Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Internasional

Latest Program: Perdagangan RI-Rusia Hampir USD5 Miliar, Airlangga: Kemitraan Menguat

Lisa Jones - tajukpublik.com 3 mins read 6 views

Latest Program Meningkatkan Perdagangan RI-Rusia Menembus USD5 Miliar Latest Program - Dalam upacara perayaan Hari Rusia di Jakarta, Menteri Koordinator

Latest Program: Perdagangan RI-Rusia Hampir USD5 Miliar, Airlangga: Kemitraan Menguat

Latest Program Meningkatkan Perdagangan RI-Rusia Menembus USD5 Miliar

Latest Program – Dalam upacara perayaan Hari Rusia di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa nilai perdagangan bilateral Indonesia-Rusia pada 2025 mencapai hampir USD5 miliar. Angka ini menjadi bukti dari perkembangan positif dalam program terbaru yang diluncurkan oleh kedua negara, terutama dalam bidang ekonomi dan investasi. “Perdagangan antara Indonesia dan Rusia telah menunjukkan keberlanjutan pertumbuhan selama beberapa tahun terakhir, yang menjadi bagian dari Latest Program yang terus memperkuat kemitraan kedua negara,” jelas Airlangga di sela-sela acara.

Ekspor-Impor Terus Mengalami Peningkatan

Perdagangan RI-Rusia yang semakin berkembang mencerminkan komitmen kuat kedua pihak dalam menjaga hubungan bilateral. Airlangga menyoroti bahwa ekspor-impor antara dua negara telah mencapai level yang signifikan, dengan volume transaksi mencapai hampir USD5 miliar pada 2025. Ia menyatakan, peningkatan ini didorong oleh kesepahaman dalam menjalin kerja sama ekonomi yang lebih komprehensif. “Kami yakin bahwa program terbaru ini akan memberikan dampak jangka panjang pada perekonomian kedua negara,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari Latest Program, kerja sama di bidang perdagangan tidak hanya fokus pada barang konsumsi, tetapi juga pada sektor-sektor strategis seperti energi, pertanian, dan teknologi. Airlangga menambahkan bahwa peningkatan akses pasar serta penurunan biaya transaksi menjadi faktor utama yang mendukung pertumbuhan ini. “Berkat Latest Program, kami telah mampu memperluas jaringan ekspor dan investasi ke Rusia, termasuk dalam bidang hilirisasi,” ujarnya.

Kemitraan Ekonomi Terus Diperkuat

Dalam dua tahun terakhir, investasi Rusia ke Indonesia juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai hampir USD500 juta. Airlangga menekankan bahwa program terbaru ini membuka peluang kolaborasi lebih luas, terutama melalui penandatanganan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara Indonesia dan Union Ekonomi Eurasia. “Perjanjian ini merupakan bagian dari Latest Program yang memperkuat keterlibatan dunia usaha dan institusi kedua negara,” tambahnya.

Airlangga juga menyinggung peran Rusia dalam meningkatkan kapasitas industri Indonesia. Ia menyebutkan bahwa pameran industri terbesar Rusia, INNOPROM, akan menjadi ajang penting bagi kedua negara untuk mengeksplorasi potensi kerja sama di bidang manufaktur dan teknologi. “Kita bersiap memperkuat koordinasi dalam sektor-sektor kritis, termasuk bidang digital dan berkelanjutan, sebagai bagian dari Latest Program ini,” jelasnya.

“Kami percaya bahwa Latest Program akan memberikan peluang baru untuk membangun ekosistem ekonomi yang lebih solid antara Indonesia dan Rusia,” kata Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Airlangga menyatakan bahwa keberhasilan Latest Program tidak hanya terlihat dari angka perdagangan, tetapi juga dari upaya pemerintah dan kalangan usaha dalam membangun rasa percaya antarmitra. Ia menyinggung pentingnya peran lembaga-lembaga kelembagaan seperti Komisi Bersama Indonesia-Rusia dalam mengawal program ini. “Kami sedang memperkuat mekanisme kerja sama yang inklusif, dengan melibatkan berbagai sektor usaha,” imbuhnya.

Acara perayaan Hari Rusia tahun ini juga menjadi kesempatan untuk meninjau kembali kebijakan dan prioritas dalam Latest Program. Airlangga menyebutkan bahwa 76 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia telah membuka banyak peluang, termasuk dalam bidang ekonomi dan investasi. “Program ini terus berkembang, dengan fokus pada kerja sama yang berkelanjutan dan saling menguntungkan,” tuturnya. Dengan eksistensi perjanjian dan inisiatif baru, kemitraan antara Indonesia dan Rusia diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

Gabung diskusi