Nasional

Menko Polkam Ajak Perwira Siswa SeskoAD Jadi Pemimpin Adil dan Teladan

xl_1787241094759594_76338d9cda_berita_pusat-pemberitaan

Menko Polkam Ingatkan Calon Pemimpin TNI: Integritas di Atas Segalanya

Tajukpublik.com – Di Kota Bandung, Kamis, 20 Agustus 2026, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago hadir di hadapan para Perwira Siswa Pendidikan Reguler LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SeskoAD) Tahun Anggaran 2026. Dalam pembekalan tersebut, ia menyampaikan pesan kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai klasik Nusantara, khususnya Gurindam Dua Belas peninggalan Raja Ali Haji.

Membaca Krisis Sebelum Terjadi

Djamari menegaskan bahwa pemimpin TNI di masa mendatang tidak boleh lagi bersikap reaktif. Ia menuntut agar para perwira mampu mengidentifikasi indikator awal perubahan lingkungan strategis sebelum situasi memburuk menjadi krisis penuh.

“Pemimpin masa depan harus bergerak dari reaktif menjadi antisipatif dan mampu membaca indikator awal. Mereka harus menyiapkan beberapa alternatif tindakan sebelum ancaman berkembang menjadi krisis.”

Ia menambahkan bahwa kemampuan beradaptasi tidak boleh mengorbankan ketegasan prinsip. Disiplin, kesatuan komando, tujuan strategis, serta kepentingan nasional tetap menjadi kerangka yang tidak boleh ditinggalkan dalam setiap pengambilan keputusan.

Pendidikan sebagai Investasi Postur TNI

Menurut Djamari, pembangunan postur TNI pada hakikatnya bertumpu pada kualitas manusia. Oleh sebab itu, pendidikan militer merupakan investasi strategis yang tidak bisa ditawar. Tenaga pendidik yang terlibat wajib memiliki kompetensi mumpuni sekaligus pengalaman lapangan yang memadai guna membentuk generasi pemimpin TNI berikutnya.

Menolak Praktik Jual Beli Jabatan

Dalam kesempatan yang sama, ia menyoroti integritas dan disiplin sebagai fondasi tak tergoyahkan bagi setiap perwira. Ia secara tegas menyatakan bahwa jabatan tidak boleh diraih melalui pembayaran, kolusi, atau praktik jual beli jabatan dalam bentuk apa pun.

“Saudara adalah calon pemimpin TNI sekaligus bagian dari kepemimpinan nasional masa depan. Integritas, moralitas, kapabilitas, dan kejujuran harus menjadi fondasi kepemimpinan Saudara.”

Ia mengingatkan bahwa keteladanan seorang pemimpin bermula dari sikap dan perilaku pribadinya sendiri. Kualitas disiplin serta kepatuhan komandan akan berdampak langsung pada mutu prajurit dan satuan yang berada di bawah komandonya.

Gurindam Dua Belas sebagai Kompas Kepemimpinan

Pesan moral tersebut diperkuat melalui pembacaan langsung Pasal 12 Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji. Karya sastra klasik itu memuat nilai keadilan, musyawarah, penghormatan terhadap ilmu, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Hukum adil atas rakyat, tanda raja beroleh ‘inayat.”

Djamari mengajak seluruh Pasis untuk mengutamakan kebenaran, keadilan, dan kepentingan rakyat setiap kali menjalankan amanah kepemimpinan yang akan mereka pikul.

Medan Tugas Bergeser ke Ruang Digital

Ia juga menyoroti pergeseran karakter ancaman yang menjadikan ruang digital sebagai bagian tak terpisahkan dari medan tugas perwira modern. Analogi “Padang Kurusetra” pada masa kini, menurutnya, telah meluas hingga mencakup arena digital. Para perwira dituntut menguasai literasi digital, keamanan siber, serta kemampuan memverifikasi informasi secara cepat dan akurat. Kemampuan mengenali hoaks dan konten manipulatif menjadi prasyarat untuk menjaga ketahanan informasi nasional.

Apresiasi dari Komandan SeskoAD

Komandan SeskoAD Mayjen TNI Agustinus Purboyo menyampaikan apresiasi atas pembekalan yang diberikan Menko Polkam. Ia menilai pengalaman penugasan Djamari di berbagai tingkatan merupakan bekal berharga bagi calon pemimpin TNI.

“Beliau memiliki pengalaman pada berbagai tingkatan dan integritas tinggi, yakni keselarasan antara kata dan perbuatan. Keteladanan tersebut sangat dibutuhkan para Perwira Siswa sebagai bekal kepemimpinan.”

Kegiatan pembekalan tersebut turut didampingi sejumlah pejabat Kemenko Polkam dari unsur deputi, staf khusus, koordinator staf pribadi, serta Biro Humas dan Data Informasi.

Frequently Asked Questions

What is Menko Polkam Ajak Perwira Siswa SeskoAD?

Menko Polkam Ajak Perwira Siswa SeskoAD is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Menko Polkam Ajak Perwira Siswa SeskoAD matter?

Menko Polkam Ajak Perwira Siswa SeskoAD matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *