TajukPublik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

KCI Evaluasi Skema Jalur Nambo Jelang Gapeka Baru

Published Agustus 25, 2026 · Updated Agustus 25, 2026 · By Emily Thomas - tajukpublik.com

Foto : Emily Thomas - tajukpublik.com

KCI Evaluasi Skema Jalur Nambo: Persiapan Operasional Menjelang Gapeka November 2026

Tajukpublik.com – Menjelang pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) edisi baru pada Minggu, 1 November 2026, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skema jalur Nambo. Langkah ini bertujuan mengoptimalkan kapasitas layanan di Stasiun Bogor sekaligus memangkas jarak waktu tunggu antarperjalanan kereta komuter harian di koridor barat Jakarta dan Kabupaten Bogor. Seluruh kajian dilakukan bersama tim teknis kantor pusat PT Kereta Api Indonesia (Persero) agar konfigurasi akhir selaras dengan standar keselamatan dan efisiensi nasional.

Pemaparan resmi mengenai penataan ulang rute tersebut disampaikan di Kantor Pusat KAI Commuter pada Senin, 24 Agustus 2026. Direktur Utama Muhammad Purnomosidi menguraikan sejumlah opsi skema yang sedang ditimbang manajemen, termasuk kemungkinan pengalihan sebagian armada ke fungsi feeder pada segmen pendek.

Opsi Integrasi Transit dan Feeder pada Segmen Nambo

Manajemen mempertimbangkan penggabungan arus penumpang dari arah Nambo dengan perjalanan armada utama rute Bogor. Dalam skema yang dikaji, sebagian kereta akan beroperasi sebagai feeder pada segmen Nambo–Depok atau Nambo–Citayam, sementara sebagian lain tetap melayani perjalanan langsung menuju Stasiun Jakarta Kota. Keputusan akhir bergantung pada hasil perhitungan efisiensi operasional dan daya angkut yang sedang dilakukan bersama kantor pusat.

"Kita sedang mengevaluasi, kan kebetulan nanti tanggal 1 November rencana kan ada pemberlakuan Gapeka baru. Jadi apakah nanti, ini masih kita hitung ya, kita analisa dengan teman-teman kantor pusat. Apakah nanti hanya rute feeder Nambo–Depok atau Nambo–Citayam, gitu ya."

Purnomosidi menegaskan bahwa opsi mempertahankan sebagian perjalanan langsung dari Nambo ke Jakarta Kota masih terbuka. Perhitungan dilakukan untuk memastikan bahwa konfigurasi yang dipilih mampu menampung volume penumpang harian tanpa mengorbankan frekuensi layanan di jam sibuk.

"Kemudian nanti mereka akan ikut kereta dari Bogor atau ada sebagian yang feeder, tapi sebagian lagi yang langsung dari Nambo ke Jakarta Kota. Ini kita lagi hitung mana nilai efisiensinya dan nilai daya angkutnya lebih banyak, kan gitu."

Modifikasi Peron Cibinong dan Pengurangan Headway

Pemangkasan interval waktu tunggu antarkereta menjadi prioritas utama dalam perbaikan layanan koridor Nambo. Salah satu langkah konkret yang sedang disiapkan adalah modifikasi prasarana peron di Stasiun Cibinong agar mampu menerima armada dari dua jalur persilangan secara bersamaan. Dengan kemampuan tersebut, jarak antarperjalanan pada segmen Nambo–Depok atau Nambo–Citayam berpotensi menyusut hingga sekitar 30 menit, sebuah penurunan signifikan dari kondisi saat ini.

"Termasuk kita sedang cek agar headway-nya bisa pendek. Kan sekarang satu jaman, bisa 30 menit itu kita lagi coba apa, perbaiki peron yang ada di Stasiun Cibinong."

Langkah pembenahan infrastruktur ini dilaksanakan sesuai arahan Direktur Utama PT KAI dan diambil seiring tingginya pertumbuhan penumpang harian di wilayah Kabupaten Bogor. Koordinasi teknis dengan kantor pusat terus dilakukan untuk memastikan keselarasan antara modifikasi peron dan jadwal operasi yang baru.

"Kalau nanti Cibinong bisa menerima dua jalur, itu headway-nya bisa 30 menitan tuh antara Nambo ke Depok ya atau ke Citayam itu akan 30 menitan. Nah, itu sekarang kita kaji. Tapi yang jelas itu akan kita lakukan sesuai yang disampaikan Pak Dirut KAI."

Commuter Run 2026 sebagai Bentuk Apresiasi Pengguna

Di luar agenda operasional, KAI Commuter juga menyiapkan program apresiasi sosial bagi para pengguna setia jasa kereta komuter. Commercial Vice President Hilmi Ridwan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mempererat hubungan dengan komunitas pengguna sekaligus mendorong gaya hidup aktif di kalangan penumpang muda.

"KAI Commuter mengadakan Commuter Run 2026 ini sebagai bentuk apresiasi dan juga dukungan bagi Sahabat Commuters yang memiliki hobi dan minat dalam olahraga lari."

FAQ: Hal yang Perlu Diketahui Penumpang

Kapan perubahan jadwal jalur Nambo resmi berlaku? Perubahan skema operasional akan diterapkan bersamaan dengan pemberlakuan Gapeka edisi baru pada Minggu, 1 November 2026. Hingga tanggal tersebut, layanan tetap berjalan sesuai jadwal yang berlaku saat ini.

Apakah penumpang dari Nambo masih bisa langsung ke Jakarta Kota? Ya, opsi perjalanan langsung dari Nambo ke Jakarta Kota masih dalam pertimbangan aktif. Keputusan akhir bergantung pada hasil analisis efisiensi dan daya angkut yang sedang dilakukan bersama kantor pusat PT KAI.

Berapa estimasi waktu tunggu setelah modifikasi peron Cibinong? Jika modifikasi peron dua jalur di Stasiun Cibinong berhasil diimplementasikan, jarak antarperjalanan pada segmen Nambo–Depok atau Nambo–Citayam berpotensi menyusut hingga sekitar 30 menit.

Apakah KCI Evaluasi Skema Jalur Nambo ini berdampak pada tarif? Hingga saat ini tidak ada pengumuman resmi mengenai perubahan tarif. Penyesuaian, jika ada, akan diumumkan melalui kanal resmi KAI Commuter menjelang pemberlakuan Gapeka baru.

Related Reading