Rayakan HUT RI, Kemimipas Galang Dana Rp1,84 Miliar untuk NTT
Kemimipas Kumpulkan Rp1,84 Miliar untuk Korban Bencana NTT di Tengah Perayaan HUT RI ke-81
Tajukpublik.com – Kota Tangerang, Jumat 28 Agustus 2026 — Kampus Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan menjadi pusat perayaan yang memadukan dua momentum besar: peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan lomba tradisional dalam rangka Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Di balik kemeriahan acara itu, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) berhasil menghimpun dana sebesar Rp1,84 miliar sebagai bantuan sosial bagi jajaran Kemimipas serta masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.
Menteri Turut Hadir dan Jelaskan Tujuan Penggalangan Dana
Menteri Imipas Agus Andrianto beserta istri dan jajaran pejabat kementerian hadir langsung di lokasi. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan juga aksi solidaritas terhadap keluarga besar Kemimipas yang tertimpa musibah di Ruteng, NTT.
"Hari ini kita galang dana untuk bantuan sosial kepada saudara-saudara kita yang terutama dari Kemimipas yang ada di sana (NTT, Red). Mudah-mudahan nanti kepada warga sekitar disana, terkumpul sekitar Rp1,84 miliar."
Agus menambahkan bahwa langkah lanjutan akan segera dilakukan. Dirjen dan Irjen Kemimipas dijadwalkan diterjunkan ke lokasi bencana untuk meninjau kebutuhan tanggap darurat, baik bagi keluarga pegawai maupun warga sekitar Rumah Tahanan Negara di Ruteng.
"Ya, dari keluarga besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Jadi kita menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan ke-81, sekaligus juga kita syukur kemarin situasi aman, sekaligus kita penggalangan dana untuk bisa membantu keluarga kita yang tertimpa musibah di sana. Itu ya."
Lomba Tradisional Jadi Andalan Kemeriahan
Sejumlah perlombaan rakyat yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia mewarnai acara. Balap karung, memasukkan paku ke dalam botol, makan kerupuk, mencabut koin, gebuk bantal, panjat pinang, hingga lomba memancing turut digelar. Antusiasme peserta datang dari seluruh elemen organisasi, termasuk warga binaan Pemasyarakatan yang ikut berpartisipasi dengan mengenakan gelang kaki sebagai penanda pengendalian kehadiran mereka.
"Ya tadi kan bisa kita lihat sendiri antusiasme dari keluarga besar Imipas, baik dari warga binaan di Pemasyarakatan juga ikut terlibat. Mereka menggunakan gelang kaki supaya mereka terkontrol keberadaannya,"
Ketua Panitia: Sederhana, Bersemangat, dan Inklusif
Masjuno, Ketua Panitia Acara, menjelaskan bahwa prinsip utama penyelenggaraan adalah kesederhanaan dan kebersamaan. Ribuan peserta dari unsur organik maupun non-organik yang mendukung kelancaran organisasi Kemimipas hadir dalam satu wadah perayaan.
"Jadi, berkumpul berapa ribu teman-teman dari jajaran, baik yang organik, pegawai maupun non-organik mendukung kesuksesan organisasi Kemimipas."
Ia juga menyoroti dimensi asimilasi warga binaan sebagai elemen yang memperkaya makna acara.
"Satu lagi yang menarik, juga melibatkan semangat asimilasi warga binaan. Ini luar biasa sekali."
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Rayakan HUT RI Kemimipas Galang Dana?Rayakan HUT RI Kemimipas Galang Dana is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Rayakan HUT RI Kemimipas Galang Dana matter?Rayakan HUT RI Kemimipas Galang Dana matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.