Evakuasi KM Virgo Transport 8 Capai 103 Orang, Enam Korban Dinyatakan Meninggal
Tajukpublik.com – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap penumpang KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembu, Laut Jawa, terus berlangsung pada Minggu, 13 September 2026. Hingga pembaruan terakhir, tim gabungan telah mengevakuasi 103 orang dari kapal yang sebelumnya hilang kontak dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Dari seluruh korban yang sudah ditemukan dan dievakuasi, 97 orang dalam kondisi selamat. Enam orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Kapal tersebut membawa total 243 orang, sehingga masih ada 140 orang yang belum tercatat dalam daftar korban yang berhasil dievakuasi.
Tiga Kapal Terlibat dalam Evakuasi
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin yang bertugas sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa proses penyelamatan melibatkan TB Mauhaw IX, TB TCP, dan MV Haida.
TB Mauhaw IX menyelamatkan 16 orang. Rinciannya adalah 15 orang selamat dan satu korban meninggal dunia. Sementara itu, TB TCP membawa 38 orang, terdiri dari 33 penumpang selamat serta lima korban meninggal dunia.
“TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang yang terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sedangkan TB TCP berhasil mengevakuasi 38 orang dengan rincian 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia,” kata Putu.
Evakuasi terbesar dilakukan MV Haida. Kapal tersebut menemukan dan membawa 49 orang dari KM Virgo Transport 8, dengan seluruh korban yang ditolong dinyatakan selamat. Jumlah dari ketiga kapal itu menghasilkan total 103 orang yang telah dievakuasi dari lokasi kejadian.
Arah Evakuasi Korban
Para korban tidak seluruhnya dibawa ke pelabuhan yang sama. Sebanyak 16 orang yang berada di TB Mauhaw IX, termasuk satu korban meninggal dunia, direncanakan dibawa menuju Pelabuhan Tuban. Tujuan tersebut mengikuti informasi yang disampaikan nakhoda kapal.
Adapun 87 orang lainnya, yakni korban yang dievakuasi oleh TB TCP dan MV Haida, akan dibawa ke Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pengaturan tujuan ini menjadi bagian dari tahapan evakuasi setelah korban berhasil diangkat dari perairan Laut Jawa.
Perbedaan pelabuhan tujuan menunjukkan bahwa penanganan korban dilakukan melalui kapal-kapal yang lebih dulu berada atau terlibat dalam proses penyelamatan. Setelah tiba di daratan, informasi mengenai kondisi masing-masing korban akan menjadi perhatian utama dalam tahapan penanganan berikutnya.
Hilang Kontak Saat Pelayaran ke Banjarmasin
KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya pada Sabtu, 12 September 2026, dengan tujuan Banjarmasin. Kapal itu kemudian dinyatakan hilang kontak di wilayah Laut Jawa pada Minggu sekitar pukul 02.00 Wita.
Masalembu berada di kawasan perairan Laut Jawa yang menjadi lintasan pelayaran antarpulau. Hilangnya komunikasi kapal dalam perjalanan tersebut memicu pengerahan operasi pencarian dan pertolongan untuk menemukan penumpang serta memastikan titik-titik yang perlu disisir.
Basarnas memperkuat operasi dengan mengerahkan unsur udara dan kapal SAR gabungan. Pencarian dilakukan melalui jalur laut maupun pemantauan dari udara, dengan fokus pada lokasi kejadian dan area sekitarnya yang berpotensi menjadi tempat korban ditemukan.
Pencarian 140 Orang Masih Dilanjutkan
Jumlah korban yang belum ditemukan masih mencapai 140 orang dari total 243 orang di atas KM Virgo Transport 8. Karena itu, operasi SAR gabungan belum dihentikan dan terus diarahkan untuk mencari sekaligus mengevakuasi penumpang yang belum terdata.
Setiap perkembangan evakuasi menjadi penting karena angka korban selamat, korban meninggal dunia, dan jumlah orang yang masih dicari dapat berubah seiring penyisiran berlangsung. Data sementara menunjukkan bahwa lebih dari seratus orang telah berhasil dievakuasi, tetapi proses penanganan belum selesai.
Upaya pencarian melalui laut dan udara diperlukan untuk memperluas jangkauan operasi di perairan sekitar Masalembu. Kapal-kapal yang terlibat dalam penyelamatan juga berperan penting dalam membawa korban menuju pelabuhan, sehingga mereka dapat memperoleh penanganan lanjutan setelah proses evakuasi dari laut.
Fokus utama operasi saat ini adalah menemukan 140 orang yang belum masuk daftar evakuasi. Sementara itu, 103 korban yang sudah berhasil ditolong akan dibawa ke Pelabuhan Tuban dan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sesuai pembagian kapal yang mengevakuasi mereka.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Korban KM Virgo?
Korban KM Virgo is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Korban KM Virgo matter?
Korban KM Virgo matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

