Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Jaga Integritas Profesi – Wartawan Diingatkan Jauhi Narkoba dan Judol

Karen Garcia - tajukpublik.com 2 mins read 8 views

Jaga Integritas Profesi, Wartawan Diingatkan Jauhi Narkoba dan Judol Jaga Integritas Profesi - Dalam upaya menjaga integritas profesi jurnalistik, Ketua Umum

Jaga Integritas Profesi – Wartawan Diingatkan Jauhi Narkoba dan Judol

Jaga Integritas Profesi, Wartawan Diingatkan Jauhi Narkoba dan Judol

Jaga Integritas Profesi – Dalam upaya menjaga integritas profesi jurnalistik, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir memberikan pesan penting kepada seluruh anggota organisasi. Ia menekankan bahwa keikutsertaan wartawan dalam kegiatan narkoba atau perjudian bisa merusak citra profesi dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pers. Dengan mempertahankan integritas, para jurnalis diharapkan bisa menjadi garda depan dalam menyampaikan informasi yang jujur dan akurat kepada masyarakat.

Peringatan dari Ketua Umum PWI

Dalam acara “Family Gathering PWI Sumatra Utara 2026” di Kabupaten Langkat, Sabtu 4 Juli 2026, Munir menyampaikan peringatan bahwa wartawan tidak boleh menjadi bagian dari jaringan narkoba. “Saya mengingatkan anggota PWI agar tidak menjadi beking atau menghalangi petugas dalam menegakkan hukum serta menyampaikan informasi tentang kasus narkoba,” ujarnya. Ia menambahkan, para jurnalis juga harus menjauhi praktik perjudian, yang memiliki jaringan luas dan bisa menyeret berbagai kalangan ke dalam kegiatan ilegal.

“Perjudian memiliki potensi besar untuk menarik perhatian wartawan karena jaringan tersebut bersentuhan dengan berbagai lapisan masyarakat,” lanjut Munir.

Munir menegaskan bahwa peran pers sebagai penjaga demokrasi sangat mengandalkan kredibilitas dan kejujuran. Jika wartawan terlibat dalam narkoba atau judi, hal itu bisa merugikan publik dan menurunkan kualitas laporan berita. Selain itu, ia menyebutkan bahwa PWI Jaya telah menyiapkan dana sebesar Rp255 juta untuk kegiatan MHT 2026, yang didukung oleh Pramono Anung, sebagai langkah konkret untuk memperkuat integritas jurnalistik.

Strategi Meningkatkan Profesionalisme Jurnalistik

Dalam upaya memperkuat pembinaan anggota, PWI terus memberikan pemahaman tentang Kode Etik Jurnalistik, Anggaran Dasar, dan Anggaran Rumah Tangga organisasi. Pihaknya juga melibatkan berbagai ketentuan yang mengatur standar profesi kewartawanan. “Pemutihan status keanggotaan dan pengeluaran kartu anggota muda adalah bagian dari strategi membangun profesionalisme jurnalistik,” kata Munir.

Lebih lanjut, ia mengajak pengurus lokal untuk merangkul jurnalis, baik yang muda maupun berpengalaman, agar bergabung dalam struktur keanggotaan. Dengan demikian, PWI bisa memberikan dukungan lebih besar kepada anggota yang aktif dalam menjaga integritas dan menjalankan tugas sesuai standar profesi. Selain itu, Munir juga menyoroti pentingnya edukasi terus-menerus tentang dampak negatif dari narkoba dan judi terhadap kesehatan mental dan moral para jurnalis.

Menhan memberikan peringatan kepada PWI terkait dampak global yang tidak pasti, namun ia menilai peringatan Munir relevan karena Sumatra Utara dianggap sebagai daerah rentan terhadap peredaran narkoba. Dengan menjaga integritas, para jurnalis diharapkan bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan menjaga marwah profesi mereka. Kesadaran akan bahaya narkoba dan judi harus menjadi prioritas dalam pendidikan jurnalistik.

Menurut Munir, menjaga integritas profesi jurnalistik adalah tanggung jawab bersama seluruh anggota PWI. Tidak hanya kredibilitas individu, tetapi juga organisasi sebagai wadah profesi. Dengan menghindari kebiasaan buruk seperti narkoba dan judi, para jurnalis bisa menjaga martabat pers dalam masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap laporan berita yang dihasilkan.

Gabung diskusi