Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Wisata

Key Discussion: Mendes PDT Dukung Pengembangan Desa Wisata Terintegrasi Kawasan Pantai Banten

Daniel Jackson - tajukpublik.com 2 mins read 21 views

Mendes PDT Dorong Pengembangan Desa Wisata Terpadu di Kawasan Pantai Banten Key Discussion: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT)

Key Discussion: Mendes PDT Dukung Pengembangan Desa Wisata Terintegrasi Kawasan Pantai Banten

Mendes PDT Dorong Pengembangan Desa Wisata Terpadu di Kawasan Pantai Banten

Key Discussion: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mengungkapkan komitmen pemerintah pusat untuk memperkuat sektor pariwisata di Provinsi Banten melalui pengembangan desa wisata yang terintegrasi dengan kawasan pesisir. Program ini bertujuan menggali potensi ekonomi lokal serta meningkatkan akses wisatawan ke atraksi budaya, alam, dan kuliner yang khas.

Strategi Pemulihan Pariwisata Pasca Pandemi

Kebijakan yang dijelaskan dalam Key Discussion ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pariwisata Banten pasca pandemi, di mana kawasan pantai menjadi salah satu lokasi utama untuk mendorong pengunjungan. Mendes PDT menekankan pentingnya harmonisasi antara pengembangan desa wisata dengan infrastruktur wisata kabupaten, sehingga masyarakat bisa menikmati berbagai keunggulan secara bersamaan.

Menteri Yandri menambahkan bahwa desa wisata terpadu akan menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan wisatawan hanya pada objek wisata utama seperti Anyer atau Carik. Dengan membangun ekosistem yang lengkap, pengunjung dapat mengakses pengalaman wisata yang lebih berkelanjutan. Contohnya, mereka bisa menikmati langsung kehidupan pedesaan, mengikuti ritual tradisional, atau menggali kisah sejarah di sepanjang pantai.

Kerja Sama dengan Pemda dan Masyarakat Lokal

Key Discussion ini juga membahas pentingnya kerja sama lintas sektor, khususnya antara Kemendes PDT, Pemerintah Daerah Banten, dan masyarakat setempat. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyambut baik rencana pemerintah pusat, dengan menegaskan bahwa Pemkab Serang akan menjadi mitra utama dalam mewujudkan visi tersebut.

“Kerja sama ini akan memastikan desa wisata tidak hanya menjadi destinasi, tetapi juga pendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tutur Ratu Rachmatuzakiyah dalam wawancara terpisah. Ia menambahkan bahwa kota-kota pesisir seperti Mancak dan Ciomas akan diprioritaskan sebagai pusat pengembangan. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan perlindungan lingkungan laut.

Mendes PDT juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengelola wisata, pelaku usaha kecil, dan lembaga swadaya, untuk terlibat dalam penataan kawasan. Standardisasi layanan seperti kebersihan, aksesibilitas, dan harga yang terjangkau akan menjadi faktor kunci agar desa wisata Banten mampu bersaing secara nasional. Key Discussion tersebut menekankan bahwa kolaborasi akan menjadi jaminan keberhasilan proyek ini.

Potensi Kebijakan Jangka Panjang

Pengembangan desa wisata terpadu di Banten diharapkan menjadi model nasional dalam mendorong keberlanjutan pariwisata. Mendes PDT menyatakan bahwa kawasan pantai yang terpadu dengan kehidupan pedesaan bisa menjadi contoh bagaimana wisata bisa berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program ini juga akan menciptakan peluang kerja baru, terutama bagi generasi muda yang ingin terlibat langsung dalam industri pariwisata.

Key Discussion ini menyoroti bahwa kawasan pantai Banten tidak hanya memiliki keindahan alam yang luar biasa, tetapi juga potensi budaya yang bisa dikembangkan. Dengan mendorong desa wisata yang terintegrasi, pemerintah ingin menciptakan ekosistem wisata yang menawarkan pengalaman lengkap, dari aktivitas kuliner hingga pengalaman belajar langsung dari masyarakat setempat. Keberhasilan program ini akan tergantung pada keterlibatan semua pihak dalam penyelenggaraan.

Gabung diskusi