Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Makro

New Policy: Indonesia Perluas Akses Investor Eurasia lewat INNOPROM 2026

Emily Thomas - tajukpublik.com 2 mins read 6 views

tor Eurasia Melalui INNOPROM 2026 New Policy - Jakarta, 9 Juli 2026 — Dalam upayanya memperluas kemitraan industri, Indonesia mengambil langkah strategis

New Policy: Indonesia Perluas Akses Investor Eurasia lewat INNOPROM 2026

Indonesia Meningkatkan Akses Investor Eurasia Melalui INNOPROM 2026

New Policy – Jakarta, 9 Juli 2026 — Dalam upayanya memperluas kemitraan industri, Indonesia mengambil langkah strategis dengan menjadi negara tamu resmi INNOPROM 2026. Keikutsertaan ini bertujuan untuk membuka peluang kerja sama dengan investor dari kawasan Eurasia, sekaligus memperkenalkan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) sebagai pondasi pembangunan industri yang lebih kuat, modern, dan berkelanjutan.

SBIN sebagai Kerangka Industri Masa Depan

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menjelaskan bahwa negara ini kini tidak hanya menawarkan potensi pasar, tetapi juga menghadirkan arah pembangunan sektor industri. Dalam wawancara dengan RRI, ia menyatakan bahwa SBIN dirancang untuk mendorong industri yang mampu menarik investasi berkualitas, memfasilitasi transfer teknologi, dan meningkatkan kapasitas produksi.

“Melalui SBIN, kita menciptakan fondasi industri yang lebih terstruktur, modern, dan berkelanjutan. Kami menyiapkan ruang luas bagi kerja sama internasional yang bisa membawa dampak positif pada pertumbuhan ekonomi,” ungkap Agus.

Strategi ini merupakan respons Kemenperin terhadap tiga isu utama: digitalisasi, transisi energi, dan pergeseran rantai pasok global. SBIN juga bertindak sebagai panduan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan fokus pada empat prioritas utama, yaitu penguatan manufaktur berbasis sumber daya alam, Making Indonesia 4.0, industrialisasi hijau, serta pengembangan sumber daya manusia.

Ekosistem Manufaktur Terbuka untuk Kolaborasi Internasional

Dirjen Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional, Tri Supondy, menekankan bahwa partisipasi Indonesia di INNOPROM 2026 bertujuan memperkuat posisi sebagai mitra industri jangka panjang bagi kawasan Eurasia. Ia menjelaskan bahwa SBIN diharapkan mendorong pembentukan ekosistem manufaktur yang lebih transparan dan kolaboratif.

“Tujuan Indonesia menjadi negara tamu INNOPROM 2026 adalah untuk menjadikan negara ini sebagai mitra industri yang konsisten. SBIN akan memastikan ekosistem manufaktur yang siap menerima kerja sama internasional,” kata Tri.

Kemenperin juga menyoroti keterlibatan sekitar 50 pelaku industri yang akan membuka peluang kerja sama dengan investor. Indonesia sendiri merupakan manufaktur terbesar Asia Tenggara dengan nilai tambah mencapai 265 miliar dolar AS. Dalam pameran ini, negara ini menawarkan berbagai bidang potensi, termasuk alih teknologi, investasi kawasan industri, serta hilirisasi komoditas strategis.

Gabung diskusi