Internasional

Indonesia dan Uruguay Menandatangani MoU SPS Ekspor Amerika Selatan

xl_1787226006499037_881e4ecf8c_berita_pusat-pemberitaan

Indonesia dan Uruguay Resmikan Nota Kesepahaman Sanitari-Fitosanitari untuk Membuka Gerbang Pasar Amerika Selatan

Penandatanganan MoU di Jakarta

Tajukpublik.com – Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Kantor Badan Karantina Indonesia di Jakarta menjadi saksi prosesi resmi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di bidang sanitari dan fitosanitari (SPS) antara Indonesia dan Uruguay. Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, memberikan keterangan pers seusai acara tersebut.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar Indonesia ke Amerika Selatan. Dengan menyelaraskan standar SPS, kita memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap sistem karantina Indonesia,” ujar Karding.

Skala Perdagangan Bilateral

Data perdagangan menunjukkan bahwa nilai ekspor Indonesia ke Uruguay telah menyentuh Rp120,4 miliar sepanjang tahun 2025. Di sisi lain, transaksi impor Indonesia dari Uruguay pada periode yang sama tercatat sebesar Rp507,9 miliar. Angka-angka tersebut menegaskan potensi besar yang masih terbuka bagi kedua belahan negara.

Cakupan Teknis Kesepakatan

Isi teknis MoU menjangkau berbagai sektor, mulai dari perikanan hingga regulasi ekspor jeruk segar asal Uruguay. Selain itu, kedua pihak juga menyepakati Mutual Recognition Arrangement (MRA) di bidang perikanan serta protokol karantina khusus untuk pengiriman kaviar ke Indonesia.

“Kesepakatan teknis ini memberikan kepastian yang lebih baik bagi perdagangan komoditas kedua negara sekaligus menunjukkan pentingnya standar karantina dalam mendukung kelancaran perdagangan internasional,” katanya.

Komoditas Unggulan dan Prospek Ekspor

Karding menyoroti keunggulan kompetitif produk perikanan nasional serta nilai tinggi yang melekat pada sarang burung walet. Sejak 2024 hingga Juli 2026, sebanyak 27 komoditas Indonesia telah berhasil menembus pasar Uruguay. Di antara komoditas unggulan yang disebut adalah kelapa parut, olahan kakao, tepung kelapa, dan cangkang kerang.

“Produk perikanan Indonesia memiliki daya saing yang kuat. Begitu pula komoditas hewan bernilai tinggi seperti sarang burung walet. Ini menjadi peluang yang dapat terus kita kembangkan melalui kerja sama SPS,” ucap Karding.

Ia menegaskan bahwa penguatan sistem biosekuriti akan terus digalakkan guna mengawal implementasi kerja sama perdagangan bilateral secara berkelanjutan.

“MoU ini bukan sekadar dokumen administratif. Ini merupakan fondasi kerja sama untuk memastikan lalu lintas komoditas berjalan aman, memenuhi standar kesehatan dan keamanan, sekaligus mendukung peningkatan perdagangan kedua negara,” ujarnya.

Respons Diplomatik Uruguay

Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay, Valeria Csukasi, menyambut positif hasil kesepakatan tersebut. Agenda diplomatik ini turut dihadiri pejabat Kementerian Peternakan Uruguay serta Duta Besar Cristina González.

“Kami mengandalkan protokol-protokol ini tidak hanya untuk meningkatkan perdagangan bilateral, tetapi juga untuk membantu integrasi antara kedua negara dan di masa depan antara negara-negara Mercosur dan Indonesia. Jadi kami sangat antusias dengan hasil pertemuan hari ini,” ungkap Valeria Csukasi.

Ke depan, Badan Karantina Indonesia berkomitmen mendorong perluasan ekspor komoditas nasional ke pasar strategis kawasan Amerika Selatan. Peningkatan kualitas layanan sertifikasi disiapkan guna menjamin pemenuhan standar ketertelusuran dalam perdagangan internasional secara menyeluruh.

Frequently Asked Questions

What is Indonesia dan Uruguay Menandatangani MoU SPS Ekspor?

Indonesia dan Uruguay Menandatangani MoU SPS Ekspor is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Indonesia dan Uruguay Menandatangani MoU SPS Ekspor matter?

Indonesia dan Uruguay Menandatangani MoU SPS Ekspor matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *