Pemkot Bekasi Budayakan Olahraga lewat Pemanfaatan Ruang Publik
Pemkot Bekasi Budayakan Olahraga lewat Pemanfaatan Ruang Publik: Strategi Gaya Hidup Aktif Warga
Tajukpublik.com – Upaya Pemkot Bekasi budayakan olahraga lewat pemanfaatan ruang publik kembali mendapat sorotan ketika Festival Olahraga Masyarakat Kota (FORMASKOT) 2026 berlangsung di Plaza Patriot Candrabhaga pada 22–23 Agustus 2026. Acara dua hari tersebut diinisiasi oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Bekasi dan sekaligus menjadi panggung bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan keseriusannya dalam mendorong kebiasaan hidup aktif di kalangan penduduk. Momentum peringatan HUT RI ke-81 turut mewarnai setiap aktivitas yang digelar selama festival berlangsung.
Wali Kota: Infrastruktur Terbuka Jadi Kunci Budaya Olahraga
Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi, secara langsung membuka rangkaian kegiatan dan menyampaikan pesan tegas mengenai ketersediaan area terbuka bagi aktivitas fisik masyarakat. Ia menilai bahwa tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, niat warga untuk berolahraga akan selalu terbentur kendala akses. Oleh karena itu, Pemkot Bekasi budayakan olahraga lewat perluasan dan pemeliharaan ruang-ruang publik yang ramah bagi berbagai kelompok usia.
"Kita berharap ke depan semakin banyak ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan masyarakat Kota Bekasi. Salah satunya untuk berolahraga sehingga terbangun budaya olahraga di tengah masyarakat," ujar Tri Adhianto pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Tri juga menyoroti lonjakan minat generasi muda terhadap berbagai cabang olahraga. Ia menegaskan bahwa antusiasme tersebut harus dijawab dengan kesiapan fasilitas, bukan sekadar seruan moral. Tanpa ruang yang memadai, energi positif anak muda berisiko tidak tersalurkan secara produktif.
"Kita melihat antusiasme anak-anak muda terhadap olahraga semakin tinggi. Karena itu, ruangnya juga harus kita siapkan agar masyarakat semakin mudah berolahraga dan hidup aktif," tambahnya.
KORMI: Esensi Olahraga Rakyat Bukan Kompetisi
Wiwiek Hargono, Ketua KORMI Kota Bekasi, menjelaskan bahwa FORMASKOT dirancang sebagai wadah pelestarian olahraga rakyat, bukan sekadar arena lomba. Menurutnya, nilai utama kegiatan ini terletak pada kesenangan, kesehatan, dan kebersamaan yang dirasakan langsung oleh peserta. Ia menekankan bahwa pendekatan Pemkot Bekasi budayakan olahraga lewat kegiatan komunitas jauh lebih efektif daripada kompetisi berorientasi prestasi semata.
"FORMASKOT menjadi ruang bagi kita untuk melestarikan olahraga masyarakat yang tumbuh di Kota Bekasi. Yang penting bukan hanya kompetisinya, tetapi bagaimana masyarakat bisa menikmati olahraga dengan gembira, sehat, dan bersama-sama," kata Wiwiek.
Keberlangsungan festival ini juga menjadi penanda bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga masyarakat mampu menciptakan ekosistem aktivitas fisik yang inklusif. Warga dari berbagai latar belakang usia dan profesi dapat berpartisipasi tanpa hambatan biaya maupun keahlian teknis.
FAQ: Informasi Praktis tentang FORMASKOT dan Ruang Olahraga di Bekasi
Apakah FORMASKOT terbuka untuk seluruh warga tanpa syarat khusus?
Ya. FORMASKOT dirancang sebagai kegiatan olahraga masyarakat yang bersifat inklusif. Warga dapat berpartisipasi dalam berbagai cabang olahraga rakyat tanpa perlu memiliki lisensi atlet atau membayar biaya pendaftaran. Tujuannya adalah mendorong partisipasi luas, bukan seleksi prestasi.
Bagaimana peran ruang publik dalam strategi olahraga Kota Bekasi?
Ruang publik seperti plaza, taman kota, dan area terbuka lainnya dipandang sebagai infrastruktur utama bagi pembentukan budaya olahraga. Pemkot Bekasi budayakan olahraga lewat penyediaan dan pemeliharaan fasilitas tersebut agar warga memiliki akses mudah untuk beraktivitas fisik secara rutin, baik secara individu maupun kelompok.
Kapan dan di mana FORMASKOT 2026 dilaksanakan?
FORMASKOT 2026 digelar selama dua hari, yakni 22–23 Agustus 2026, bertempat di Plaza Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Acara ini bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-81 dan diinisiasi oleh KORMI Kota Bekasi dengan dukungan pemerintah daerah.