Como Jaga Laju Sempurna usai Menang 2-1 atas Parma
Tajukpublik.com – Como melanjutkan awal gemilang mereka di Serie A 2026/2027 dengan menundukkan Parma 2-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Selasa, 15 September 2026. Hasil pada pekan keempat tersebut membuat tim asuhan Cesc Fabregas mencatat empat kemenangan beruntun sekaligus menembus tiga besar klasemen sementara.
Tuan rumah mengendalikan sebagian besar pertandingan lewat penguasaan bola mencapai 64 persen. Dominasi itu juga terlihat dari jumlah peluang: Como melepaskan 23 percobaan tembakan, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 10 upaya yang diciptakan Parma. Meski demikian, keunggulan Como baru benar-benar terasa aman pada fase akhir laga.
Bek Como Membuka Jalan Kemenangan
Gol pertama lahir pada menit ke-23 melalui Jacobo Ramon. Pemain belakang itu memanfaatkan umpan silang Nico Paz untuk membawa Como unggul dan memberi dorongan besar bagi permainan timnya. Parma sempat berusaha menahan tekanan, tetapi kesulitan membangun penguasaan bola secara konsisten pada babak pertama.
Como terus mencari gol tambahan setelah turun minum. Serangan dari sisi lapangan dan sirkulasi bola mereka membuat Parma harus bekerja keras menutup ruang. Gol kedua akhirnya hadir pada menit ke-83 ketika Kaiki menyelesaikan assist Maximo Perrone.
Parma baru memperkecil skor pada masa tambahan waktu. David Romero mencetak gol pada menit 90+2, tetapi waktu yang tersisa tidak cukup bagi tim tamu untuk mengejar kedudukan. Peluit akhir memastikan Como meraih tiga poin penting dengan skor 2-1.
Kemenangan ini tidak hanya bernilai dari sisi posisi klasemen. Empat kemenangan berturut-turut memberikan fondasi kepercayaan diri bagi Como untuk menghadapi persaingan panjang musim Serie A. Konsistensi seperti ini juga memperlihatkan bahwa mereka mampu memaksimalkan laga kandang ketika kesempatan datang.
Fabregas Soroti Peran Pemain Belakang
Fabregas memberi perhatian khusus kepada kontribusi para bek yang ikut menghasilkan gol. Dalam pandangannya, kemampuan pemain bertahan untuk aktif pada situasi menyerang menjadi aset penting bagi klub di era sepak bola saat ini.
“Dalam sepak bola modern, memiliki bek yang bisa mencetak gol sangat penting, Arsenal menjuarai Premier League sebagian besar berkat gol dari situasi bola mati,” kata Fabregas di laman resmi Como.
Gol Jacobo Ramon menjadi contoh bagaimana pemain di lini belakang dapat memberi dimensi tambahan bagi serangan. Saat tim memiliki banyak ancaman, lawan tidak hanya perlu mengawasi para penyerang atau gelandang kreatif. Situasi bola mati, umpan silang, dan pergerakan pemain belakang ke area penalti dapat menjadi pembeda dalam pertandingan ketat.
Pelatih asal Spanyol itu juga menilai pergantian pemain berperan dalam menjaga intensitas Como. Sejumlah pemain disebut telah mengalami kelelahan, sehingga kehadiran pemain dari bangku cadangan membantu tuan rumah mempertahankan ritme hingga akhir laga.
“Beberapa pemain sangat kelelahan, kami melakukan sejumlah pergantian, dan saya menyukai cara para pemain pengganti tampil,” ujarnya.
Kedalaman skuad menjadi faktor yang akan semakin relevan seiring padatnya jadwal kompetisi. Dalam pertandingan melawan Parma, respons para pengganti memungkinkan Como tetap agresif tanpa kehilangan struktur permainan. Kaiki, yang mencetak gol kedua, memastikan kerja keras tim tidak berakhir dengan keunggulan tipis semata.
Dominasi Belum Berbuah Margin Lebih Besar
Walau puas dengan hasil akhir, Fabregas tetap melihat ruang untuk perbaikan, terutama soal penyelesaian akhir. Como menciptakan 23 tembakan, tetapi hanya dua yang berbuah gol. Efektivitas di depan gawang menjadi catatan penting karena dominasi permainan tidak selalu menjamin kemenangan nyaman.
“Ketika Anda melepaskan begitu banyak tembakan dan hanya unggul tipis, Anda berisiko kebobolan, yang akhirnya terjadi pada kami,” katanya.
Gol David Romero pada pengujung laga memperlihatkan risiko tersebut. Ketika sebuah tim belum mengubah banyak peluang menjadi gol, lawan masih memiliki peluang untuk mengubah suasana pertandingan melalui satu momen. Parma memang tidak mampu menyamakan skor, namun gol pada masa injury time menjadi pengingat bahwa Como perlu menutup pertandingan dengan lebih efisien.
Bagi para pendukung Como, hasil ini tetap mempertegas karakter tim yang berani mengambil inisiatif. Penguasaan bola tinggi dan volume serangan besar menunjukkan keinginan untuk mengendalikan laga. Tantangan berikutnya adalah menyatukan dominasi itu dengan ketajaman yang lebih konsisten.
Parma Diminta Segera Berbenah
Di kubu Parma, Fabio Pecchia mengungkapkan kekecewaannya atas cara timnya membiarkan Como menguasai permainan. Ia menilai anak asuhnya kalah dalam organisasi permainan pada paruh pertama, sementara upaya untuk membendung ancaman Como dari sektor sayap tidak berjalan cukup baik.
Pecchia juga menyoroti proses terciptanya gol kedua Como. Kemelut yang berujung pada gol Kaiki dipandang sebagai akibat dari menurunnya konsentrasi lini pertahanan Parma. Dalam pertandingan melawan tim yang terus menekan, kehilangan fokus sesaat dapat memberi hukuman langsung.
Parma kini perlu memperbaiki cara mereka merespons tekanan dan menguasai bola agar mampu bersaing di papan tengah Serie A. Gol Romero setidaknya memberi tanda bahwa tim ini masih memiliki daya juang sampai menit terakhir, tetapi mereka membutuhkan penampilan yang lebih lengkap untuk mengubah perjuangan tersebut menjadi poin.
Sementara itu, Como akan membawa momentum empat kemenangan beruntun ke laga-laga berikutnya. Posisi tiga besar pada tahap awal musim belum menentukan apa pun, namun hasil ini memberi sinyal bahwa Como memiliki modal kuat untuk terus menantang lawan di Serie A 2026/2027.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Como Kalahkan Parma 2 1 Tembus?
Como Kalahkan Parma 2 1 Tembus is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Como Kalahkan Parma 2 1 Tembus matter?
Como Kalahkan Parma 2 1 Tembus matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

