Sepak Bola

Terpuruk di Awal Musim, De Zerbi Yakin Spurs Bangkit

xl_1789570991450760_68f9ce8665_berita_pusat-pemberitaan

De Zerbi Tetap Percaya Tottenham Bisa Keluar dari Masa Sulit

Tajukpublik.com – Tottenham Hotspur mengawali musim 2026/27 dengan situasi yang jauh dari ideal, tetapi Roberto De Zerbi belum kehilangan keyakinan terhadap kemampuan timnya. Sang pelatih menilai Spurs masih mempunyai dasar permainan yang cukup menjanjikan untuk segera menghentikan rangkaian hasil negatif.

Tekanan terbaru datang setelah Tottenham tersingkir dari Carabao Cup. The Lilywhites kalah 1-3 saat bertandang ke Anfield menghadapi Liverpool pada Kamis dini hari WIB. Hasil tersebut memperpanjang periode tanpa kemenangan yang dialami Spurs sejak musim baru dimulai.

Di Premier League, Tottenham juga belum menemukan kemenangan dalam empat pertandingan awal. Mereka hanya mengumpulkan dua poin dari dua hasil seri, sementara dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Produktivitas gol turut menjadi persoalan besar karena sundulan Connor Gallagher pada paruh kedua laga melawan Liverpool masih menjadi satu-satunya gol Spurs hingga saat ini.

Peluang Tercipta, Penyelesaian Masih Bermasalah

Meski skor di Anfield mengecewakan, De Zerbi melihat beberapa hal yang dapat dijadikan pijakan. Tottenham tidak sepenuhnya tenggelam dalam pertandingan tersebut. Mereka menguasai bola sebesar 56 persen, melepaskan 17 percobaan, serta mempunyai jumlah tembakan tepat sasaran satu lebih banyak dibandingkan Liverpool.

Angka-angka itu memperlihatkan bahwa Spurs mampu membawa permainan ke area berbahaya lawan. Tantangan utamanya terletak pada keputusan dan ketenangan pada sentuhan terakhir. Ketika peluang tidak berbuah gol, dominasi dan jumlah tembakan belum cukup untuk mengubah hasil pertandingan.

“Saya ingat ada enam atau tujuh peluang jelas untuk mencetak gol, dari Lucas Bergvall, (Mohammed) Kudus, dan Udogie. Di babak kedua ada dua dari (Omar) Marmoush, satu dari Savio, satu Bergvall, dan beberapa lainnya,” ujar De Zerbi.

Rangkaian peluang dari para pemain tersebut menjadi alasan De Zerbi tidak ingin timnya hanya terpaku pada hasil akhir. Baginya, kemampuan menciptakan kesempatan menunjukkan bahwa struktur permainan Tottenham masih bekerja dalam sejumlah fase pertandingan. Namun, proses membangun serangan harus diikuti dengan eksekusi yang lebih tajam di depan gawang.

Pelatih yang pernah menangani Marseille itu meminta para pemainnya mengambil peluang dengan kualitas yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk melepaskan tembakan sekaligus ketepatan ketika ruang terbuka sudah tersedia.

“Kami harus lebih sering menembak. Lebih baik dalam menembak, dan menyelesaikan peluang dengan lebih baik,” katanya.

Mencari Momentum untuk Menyatukan Permainan

Bagi Tottenham, awal musim tanpa kemenangan tentu menciptakan beban tersendiri. Setiap pertandingan berikutnya menjadi semakin penting, bukan hanya untuk mengejar poin, tetapi juga untuk membangun kembali rasa percaya diri di dalam skuad. Gol pertama yang tercipta dapat menjadi pemicu, sementara kemenangan perdana berpotensi memberi efek besar terhadap suasana tim.

De Zerbi menilai timnya belum sepenuhnya menemukan momentum yang membuat permainan mengalir secara konsisten. Ia percaya Tottenham dapat segera keluar dari periode ini apabila para pemain mampu menyatukan kualitas individu mereka ke dalam performa kolektif yang lebih efektif.

Hasil-hasil kurang menguntungkan dalam beberapa laga terakhir dipandangnya sebagai bagian dari perjalanan yang harus dilewati. Spurs memang belum mendapatkan hasil yang mereka inginkan, tetapi pelatih asal Italia tersebut tetap melihat semangat dan kapasitas para pemain sebagai modal penting untuk bangkit.

“Saya percaya kepada para pemain, dan saya sangat menghargai kemampuan mereka. Ketika akhirnya kami menemukan permainan yang tepat dan menang, kami akan menikmatinya bersama, karena semangat para pemain luar biasa,” kata De Zerbi.

Pernyataan itu menjadi pesan penting bagi skuad Tottenham menjelang laga-laga berikutnya. Dalam situasi ketika gol sulit hadir dan kemenangan belum didapatkan, keyakinan pelatih terhadap pemain dapat membantu menjaga fokus tim. Spurs perlu mengubah dominasi penguasaan bola dan banyaknya peluang menjadi hasil nyata di papan skor.

Masalah penyelesaian akhir juga membuat setiap detail menjadi krusial. Pergerakan tanpa bola, kualitas umpan terakhir, pemilihan sudut tembak, dan ketenangan saat berhadapan dengan gawang akan menentukan apakah Tottenham mampu mengakhiri tren buruknya. Mereka tidak sekadar membutuhkan lebih banyak serangan, melainkan serangan yang lebih efisien.

Ujian Berikutnya Melawan Aston Villa

Tottenham akan mendapat kesempatan berikutnya untuk memperbaiki keadaan ketika menghadapi Aston Villa dalam lanjutan Premier League. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam WIB, 19 September 2026.

Laga melawan Aston Villa akan menjadi kesempatan bagi The Lilywhites untuk membuktikan bahwa performa di Anfield tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi mereka. Jika mampu mempertahankan intensitas permainan sambil memperbaiki ketajaman di depan gawang, Spurs berpeluang mengubah rasa frustrasi menjadi titik awal kebangkitan.

“Ini momen sulit, tetapi kami harus lebih kuat,” ucap De Zerbi.

Pesan De Zerbi jelas: Tottenham tidak boleh membiarkan awal musim yang buruk berkembang menjadi masalah yang lebih besar. Kepercayaan pada proses tetap ada, tetapi perbaikan harus segera terlihat dalam bentuk gol, poin, dan kemenangan.

Frequently Asked Questions

What is Terpuruk di Awal Musim De Zerbi?

Terpuruk di Awal Musim De Zerbi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Terpuruk di Awal Musim De Zerbi matter?

Terpuruk di Awal Musim De Zerbi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *