Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Regional

Tingkat Kesejahteraan Petani, Dinas Pertanian Bekasi Terapkan Pertanian Modern

William Martin - tajukpublik.com 3 mins read 4 views

Kabupaten Bekasi terus berkomitmen meningkatkan Tingkat Kesejahteraan Petani Dinas Pertanian melalui berbagai inovasi pertanian modern. Program ini menjadi

Tingkat Kesejahteraan Petani, Dinas Pertanian Bekasi Terapkan Pertanian Modern

Pertanian Modern Tingkatkan Kesejahteraan Petani Bekasi

Tajukpublik.com – Kabupaten Bekasi terus berkomitmen meningkatkan Tingkat Kesejahteraan Petani Dinas Pertanian melalui berbagai inovasi pertanian modern. Program ini menjadi salah satu solusi strategis untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat petani di wilayah Bekasi. Implementasi sistem pertanian modern telah menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya padi. Program PM-AAS (Pertanian Modern-Advance Agriculture System) menjadi fokus utama dalam upaya modernisasi ini.

Program Pertanian Modern-Advance Agriculture System atau PM-AAS menggunakan metode tanam benih langsung atau Tabela yang terbukti lebih efisien. Uji coba program ini dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 mendatang di lahan percontohan seluas 4.000 meter persegi. Lokasi tersebut merupakan milik Kelompok Tani Warudoyong I yang terletak di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu. Inovasi ini merupakan bagian dari program nasional yang berasal dari Kementerian Pertanian.

Strategi Peningkatan Produktivitas Pertanian

Kegiatan modernisasi pertanian ini dilaksanakan secara kolaboratif antara penyuluh pertanian dan kelompok tani setempat. Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Bojongmangu, Ubuh Buhori, menjelaskan bahwa program PM-AAS di Bojongmangu diharapkan dapat dikembangkan ke setiap desa. Dengan minimal dua hektare lahan demonstrasi, petani dapat melihat secara langsung penerapan teknologi pertanian modern. Kementerian Pertanian menargetkan produktivitas mencapai 10 ton per hektar, sedangkan di Bojongmangu baru 5 ton per hektar.

“Melalui PM-AAS kami berharap target tersebut dapat dicapai,” katanya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Pihaknya berharap program PM-AAS mampu mendorong petani beralih dari sistem budidaya konvensional menuju teknologi pertanian modern. Sehingga produktivitas meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik. Program ini diharapkan juga mendukung terwujudnya swasembada pangan melalui kolaborasi antara petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, BRMP, dan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi.

Dampak Ekonomi bagi Petani Lokal

Penerapan pertanian modern memberikan dampak positif terhadap ekonomi petani di Kabupaten Bekasi. Ketua Kelompok Tani Warudoyong I, Yusup Saepuloh, menyambut baik pelaksanaan program PM-AAS. Ia berharap program yang masih dalam tahapan percontohan tersebut bisa diterapkan secara lebih luas. Kami berharap hasil uji coba ini dapat menjadi acuan sebelum diterapkan secara lebih luas kepada seluruh anggota kelompok tani. Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani.

Modernisasi pertanian tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga mengurangi biaya produksi dan waktu kerja. Petani yang menerapkan sistem tanam benih langsung Tabela melaporkan penghematan hingga 30 persen dalam penggunaan benih. Selain itu, metode ini juga mengurangi risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem. Program ini sejalan dengan visi Kabupaten Bekasi untuk menjadi daerah pertanian maju dan sejahtera.

Peran Dinas Pertanian dalam Modernisasi

Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi memainkan peran krusial dalam mendorong adopsi teknologi pertanian modern. Melalui program Tingkat Kesejahteraan Petani Dinas Pertanian, berbagai pelatihan dan pendampingan diberikan kepada petani. Penyuluh pertanian bertugas memberikan edukasi tentang penggunaan alat dan mesin pertanian modern. Kolaborasi dengan berbagai pihak memastikan keberhasilan implementasi program ini.

Ke depan, Dinas Pertanian berencana memperluas jangkauan program PM-AAS ke seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi. Targetnya adalah mencapai 100 hektare lahan modernisasi pertanian dalam dua tahun ke depan. Program ini juga akan melibatkan sektor swasta untuk pendanaan dan teknologi pendukung. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, petani Bekasi diharapkan dapat bersaing di pasar global.

FAQ: Pertanian Modern di Bekasi

Apa itu program PM-AAS? PM-AAS adalah Pertanian Modern-Advance Agriculture System yang menggunakan metode tanam benih langsung Tabela untuk meningkatkan produktivitas padi.

Berapa luas lahan uji coba program PM-AAS? Lahan uji coba program PM-AAS seluas 4.000 meter persegi di Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam program ini? Pihak yang terlibat meliputi petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, BRMP, dan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi.

Berapa target produktivitas pertanian modern? Kementerian Pertanian menargetkan produktivitas mencapai 10 ton per hektar melalui program pertanian modern.

Untuk informasi lebih lanjut tentang program pertanian modern di Bekasi, kunjungi RRI Regional atau hubungi Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi langsung.

Gabung diskusi