Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Regional

Pemkab Bekasi Salurkan Satu Juta Liter Air Sepanjang Musim Kemarau

Patricia Jackson - tajukpublik.com 2 mins read 14 views

Pemkab Bekasi Salurkan Satu Juta Liter Air Bersih Selama Musim Kemarau Pemkab Bekasi Salurkan Satu Juta Liter - Sebagai upaya mengatasi krisis air di wilayah

Pemkab Bekasi Salurkan Satu Juta Liter Air Sepanjang Musim Kemarau

Pemkab Bekasi Salurkan Satu Juta Liter Air Bersih Selama Musim Kemarau

Pemkab Bekasi Salurkan Satu Juta Liter – Sebagai upaya mengatasi krisis air di wilayah Kabupaten Bekasi, pemerintah daerah terus berupaya menyalurkan air bersih kepada warga yang terkena dampak kekeringan. Sampai 19 Juli 2026, total distribusi mencapai 1.001.000 liter, yang berasal dari berbagai lembaga seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Deltamas, Badan Pengelola Wilayah Sungai (BBWS), serta PT Hyundai.

Wilayah Terdampak Kekeringan

Distribusi air bersih dilakukan ke 49 titik di 10 desa yang tersebar di lima kecamatan. Wilayah yang terkena krisis air meliputi Cibarusah, Serang Baru, Bojongmangu, Pebayuran, dan Cikarang Selatan. Di Cibarusah, dua desa—Ridogalih dan Cibarusah Jaya—terkena dampak terparah. Sementara itu, Serang Baru menyalurkan bantuan ke Nagasari dan Sukasari. Di Bojongmangu, empat desa, yaitu Sukamukti, Sukabungah, Medalkrisna, dan Karang Indah, menjadi prioritas. Pebayuran hanya melibatkan Karangsegar, sementara Cikarang Selatan menjangkau Sukadami.

“Kolaborasi antar instansi menjadi faktor utama keberhasilan penanganan kekeringan di Kabupaten Bekasi. Dengan sinergi ini, kita bisa mempercepat distribusi air bersih, terutama di wilayah yang setiap tahun mengalami kekurangan pasokan saat musim kemarau,” kata Dodi Supriadi, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Senin, 20 Juli 2026.

Dodi menambahkan, tim BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta lembaga terkait untuk memantau kondisi di lapangan. Hal ini bertujuan memastikan bantuan sampai tepat sasaran. Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan melaporkan kesulitan memperoleh air bersih kepada pihak desa atau BPBD.

Dalam upaya menjaga ketersediaan air, pihaknya menjamin personel, kendaraan, dan stok air tetap siap siaga. Jika ada desa baru yang terkena kekeringan, distribusi akan segera dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Gabung diskusi