PLN Jamin Listrik SEA V League 2026 di Jakarta tanpa Gangguan
Keberhasilan PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya dalam menjaga stabilitas energi listrik selama penyelenggaraan SEA V League 2026 Leg 2 telah
PLN Pastikan Pasokan Listrik Stabil untuk SEA V League 2026 di Jakarta
Tajukpublik.com – Keberhasilan PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya dalam menjaga stabilitas energi listrik selama penyelenggaraan SEA V League 2026 Leg 2 telah dikonfirmasi melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kompetisi olahraga tingkat Asia Tenggara tersebut diselenggarakan di Jakarta International Velodrome Rawamangun dengan jadwal pertandingan dari tanggal 22 hingga 26 Juli 2026.
Persiapan Sistem Kelistrikan Berlapis
Menurut General Manager PT PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, perusahaan telah menyusun strategi pengamanan yang komprehensif. PLN UP3 Cempaka Putih ditunjuk sebagai unit yang bertanggung jawab penuh atas layanan kelistrikan di kawasan Velodrome.
“PLN melakukan persiapan yang matang dengan sistem pengamanan kelistrikan berlapis yang dirancang khusus untuk gelaran ini. Dengan demikian, seluruh sistem kelistrikan beroperasi secara andal sehingga atlet dapat bertanding dengan optimal dan penyelenggara dapat menjalankan seluruh rangkaian acara dengan lancar,” ujar Andy Adcha.
Untuk menjamin kestabilan aliran listrik di arena, tim teknis telah menyiapkan Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas mencapai 500 kVA. Selain itu, Unit Gardu Bergerak (UGB) berdaya 630 kVA juga ditempatkan sebagai sumber pasokan cadangan tambahan.
Monitoring Real-Time Selama 24 Jam
Manager PLN UP3 Cempaka Putih, Supriyadi, menjelaskan bahwa kesiapan teknis melibatkan seluruh jajaran staf pendukung. Sebanyak 50 personel ditugaskan untuk memantau jaringan secara real-time tanpa henti selama periode penyelenggaraan pertandingan.
“Setiap tahapan pengamanan telah dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan infrastruktur, pengujian sistem cadangan, hingga penempatan personel siaga di lokasi. Berkat kesiapan tersebut, seluruh pertandingan dapat berlangsung tanpa gangguan kelistrikan,” ujar Supriyadi.
Petugas lapangan juga melakukan patroli rutin untuk merespons potensi gangguan listrik secara langsung. Keandalan pasokan listrik tidak hanya menjadi kunci operasional sistem pencahayaan arena, tetapi juga mendukung penyiaran siaran langsung serta fasilitas teknologi informasi dan seluruh sarana pendukung lainnya.
Keberhasilan pengamanan acara olahraga internasional ini semakin menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia.
