Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Info Kementerian

Kemkomdigi Temukan Penyalahgunaan Registrasi SIM Biometrik

Emily Thomas - tajukpublik.com 3 mins read 9 views

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) baru-baru ini mengungkap adanya praktik penyalahgunaan dalam sistem registrasi kartu SIM berbasis

Kemkomdigi Temukan Penyalahgunaan Registrasi SIM Biometrik

Kemkomdigi Temukan Penyalahgunaan Registrasi SIM Biometrik di Pedagang

Tajukpublik.com – Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) baru-baru ini mengungkap adanya praktik penyalahgunaan dalam sistem registrasi kartu SIM berbasis biometrik yang selama ini telah diadopsi oleh seluruh operator seluler nasional. Temuan ini menjadi penting karena menyangkut integritas data pelanggan dan perlindungan hak konsumen di era digital. Kemkomdigi Temukan Penyalahgunaan Registrasi SIM Biometrik melalui monitoring intensif yang dilakukan di berbagai lokasi strategis, termasuk pusat perbelanjaan di kawasan Yogyakarta pada Jumat, 17 Juli 2026.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan bahwa masalah utama terletak pada perilaku oknum pedagang yang mengaktifkan kartu SIM menggunakan data biometrik mereka sendiri sebelum kartu tersebut diserahkan kepada konsumen. Praktik ini menyebabkan ketidaksesuaian antara identitas pemilik kartu dengan data yang tercatat dalam sistem. Akibatnya, ketika konsumen menggunakan nomor telepon tersebut, mereka tidak tercatat sebagai pemilik resmi dari nomor tersebut.

Masih ada yang mau coba-coba. Kartu diaktivasi dengan wajahnya, dibawa oleh customer, setelah customer pakai kemudian di-unregister, jadi customer-nya merugi,

Menurut Edwin, praktik semacam ini jelas melanggar ketentuan yang berlaku karena memanfaatkan identitas biometrik orang lain untuk mengaktifkan kartu SIM. Hal ini tidak hanya merugikan konsumen secara langsung, tetapi juga dapat menimbulkan masalah hukum di kemudian hari jika nomor telepon tersebut terlibat dalam aktivitas ilegal. Kemkomdigi Temukan Penyalahgunaan Registrasi SIM Biometrik sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dalam ekosistem digital nasional.

Ini praktik-praktik di lapangan yang harus diperhatikan. Kita sekarang eranya kejujuran, apa yang kita pakai itu harus atas nama kita,

Implementasi dan Dukungan Seluruh Pihak

Edwin menegaskan bahwa keberhasilan implementasi registrasi pelanggan menggunakan data biometrik memerlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak terkait. Tanpa kolaborasi yang baik antara operator, pedagang, dan konsumen, proses registrasi tidak dapat berlangsung secara transparan, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Monitoring yang dilakukan secara berkala menjadi kunci untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, Edwin menyebut bahwa mayoritas pelaku usaha telah mematuhi aturan registrasi biometrik dengan baik. Meski demikian, masih terdapat sebagian kecil pihak yang belum menjalankan ketentuan tersebut secara benar. Edwin berharap pihak yang belum mematuhi aturan segera menyesuaikan diri agar praktik penyalahgunaan registrasi tidak lagi terjadi di masa mendatang.

Sudah lebih banyak yang comply daripada yang tidak, tapi yang tidak ini semoga semakin lama semakin menghilang dan kita bisa berjalan dengan lebih baik lagi,

Pencapaian dan Tantangan Kemkomdigi

Selain fokus pada registrasi SIM, Kemkomdigi juga meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 2 tahun berturut-turut. Pencapaian ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan dan tata kelola pemerintahan digital telah berjalan dengan baik. Dalam konteks yang lebih luas, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital menekankan bahwa layanan digital harus dapat diakses oleh penyandang disabilitas. Selain itu, Kemkomdigi juga menyoroti pentingnya infrastruktur pendukung untuk menghadapi persaingan AI global.

Kemkomdigi Temukan Penyalahgunaan Registrasi SIM Biometrik sebagai salah satu indikator bahwa monitoring rutin perlu terus dilakukan. Dengan adanya temuan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat lebih waspada dan proaktif dalam menjaga integritas sistem registrasi biometrik. Langkah-langkah preventif dan edukatif akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa praktik penyalahgunaan dapat diminimalisir secara signifikan.

Gabung diskusi