Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

KCIC Minta Warga Waspadai Penipuan Tiket Whoosh via WhatsApp

Karen Garcia - tajukpublik.com 2 mins read 10 views

PT KCIC mengeluarkan imbauan kepada publik agar lebih waspada terhadap praktik penipuan pemesanan tiket Whoosh yang marak melalui aplikasi pesan WhatsApp

KCIC Minta Warga Waspadai Penipuan Tiket Whoosh via WhatsApp

Peringatan KCIC: Hati-hati Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp

Tajukpublik.com – PT KCIC mengeluarkan imbauan kepada publik agar lebih waspada terhadap praktik penipuan pemesanan tiket Whoosh yang marak melalui aplikasi pesan WhatsApp. Masyarakat disarankan untuk senantiasa melakukan transaksi hanya melalui kanal resmi guna menghindari kerugian finansial yang mungkin terjadi. Pengelola layanan kereta ini menegaskan bahwa proses pembayaran tiket Whoosh tidak pernah dialihkan ke rekening pribadi tertentu.

Pernyataan keamanan ini dirilis di Jakarta pada hari Selasa, tanggal 28 Juli 2026. Layanan Contact Center Whoosh yang resmi hanya beroperasi dengan satu nomor ponsel terverifikasi centang biru, yaitu 0811-8888-111. Nomor tersebut berfungsi untuk menangani berbagai kebutuhan mulai dari informasi umum, pengaduan, hingga pemesanan tiket rombongan dan voucher perjalanan.

Modus Penipuan dan Cara Melindungi Diri

Skema kejahatan ini biasanya dimulai ketika korban melihat iklan di media sosial yang mengarahkan mereka ke nomor tidak resmi. Pelaku kemudian memberikan jadwal perjalanan palsu, meminta data pribadi, serta menawarkan promo fasilitas yang tidak valid. Untuk pembelian tiket secara sah, masyarakat dapat memanfaatkan Aplikasi Whoosh, laman web ticket.kcic.co.id, loket stasiun, Ticket Vending Machine, atau aplikasi mitra resmi.

Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, mengingatkan bahwa potensi penipuan terus meningkat seiring dengan penggunaan nama Whoosh oleh pihak tidak bertanggung jawab. Ia juga menyebutkan bahwa KCIC telah melakukan edukasi kepada 70 anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui layanan kereta Whoosh.

“Berbagai informasi resmi Whoosh dapat dengan mudah disalin dan digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya melihat logo, nama, atau jadwal yang diberikan, tetapi selalu memastikan nomor yang dihubungi dan kanal transaksi yang digunakan merupakan kanal resmi Whoosh,” ujar Eva.

Di sisi lain, Emir Monti, Manager Corporate Communication KCIC, menekankan pentingnya penanganan cepat ketika masyarakat menemukan indikasi penipuan. Pihak manajemen terus melakukan pengawasan ketat untuk mencegah penyalahgunaan nama produk Whoosh oleh oknum tertentu.

“Jika menemukan indikasi penipuan, segera hentikan komunikasi dan transaksi, simpan bukti percakapan, blokir nomor tersebut, serta laporkan kepada platform terkait dan Whoosh Contact Center. KCIC terus meningkatkan edukasi dan pemantauan terhadap penyalahgunaan nama Whoosh untuk membantu melindungi masyarakat dari potensi penipuan,” kata Emir Monti.

Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kerahasiaan data pribadi seperti kode OTP, PIN, maupun kata sandi perbankan. Warga diminta mewaspadai tautan atau dokumen mencurigakan yang dikirimkan oleh nomor telepon tak dikenal. Mitra perbankan serta agen perjalanan daring resmi yang diakui mencakup Livin’ by Mandiri, Tiket.com, hingga Traveloka.

Gabung diskusi