Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Berita Lain

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se-Indonesia – 5 Juli

Patricia Jackson - tajukpublik.com 2 mins read 13 views

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se Indonesia: rakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se Indonesia - Jakarta, Minggu 5 Juli 2026 — Badan Meteorologi Klimatologi

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se-Indonesia – 5 Juli

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se-Indonesia, 5 Juli

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se Indonesia – Jakarta, Minggu 5 Juli 2026 — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi kondisi cuaca di kota-kota utama provinsi se-Indonesia. Berikut penjelasan dari prakirawan BMKG, Rizky, melalui kanal YouTube resmi BMKG:

Kondisi Cuaca Regional

Di Sumatera, Banda Aceh, Medan, Padang, dan Pekanbaru diprediksi mengalami hujan ringan. Tanjung Pinang berpotensi berawan. Sementara Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, dan Bandar Lampung akan menghadapi awan tebal. Kota Bengkulu diperkirakan mengalami penurunan visibilitas akibat udara kabur.

Di Jawa, Serang, Jakarta, dan Bandung mengalami hujan lembut. Semarang serta Surabaya diprediksi cerah dengan awan mendekat. Yogyakarta juga mengalami udara kabur. Pada daerah Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar serta area sekitarnya berpotensi berawan tebal.

Kalimantan mencatat Pontianak mengalami hujan disertai petir. Palangkaraya dan Tanjung Selor berhujan dengan intensitas lemah. Samarinda, di sisi lain, berawan tebal. Sulawesi sendiri menunjukkan Mamuju, Gorontalo, dan Manado berpotensi hujan ringan. Makassar berawan, sementara Palu mengalami hujan disertai petir. Kendari diperkirakan memiliki udara yang tidak jernih.

Pada wilayah Maluku dan Papua, Ternate, Ambon, Sorong, serta Manokwari diprediksi berawan tebal. Nabire, Jayapura Jayawijaya, dan Merauke berpotensi hujan ringan. BMKG juga menyebutkan bahwa ketersediaan awan yang minim belum bisa memberikan bantuan pemadaman TPA Jatiwaringin.

Update Terkini

BMKG bersama dua helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diterjunkan untuk mengatasi kebakaran TPA Jatiwaringin. Hal ini dilakukan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung upaya pemadaman.

Ada pula pertanyaan apakah Indonesia bisa mengalami gelombang panas ekstrem seperti di Eropa. BMKG menyatakan bahwa hal tersebut masih mungkin terjadi, tergantung pada faktor-faktor cuaca dan perubahan iklim global.

Gabung diskusi