Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Topics Covered: Kemendikdasmen Integrasikan Pendidikan Berkelanjutan di Pembelajaran

Sandra Smith 2 mins read 1 views

Kemendikdasmen: Pendidikan Berkelanjutan Jadi Pilar Kurikulum Sekolah Topics Covered - Jakarta - Dalam upaya mempersiapkan generasi penerus yang tangguh

Topics Covered: Kemendikdasmen Integrasikan Pendidikan Berkelanjutan di Pembelajaran

Kemendikdasmen: Pendidikan Berkelanjutan Jadi Pilar Kurikulum Sekolah

Topics Covered – Jakarta – Dalam upaya mempersiapkan generasi penerus yang tangguh, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) aktif mendorong penerapan Topics Covered dalam kurikulum sekolah. Fokus ini bertujuan membentuk peserta didik yang mampu menghadapi tantangan masa depan secara bijak. Toni Toharudin, Kepala Badan Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (BKPDM) Kemendikdasmen, menjelaskan bahwa pendidikan saat ini tidak hanya mencakup pencapaian akademik, tetapi juga mengembangkan kesadaran, karakter, serta kemampuan siswa dalam berkontribusi pada keberlanjutan pembangunan.

“Perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan isu sosial yang semakin kompleks membutuhkan pendidikan yang mampu memberi bekal pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan tindakan untuk masa depan yang lebih baik,” kata Toni, Kamis, 18 Juni 2026.

Program ESD yang Terpadu di Berbagai Sekolah

Pendidikan berkelanjutan (ESD) di Indonesia tidak diterapkan sebagai mata pelajaran terpisah, melainkan terpadu dalam seluruh proses pendidikan. Pendekatan kontekstual dan relevan dengan pengalaman siswa menjadi dasar implementasinya. Salah satu contoh inovatif penerapan ESD terdapat di Kabupaten Wakatobi, yang memanfaatkan kekayaan alam seperti Cagar Biosfer UNESCO dan Taman Nasional Wakatobi sebagai sumber belajar.

Topics Covered dalam program Wakatobi mencakup penanaman nilai konservasi sejak usia dini melalui berbagai media interaktif. Materi yang dikembangkan meliputi buku cerita, permainan edukatif, dan video animasi yang menyoroti ekosistem terumbu karang, mangrove, serta kehidupan masyarakat pesisir. Bupati Wakatobi Haliana menegaskan bahwa paket pembelajaran ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat keterlibatan siswa dalam pelestarian alam.

Inisiatif Lingkungan di SDN Kelapa Dua Wetan

Di SDN Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur, guru Nining menyebutkan sekolahnya menerapkan berbagai inisiatif lingkungan yang menjadi bagian dari Topics Covered dalam kurikulum. Program tersebut mencakup pemilahan sampah berdasarkan jenis, pengolahan sampah menjadi pupuk organik, serta pembuatan ecoenzim dan maggot. Selain itu, sekolah juga membangun kader lingkungan dan mengoperasikan bank sampah untuk meningkatkan kesadaran siswa.

Topics Covered dalam inisiatif ini tidak hanya memperkuat pola hidup ramah lingkungan, tetapi juga mendorong penghematan sumber daya alam. Nining menambahkan bahwa kegiatan ini membantu siswa belajar untuk lebih bijak menggunakan air dan listrik, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. “Anak-anak terbiasa memilah sampah sesuai kategori, lebih sadar mengelola sumber daya, dan berkontribusi pada pengurangan limbah,” ujarnya.

Kurikulum Ramah Lingkungan dan Transparansi

Kemendikdasmen juga mendorong penerapan Sekolah Peningkatan Mutu Berkelanjutan (SPMB) yang transparan dan ramah lingkungan. Program seperti Adiwiyata, lanjutnya, tidak hanya bertujuan meraih penghargaan, tetapi juga mendorong penanaman sikap lingkungan yang mendasar. Topics Covered dalam SPMB mencakup kegiatan seperti penanaman pohon, pengurangan plastik, dan pengelolaan sampah yang terpadu dalam berbagai mata pelajaran.

Strategi ini menekankan pada metode belajar yang interaktif, sehingga siswa dilatih untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya secara bijak. Dengan Topics Covered yang terintegrasi, Kemendikdasmen

Gabung diskusi