Lomba Sihir Luncurkan Lima Lagu Tambahan untuk Melengkapi Narasi Album Kedua
Tajukpublik.com – Band indie asal Jakarta, Lomba Sihir, resmi mengumumkan penambahan lima komposisi baru ke dalam album kedua mereka, Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi. Kelima lagu tersebut akan hadir dalam edisi deluxe yang dijadwalkan terbit 16 bulan setelah album utama meluncur pada Mei 2025. Keputusan ini menandai langkah lanjutan dari narasi musikal yang telah mereka bangun sejak awal tahun lalu.
Album Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi sendiri merupakan karya kedua Lomba Sihir setelah debut mereka yang mendapat perhatian luas di kancah musik alternatif Indonesia. Dengan tema percakapan larut malam sebagai benang merah, album tersebut mengeksplorasi dinamika hubungan antar-personel dalam suasana intim yang jarang tersentuh di industri musik lokal. Edisi deluxe kini hadir untuk menutup celah naratif yang masih terbuka.
Lima Judul, Satu Benang Merah
Lagu-lagu tambahan itu berjudul “Cerita Cinta”, “Hampir”, “Vas Bunga”, “Di Seberang”, dan “Sedikit Demi Sedikit”. Seluruh komposisi ditulis langsung oleh personel Lomba Sihir dan dirancang sebagai kelanjutan organik dari cerita yang sudah terbangun di album utama. Tidak ada satu pun materi yang berdiri sendiri sebagai proyek terpisah.
Baskara Putra, yang juga dikenal dengan nama panggung Hindia, menjelaskan alasan di balik keputusan menjadikan kelima lagu tersebut sebagai bagian dari album deluxe alih-alih merilisnya sebagai karya independen. Penjelasan itu ia sampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis, 3 September 2026.
“Kenapa kami memilih untuk bikin itu jadi deluxe? Kenapa kami memilih untuk bikin itu jadi deluxe dan bukan IP karena arahan kreatif ini dan benang merahnya masih.”
Penjelasan tersebut menegaskan bahwa arah kreatif dan tema sentral album kedua masih menjadi fondasi bagi materi tambahan. Memisahkan kelima lagu dari konteks aslinya justru akan memutus kontinuitas naratif yang menjadi inti dari Obrolan Jam 3 Pagi.
Dimensi Personal yang Semakin Mendalam
Rayhan Noor, yang memegang peran vokal sekaligus gitar dalam formasi band, menambahkan bahwa kelima lagu tambahan membawa nuansa yang lebih intim dan personal dibandingkan materi di album utama. Menurut dia, kedalaman tersebut berkaitan erat dengan progresi waktu dalam konsep “obrolan jam 3 pagi” — semakin larut percakapan berlangsung, semakin dalam dan privat topik yang tersingkap.
“Begitu menunjukkan subuh, udah semakin dalam, makin personal gitu. Makanya dari lima lagu itu ya sebenernya kayak kita masing-masing menceritakan sesuatu yang kita cuma bisa cerita sama kita-kita doang.”
Ia menjelaskan bahwa setiap personel memiliki pengalaman dan perspektif yang hanya dapat diungkapkan kepada lingkaran terdekat mereka. Kelima komposisi tambahan menjadi wadah bagi ekspresi personal tersebut, sehingga album deluxe tidak sekadar menambah jumlah lagu, melainkan memperluas dimensi emosional dari keseluruhan karya.
Proses Produksi Pasca-Rilis
Enrico Octaviano, pemain drum dalam formasi Lomba Sihir, mengungkap bahwa kelima lagu diproduksi setelah album utama telah beredar di pasaran. Proses pendengarannya secara utuh oleh seluruh personel memicu kesadaran bahwa masih ada bagian cerita yang belum terselesaikan.
“Setelah album itu dirilis, kita akhirnya mendengarnya itu secara penuh. Kita rasa bisa menutup album ini dengan si lima cerita ini gitu dan akhirnya kita memutuskan untuk hal itu.”
Menurut Enrico, memisahkan materi tambahan dari album utama justru akan membuat kedua karya terasa tidak utuh. Ia menekankan bahwa integritas naratif hanya terjaga ketika kelima lagu tersebut berada dalam satu kesatuan dengan Obrolan Jam 3 Pagi.
“Rasanya lebih lengkap memang kalo barengan gitu. Kalau dipisah rasanya kayak gak lengkap, bahkan dua-duanya malah gak lengkap.”
Konteks Formasi dan Posisi di Industri
Lomba Sihir terdiri dari lima personel: Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal dan gitar), Enrico Octaviano (drum), Tristan Juliano (kibor), serta Baskara Putra/Hindia (vokal). Formasi ini telah membangun reputasi sebagai salah satu kelompok musik alternatif paling konsisten di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, dengan pendekatan lirik yang berfokus pada percakapan antar-teman dan dinamika kelompok.
Keputusan untuk merilis edisi deluxe 16 bulan setelah album utama juga mencerminkan strategi yang semakin umum di industri musik global, di mana artis memanfaatkan momentum awal untuk memperdalam karya alih-alih langsung melompat ke proyek baru. Dalam konteks Lomba Sihir, pendekatan ini memungkinkan mereka menyelesaikan narasi yang sudah mereka rancang sejak tahap penulisan, tanpa mengorbankan koherensi artistik.
Bagi pendengar yang telah mengikuti perjalanan musikal band ini sejak album pertama, edisi deluxe Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi menawarkan lapisan tambahan yang mengubah cara mereka memahami keseluruhan karya. Lima lagu baru tersebut bukan sekadar bonus, melainkan penutup dari percakapan yang dimulai pada jam tiga pagi dan baru benar-benar selesai ketika subuh tiba.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Lomba Sihir Siapkan Lima Lagu Baru?
Lomba Sihir Siapkan Lima Lagu Baru is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Lomba Sihir Siapkan Lima Lagu Baru matter?
Lomba Sihir Siapkan Lima Lagu Baru matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

