Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Wamenaker: Pelatihan Vokasi Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja

Lisa Jones - tajukpublik.com 2 mins read 3 views

Jakarta – Wamenaker Afriansyah Noor kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kesiapan tenaga kerja melalui program pelatihan vokasi yang

Wamenaker: Pelatihan Vokasi Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja

Wamenaker Tekankan Pentingnya Pelatihan Vokasi untuk Kesiapan Tenaga Kerja Indonesia

Tajukpublik.com – Jakarta – Wamenaker Afriansyah Noor kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kesiapan tenaga kerja melalui program pelatihan vokasi yang komprehensif. Dalam pernyataannya, Wamenaker menjelaskan bahwa pelatihan vokasi bukan hanya sekadar transfer keterampilan teknis, melainkan sebuah strategi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang adaptif dan kompetitif di era modern.

Menurut Wamenaker, dinamika dunia kerja yang semakin kompleks menuntut para pekerja untuk terus mengembangkan kemampuan mereka. Program Pelatihan Vokasi Nasional dirancang khusus untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberikan pelatihan berbasis kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri terkini.

“Pelatihan vokasi bukan sekadar memberikan keterampilan, tetapi menjadi investasi untuk menyiapkan SDM yang siap bekerja, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri,” kata Wamenaker Afriansyah Noor, Minggu, 26 Juli 2026.

Target Partisipasi Luas dalam Program Pelatihan Vokasi

Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan partisipasi 300 ribu peserta dalam Program Pelatihan Vokasi Nasional sepanjang tahun 2026. Wamenaker menekankan bahwa target ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperluas akses pelatihan bagi masyarakat dari berbagai lapisan. Program ini tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga mereka yang bekerja di sektor informal dan masyarakat umum yang ingin meningkatkan kualitas diri.

Di samping itu, Wamenaker juga menyoroti pentingnya program reskilling dan upskilling bagi pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja. Melalui program ini, para pekerja yang kehilangan pekerjaan dapat memperoleh keterampilan baru yang sesuai dengan permintaan pasar kerja saat ini.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak perubahan ekonomi tetap memiliki kesempatan meningkatkan kompetensinya. Dengan keterampilan baru, mereka memiliki peluang untuk kembali bekerja atau membangun usaha sendiri,” ujar Wamenaker dengan penuh optimisme.

Pendekatan Pelatihan yang Responsif terhadap Potensi Daerah

Salah satu keunggulan program pelatihan vokasi adalah fleksibilitasnya dalam menyesuaikan materi dengan potensi unggulan masing-masing daerah. Wamenaker menjelaskan bahwa pendekatan ini memastikan bahwa kompetensi yang diperoleh peserta benar-benar aplikatif dan sesuai dengan karakteristik pasar kerja lokal.

Sebagai ilustrasi, Wamenaker menyebutkan bahwa di Sumatera Barat, pengembangan kompetensi difokuskan pada sektor jasa, perdagangan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sektor-sektor ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan.

Wamenaker juga menekankan peran strategis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) dalam memperkuat kemitraan dengan dunia usaha, dunia industri, dan UMKM. Melalui sinergi ini, Wamenaker berharap dapat meningkatkan penyerapan lulusan pelatihan sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan strategi yang terukur dan komitmen yang kuat, Wamenaker yakin bahwa program pelatihan vokasi akan menjadi fondasi penting dalam membangun tenaga kerja Indonesia yang unggul dan siap menghadapi tantangan global di masa depan.

Gabung diskusi