Latest Program: KPAD Bekasi Resmi Dikukuhkan, Perlindungan Anak di Bekasi Diharapkan Semakin Kuat
Perlindungan Anak Diharapkan Lebih Kuat Latest Program - Program terbaru di Kabupaten Bekasi, yakni pengukuhan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) periode
KPAD Bekasi Resmi Dikukuhkan, Program Perlindungan Anak Diharapkan Lebih Kuat
Latest Program – Program terbaru di Kabupaten Bekasi, yakni pengukuhan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) periode 2025-2031, telah dilaksanakan secara resmi. Acara ini berlangsung di Aula KH Noer Alie, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 24 Juni 2026. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa pengukuhan ini menandai langkah penting dalam memperkuat upaya perlindungan anak melalui program terbaru yang diharapkan dapat memberikan dampak signifikan di tingkat lokal.
Mengenai KPAD Bekasi
KPAD Bekasi, sebagai lembaga yang bertugas melindungi hak dan kesejahteraan anak, kini memiliki struktur baru yang siap menghadapi tantangan terkini. Sebagai bagian dari program terbaru, lembaga ini akan berperan aktif dalam mengawasi pelanggaran anak, baik dalam bentuk kekerasan, eksploitasi, maupun perlakuan tidak manusiawi. Dalam pidatonya, Asep Surya Atmaja menekankan bahwa program terbaru ini merupakan tanggung jawab bersama, mengingat peran penting anak dalam pembangunan daerah.
“Anak adalah aset bangsa yang perlu dilindungi sejak dini. Dengan adanya program terbaru ini, kita dapat memastikan perlindungan anak di Bekasi menjadi lebih sistematis dan responsif,” ujar Asep Surya Atmaja dalam wawancara dengan RRI.co.id.
Di sisi lain, Ketua KPAD Kabupaten Bekasi, Romdoni Sugianto Hasan, menjelaskan bahwa program terbaru ini akan melibatkan berbagai pihak, seperti lembaga pendidikan, keluarga, dan komunitas lokal. “KPAD berkomitmen untuk membangun jaringan pengawasan yang lebih luas, sehingga setiap kejadian perlindungan anak dapat ditangani dengan cepat dan transparan,” katanya. Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan langkah konkrit dalam menjalankan visi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.
Program Perlindungan Anak di Bekasi
Dalam program terbaru yang diumumkan, KPAD Bekasi akan fokus pada tiga prioritas utama: pencegahan kekerasan terhadap anak, peningkatan kesadaran masyarakat tentang hak anak, serta penguatan mekanisme pelaporan dan pengaduan. “Kami akan menggandeng pihak swasta dan lembaga-lembaga pemasyarakatan untuk mengembangkan program yang berkelanjutan,” jelas Sugianto. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih kuat, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang memberikan tantangan baru.
“KPAD akan menjadi mitra utama dalam mengawal program terbaru ini. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga-lembaga terkait akan menjadi kunci keberhasilannya,” imbuh Sugianto dalam sambutannya.
KPAD Bekasi juga menyiapkan berbagai inisiatif kreatif, seperti pelatihan bagi para pengasuh anak, serta kampanye kesadaran melalui media digital. “Dengan program terbaru ini, kita bisa mengakses informasi lebih cepat dan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam perlindungan anak,” tambahnya. Selain itu, lembaga ini akan melakukan pemantauan terhadap kebijakan daerah yang berkaitan dengan anak, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Program terbaru KPAD Bekasi diharapkan menjadi referensi bagi daerah lain dalam mengelola perlindungan anak. Dengan adanya mekanisme yang lebih terstruktur dan kolaborasi yang lebih intens, penyelenggaraan program perlindungan anak di Bekasi dapat menjadi lebih efektif. Pemerintah daerah juga berharap program terbaru ini dapat mengurangi angka kekerasan dan pengabaian terhadap anak di wilayah tersebut.
