dinyatakan layak dan aman untuk dinormalisasi kembali.
“Pasca-gempa, kami langsung bergerak melakukan asesmen dan pengujian aset transmisi yang terdampak. Kami tidak hanya melihat kondisi fisik secara visual, tetapi juga memastikan keandalan peralatan melalui serangkaian uji teknis presisi sebelum penormalan sistem.” — Hikmah Prasetia.
Dukungan Personel dan Standar Keselamatan
Pemulihan diperkuat oleh personel bantuan kendali operasi (BKO) yang diterjunkan dari sejumlah wilayah, meliputi UIP3B Sulawesi, UIP3B Kalimantan, UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, UIT Jawa Bagian Tengah, serta Divisi Transmisi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.
Seluruh rangkaian asesmen dan pemulihan dijalankan dengan menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tahapan yang ditempuh mencakup safety briefing, pembebasan tegangan, pengecekan kelistrikan, pemasangan grounding lokal, penggunaan alat pelindung diri (APD), hingga pemeriksaan akhir sebelum sistem dinormalisasi. PLN memastikan infrastruktur listrik Flores kembali beroperasi dalam kondisi aman bagi seluruh warga.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pemulihan Listrik Pascagempa
Apakah pasokan listrik di Flores sudah kembali normal? Tim masih dalam tahap asesmen dan penormalan bertahap. Warga diimbau memantau pengumuman resmi UIW NTT untuk informasi terkini mengenai jadwal pemulihan di masing-masing wilayah.
Bagaimana masyarakat melaporkan gangguan listrik pasca-gempa? Pelaporan dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile, call center 123, atau kantor pelayanan terdekat di wilayah Flores dan NTT.
Apakah ada risiko lanjutan bagi jaringan listrik setelah gempa?
Related Reading

