Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pengemudi Transportasi Digital
Terminal Jatijajar di Depok menjadi lokasi strategis untuk pelaksanaan pelatihan keselamatan berkendara yang diselenggarakan pada hari Selasa, 28 Juli 2026
Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pengemudi Transportasi Digital
Tajukpublik.com – Terminal Jatijajar di Depok menjadi lokasi strategis untuk pelaksanaan pelatihan keselamatan berkendara yang diselenggarakan pada hari Selasa, 28 Juli 2026. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari upaya Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pengemudi Transportasi Digital melalui kolaborasi multipihak. Program pelatihan ini menghadirkan sinergi antara Grab Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, serta Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Sebanyak 1.052 mitra pengemudi roda dua dari lima wilayah di Indonesia berpartisipasi dalam program tersebut secara bersamaan, menunjukkan antusiasme tinggi dari para pengemudi.
Kota-kota yang terlibat dalam pelatihan ini meliputi Jakarta dan Depok, Yogyakarta, Surabaya dan Sidoarjo, Medan, serta Makassar. Kegiatan ini mengusung tema ‘Safer Roads, Stronger Communities – Jalan Lebih Aman, Komunitas Lebih Kuat’ yang menggabungkan aspek teori dengan praktik langsung di lapangan. Peserta mendapatkan bimbingan komprehensif mulai dari pemeriksaan kendaraan hingga teknik mengantisipasi berbagai potensi bahaya di jalan. Melalui pendekatan ini, para pengemudi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keselamatan secara holistik dalam setiap perjalanan mereka.
Pesan Penting dari Menteri Perhubungan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas transportasi sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa hal ini bukan hanya soal memenuhi ketentuan regulasi, melainkan membentuk budaya kerja yang konsisten diterapkan oleh seluruh pengemudi. Dalam konteks ini, Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pengemudi menjadi fokus utama untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia.
“Karena itu, keselamatan tidak boleh dipandang sebagai sekadar kewajiban memenuhi aturan. Melainkan harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap pengemudi agar setiap perjalanan berakhir dengan selamat,” ujar Menhub Dudy di Depok, Selasa, 28 Juli 2026.
Dudy menambahkan bahwa masyarakat setiap harinya mempercayakan perjalanan mereka kepada para pengemudi. Kepercayaan tersebut perlu dijawab melalui komitmen menghadirkan perjalanan yang aman hingga penumpang sampai di tujuan. Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi kebiasaan dalam bekerja, bukan hanya slogan belaka. Dengan demikian, setiap pengemudi dapat menjadi duta keselamatan di jalan raya.
“Keselamatan harus menjadi kebiasaan dalam bekerja, bukan sekadar slogan, disiplin berlalu lintas, menghormati pengguna jalan. Menjaga kondisi kendaraan, dan mengedepankan etika pelayanan merupakan tanggung jawab yang tidak dapat ditawar demi melindungi pengemudi maupun masyarakat,” ucap Dudy.
Kebijakan Baru dan Dukungan Pemerintah
Kementerian Perhubungan memberikan dukungan penuh terhadap berbagai inisiatif operator transportasi digital untuk meningkatkan kompetensi pengemudi serta kepatuhan terhadap aturan. Pemerintah menilai penguatan sektor transportasi digital harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan budaya keselamatan. Langkah ini sejalan dengan visi Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pengemudi untuk menciptakan standar pelayanan yang lebih tinggi di industri transportasi digital Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah bersama Grab telah menyepakati kebijakan baru mengenai settlement transaksi yang akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2026. Proses penyelesaian transaksi keuangan akan dilakukan pada hari yang sama, sehingga diharapkan lebih transparan, cepat, serta mengurangi kebingungan mitra pengemudi. Kebijakan ini merupakan salah satu bentuk konkret dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan pengemudi transportasi digital.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari penguatan keselamatan transportasi berbasis digital untuk mendukung sistem transportasi nasional yang aman, tertib, nyaman, dan berkelanjutan. Penguatan budaya keselamatan dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung layanan transportasi digital yang lebih berkualitas bagi seluruh masyarakat. Melalui berbagai inisiatif ini, Indonesia dapat menuju masa depan transportasi yang lebih terintegrasi dan aman bagi semua pengguna jalan.
