Nasional

Komisi XII Tekankan Eksplorasi Sumur Baru untuk Jaga Lifting Minyak

xl_1787392152163561_325066d2da_berita_pusat-pemberitaan

Komisi XII Tekankan Eksplorasi Sumur Baru demi Menjaga Lifting Minyak Nasional

Tajukpublik.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan energi domestik, Komisi XII tekankan eksplorasi sumur baru sebagai prioritas strategis yang tidak bisa ditunda. Langkah ini bukan sekadar opsi teknis, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga agar lifting minyak nasional tidak terus bergantung pada wilayah kerja yang telah beroperasi puluhan tahun. Pemerintah dan pelaku industri dituntut bergerak serentak pada dua jalur: mengoptimalkan sumur-sumur potensial yang masih tersisa sekaligus mempercepat pencarian cadangan minyak baru guna menekan ketergantungan pada impor minyak mentah.

Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Pertamina Hulu Mahakam

Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha, dalam Kunjungan Kerja Spesifik yang berlangsung di PT Pertamina Hulu Mahakam, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Fasha memberikan apresiasi atas upaya perusahaan mempertahankan tingkat produksi Blok Mahakam, meskipun sejumlah sumur di wilayah kerja tersebut telah beroperasi selama sekitar 57 tahun dan menghadapi penurunan output yang tidak terhindarkan.

“Kita harus pahami dahulu bahwa yang dikelola Pertamina Hulu Mahakam adalah blok-blok sumur yang sudah tua sekali, yang usianya sudah 57 tahun. Jadi mau diupayakan sedapat mungkin supaya dia tetap produktif.”

Penurunan Produksi Lapangan Tua dan Urgensi Pencarian Cadangan

Fasha menjelaskan bahwa merosotnya output dari lapangan minyak berumur panjang merupakan fenomena alamiah yang sulit dicegah. Bahan bakar fosil akan terus terkuras seiring waktu, sehingga menjaga tingkat produksi seperti masa lalu bukanlah opsi yang realistis. Dalam konteks inilah, eksplorasi sumber daya baru menjadi pilar kedua yang tidak bisa ditawar bagi keberlanjutan produksi nasional.

“Kalau kita mau jaga produksinya seperti sebelum-sebelumnya itu tidak bisa juga, karena ini adalah hukum alam. Bahan bakar fosil itu semakin lama semakin terkuras, semakin habis, jadi harus mencari sumur-sumur baru lagi.”

Menurut Fasha, optimalisasi lapangan tua saja tidak cukup untuk menutupi defisit produksi. Tanpa penemuan cadangan baru, Indonesia akan semakin terjebak dalam siklus impor minyak mentah yang memberatkan neraca perdagangan dan menggerus cadangan devisa negara secara bertahap.

Produksi Blok Mahakam dan Langkah Workover

Terlepas dari tantangan usia lapangan, Blok Mahakam tetap menyumbang signifikan terhadap produksi minyak nasional. Pada Juli 2026, output minyak blok tersebut tercatat sekitar 24 ribu barel per hari — angka yang berada di atas target APBN sebesar kurang lebih 22 ribu barel per hari. Di sektor gas, blok ini juga menempati posisi sebagai salah satu penopang utama produksi nasional setelah Tangguh.

Salah satu langkah konkret yang tengah dijalankan adalah mengaktifkan kembali sumur-sumur yang sebelumnya tidak berproduksi melalui pekerjaan workover. Fasha menekankan bahwa sumur-sumur tua tersebut masih memiliki potensi untuk dihidupkan ulang, sehingga setiap barel yang berhasil dipulihkan akan langsung berkontribusi pada lifting nasional tanpa menunggu hasil eksplorasi jangka panjang.

“Terkait menambah lifting, ada sumur-sumur yang sudah idle kemudian dilaksanakan pekerjaan workover. Berarti sumur-sumur tua ini mau dihidupkan kembali.”

“Kalau dibilang produktif, ya produktif, karena kita butuh crude oil, butuh minyak mentah. Daripada kita impor terus, lebih baik kita mengupayakan minyak yang ada.”

Tantangan Serupa di Wilayah Kerja Lain

Komisi XII tekankan eksplorasi sumur baru sebagai pilar kedua yang harus berjalan beriringan dengan optimalisasi lapangan tua. Persoalan serupa juga dihadapi sejumlah wilayah kerja minyak nasional, antara lain Banyu Urip

Frequently Asked Questions

What is Komisi XII Tekankan Eksplorasi Sumur Baru?

Komisi XII Tekankan Eksplorasi Sumur Baru is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Komisi XII Tekankan Eksplorasi Sumur Baru matter?

Komisi XII Tekankan Eksplorasi Sumur Baru matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *