Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

New Policy: Bentuk Karakter, Kemensos Libatkan 1.000 Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat

Sandra Smith - tajukpublik.com 3 mins read 10 views

New Policy Kemensos: 1000 Taruna Akmil Latih Karakter Siswa Sekolah Rakyat New Policy - Program New Policy yang diluncurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos)

New Policy: Bentuk Karakter, Kemensos Libatkan 1.000 Taruna Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat

New Policy Kemensos: 1000 Taruna Akmil Latih Karakter Siswa Sekolah Rakyat

New Policy – Program New Policy yang diluncurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan TNI merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembentukan karakter di kalangan siswa Sekolah Rakyat. Inisiatif ini menggabungkan keahlian TNI dalam disiplin dan keterampilan praktis dengan pendekatan pendidikan yang lebih holistik. Dalam New Policy ini, sebanyak 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) akan berperan sebagai pembina, dengan lima orang bertugas di setiap institusi pendidikan. Kebijakan ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih rapi, bersih, dan mengutamakan kebiasaan positif sejak dini.

Kolaborasi Kemensos dan TNI untuk Membentuk Karakter

Pelibatan taruna Akmil dalam New Policy didasari oleh kebutuhan untuk menciptakan suasana pendidikan yang lebih terstruktur. Menurut Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, program ini sesuai dengan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 yang mengamanatkan kerja sama lintas institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan non-formal. “New Policy ini bukan hanya tentang disiplin, tapi juga memperkuat kebiasaan hidup sehat dan rapi, yang menjadi fondasi bagi tumbuh kembang siswa,” tambahnya dalam wawancara tertulis, Minggu, 28 Juni 2026.

Sebagai bagian dari New Policy, pembinaan karakter akan mencakup berbagai aktivitas seperti pelatihan merapikan seragam, menyikat sprei, dan menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini bertujuan untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Kebijakan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, karena kebiasaan yang terbentuk sejak usia dini cenderung lebih akar rumput.

Struktur dan Mechanisme Pelaksanaan

Program New Policy akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari bulan Agustus 2026 hingga akhir tahun. Kemensos bersama Mabes TNI sedang menyiapkan kerangka kerja yang melibatkan beberapa tahap, seperti penilaian kebutuhan sekolah, pelatihan pembina, dan evaluasi hasil. “Setiap taruna Akmil akan diberikan modul pelatihan khusus yang dirancang untuk menyesuaikan dengan kebutuhan setiap tingkat usia siswa,” jelas Priyono.

Dalam New Policy, pembinaan karakter akan dilakukan secara berkala, dengan durasi satu minggu di setiap sekolah. Materi pelatihan meliputi teknik menyetrika baju, merapikan lemari pakaian, hingga cara menyemir sepatu. Hal ini dirancang untuk membiasakan siswa menginternalisasi kebiasaan hidup rapi dan disiplin, yang menjadi salah satu pilar pendidikan nasional. Kebijakan ini juga diharapkan mampu mendukung tujuan Kemensos dalam menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.

“New Policy ini menjadi solusi inovatif untuk mengatasi kebiasaan buruk yang sering muncul di Sekolah Rakyat. Dengan keterlibatan TNI, kami yakin siswa akan lebih termotivasi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan belajar yang lebih terstruktur,”

tutur Priyono dalam penjelasannya.

Pembinaan melalui New Policy juga mencakup pelatihan keterampilan dasar kehidupan sehari-hari, seperti mengatur waktu belajar, merapikan barang, dan menjaga kebersihan. Selain itu, program ini akan diterapkan di 100 sekolah rakyat yang terpilih, dengan kriteria tertentu, seperti jumlah siswa, kondisi lingkungan, dan kebutuhan pembinaan. “Kemudian, seleksi taruna Akmil akan dilakukan berdasarkan kemampuan komunikasi, keahlian teknis, dan komitmen terhadap pembentukan karakter,” tambah Priyono.

Menurut Priyono, New Policy ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Kemensos dalam meningkatkan kualitas pendidikan non-formal. “Kita percaya bahwa kebiasaan baik yang dibentuk di usia dini akan membawa dampak besar bagi perkembangan individu dan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya. Dengan melibatkan TNI, program ini diharapkan bisa memperkuat sikap disiplin dan kerja sama, yang menjadi nilai-nilai penting dalam pendidikan nasional. Kebijakan ini juga menjadi contoh kolaborasi antara instansi pemerintah dan lembaga keamanan untuk mendorong perubahan positif di kalangan generasi muda.

Gabung diskusi