Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Info Kementerian

Safrizal ZA: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fondasi Eliminasi TBC di Indonesia

Lisa Jones - tajukpublik.com 3 mins read 5 views

Malang – Safrizal ZA, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, menegaskan bahwa kepemimpinan daerah yang tangguh serta

Safrizal ZA: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Fondasi Eliminasi TBC di Indonesia

Kolaborasi Lintas Sektor Fondasi Eliminasi TBC Indonesia

Tajukpublik.com – Malang – Safrizal ZA, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, menegaskan bahwa kepemimpinan daerah yang tangguh serta sinergi antar-sektor hingga level kelurahan dan desa menjadi kunci percepatan eliminasi tuberkulosis di Indonesia. Menurut Safrizal ZA, masalah TBC tidak hanya merupakan tantangan kesehatan, melainkan isu pembangunan strategis yang menuntut keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan dari berbagai sektor.

Pernyataan tersebut disampaikan Safrizal ZA saat meresmikan Rapat Koordinasi Fasilitasi Teknis Intervensi Kewilayahan dalam Penanggulangan Tuberkulosis. Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan Rakorpusda Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Berkelanjutan yang berlangsung di Malang, Kamis (30/7).

Kunjungan Lapangan ke Puskesmas Cisadea

Sebelum acara utama dimulai, Safrizal ZA bersama dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR sebagai Wakil Menteri Kesehatan RI, serta Wahyu Hidayat, Wali Kota Malang, melakukan kunjungan lapangan ke Puskesmas Cisadea. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung implementasi penanganan TBC di Kota Malang yang telah diakui sebagai salah satu wilayah berkinerja terbaik dalam pengendalian penyakit menular tersebut.

Beberapa inovasi yang berhasil diterapkan di Kota Malang meliputi penemuan kasus secara aktif, pendampingan pasien yang komprehensif, serta penguatan jejaring layanan kesehatan. Praktik-praktik baik ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah-daerah lain dalam upaya menekan angka TBC nasional.

Keterlibatan Berbagai Pemangku Kepentingan

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Heli Suyanto sebagai Wakil Wali Kota Batu, Lathifah Shohib selaku Wakil Bupati Malang, serta pejabat dari berbagai kementerian dan lembaga. Peserta juga mencakup Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Sekretariat Negara, pemerintah daerah, camat, lurah, kepala desa, kepala puskesmas, PKK, Posyandu, dan kader TBC dari seluruh Indonesia.

Safrizal ZA mengajak pemerintah daerah untuk belajar dari pengalaman negara-negara yang berhasil menurunkan angka TBC secara signifikan. Ia menegaskan bahwa tidak ada negara yang mampu mengendalikan TBC hanya mengandalkan layanan kesehatan. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kombinasi antara kepemimpinan kuat, tata kelola efektif, inovasi, pembiayaan memadai, dan kolaborasi lintas sektor yang solid.

Pengalaman penanganan COVID-19 membuktikan bahwa ketika seluruh unsur pemerintah bergerak dalam satu komando, didukung kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat, tantangan sebesar apa pun dapat dihadapi bersama. Semangat kolaborasi yang sama harus kita hadirkan dalam percepatan penanggulangan TBC.

Praktik Baik Internasional yang Dapat Diadaptasi

Beberapa contoh praktik baik yang disebutkan Safrizal ZA antara lain: Kuwait dan Arab Saudi yang memperkuat pencegahan melalui pengelolaan mobilitas penduduk, Tiongkok dan Myanmar yang mengembangkan penemuan kasus aktif berbasis komunitas, Ethiopia yang memperkuat layanan kesehatan primer hingga tingkat desa, serta Taiwan dan Qatar yang memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan. Di sisi lain, India, Brasil, dan Afrika Selatan mengintegrasikan perlindungan sosial dengan inovasi medis dalam pengendalian TBC.

Call to Action Gerakan ASRI Nasional

Safrizal ZA juga berbagi pengalamannya sebagai Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional. Menurutnya, keberhasilan Indonesia mengendalikan pandemi menjadi bukti nyata bahwa tantangan besar dapat diatasi melalui kepemimpinan yang kuat, koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta partisipasi aktif masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Safrizal ZA meminta seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk memimpin langsung upaya percepatan penanggulangan TBC di wilayah masing-masing.

Saya minta agar para Gubernur, Bupati, dan Walikota untuk memimpin langsung kolaborasi lintas sektor ini di wilayah masing-masing. Pemerintah daerah harus memastikan terbentuk dan berfungsinya Wadah Kemitraan Penanggulangan TBC atau Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TBC) yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Pria yang pernah menjabat sebagai Pj Gubernur Aceh ini menambahkan bahwa keberhasilan eliminasi TBC sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah daerah mengintegrasikan program lintas perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, dan komunitas. Dengan sinergi tersebut, target eliminasi TBC nasional diyakini dapat dicapai secara lebih cepat dan berkelanjutan.

Gabung diskusi