TajukPublik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Perkuat Operasi SAR, Polri Evakuasi Dua Jenazah KM Virgo dengan Helikopter

Published September 15, 2026 · Updated September 15, 2026 · By Mark Jones - tajukpublik.com

Foto : Mark Jones - tajukpublik.com

Evakuasi Udara Percepat Penanganan Korban KM Virgo Transport 8

Tajukpublik.com – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap penumpang KM Virgo Transport 8 di perairan selatan Banjarmasin kembali mendapat penguatan dari Polri. Pada Selasa, 15 September 2026, dua jenazah korban dievakuasi melalui jalur udara menggunakan Helikopter Polri Dauphin AS 365 N3/P-3103.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan korban yang ditemukan di area pencarian. Jarak lokasi penemuan yang jauh dari daratan membuat dukungan helikopter penting untuk membawa korban menuju fasilitas penanganan lanjutan dengan lebih cepat.

Ditemukan di Atas Tongkang

Dua jenazah tersebut sebelumnya ditemukan oleh tim SAR gabungan di atas sebuah kapal tongkang. Tongkang itu sedang ditarik Tugboat TCP 205 dan berada sekitar 80 nautical mile dari Banjarmasin.

Helikopter diberangkatkan dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menuju titik lokasi tongkang. Perjalanan udara dilakukan untuk menjangkau area yang cukup jauh di laut serta mengurangi waktu evakuasi korban dari lokasi penemuan.

Setelah tiba, personel melakukan pengangkatan dua jenazah dari tongkang ke helikopter. Proses ini menggunakan teknik hoist dengan Basket Life, yakni metode pengangkatan dari udara yang memungkinkan petugas memindahkan korban tanpa helikopter harus mendarat di kapal.

Pelaksanaan evakuasi mempertimbangkan sejumlah aspek keselamatan, termasuk keadaan cuaca, keamanan penerbangan, kondisi gelombang, serta perlindungan bagi seluruh personel yang bekerja di lapangan. Operasi di laut memerlukan koordinasi antara awak udara, petugas di kapal, dan tim penerima di darat agar proses pemindahan korban dapat berjalan aman.

Dibawa ke Bandara Syamsudin Noor

Sesudah berhasil diangkat ke dalam helikopter, kedua jenazah diterbangkan kembali ke Bandara Syamsudin Noor. Dari bandara, korban diserahkan kepada Tim DVI Polri dan pihak terkait untuk menjalani tahapan identifikasi serta penanganan berikutnya.

Proses identifikasi menjadi bagian penting dalam penanganan bencana transportasi laut. Tahap ini diperlukan untuk memastikan identitas setiap korban dan mendukung penyampaian informasi yang tepat kepada keluarga. Penanganan tersebut dilakukan setelah korban tiba dari lokasi pencarian.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa dukungan Polri telah diberikan sejak tahap pencarian hingga evakuasi. Helikopter disiapkan agar korban yang ditemukan dapat segera dibawa untuk memperoleh penanganan lanjutan.

“Polri terus memberikan dukungan penuh dalam operasi pencarian dan pertolongan KM Virgo Transport 8. Helikopter juga disiapkan agar korban dapat segera dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa, 15 September 2026.

129 Orang Masih Dicari

Pencarian korban lain masih berlangsung di sekitar area kejadian. Hingga pukul 09.00 WITA, tim SAR gabungan telah menemukan 114 orang dari total 243 orang yang terkait dalam peristiwa tersebut.

Dari jumlah yang telah ditemukan, 108 orang berada dalam kondisi selamat. Enam orang lainnya ditemukan meninggal dunia. Dengan demikian, 129 orang masih menjadi fokus pencarian oleh tim gabungan.

Data tersebut menunjukkan besarnya cakupan operasi yang masih harus dilakukan. Penyisiran terus diarahkan ke kawasan perairan sekitar lokasi kejadian, dengan mengerahkan unsur laut dan udara. Kondisi di lapangan dapat memengaruhi pola pencarian, terutama karena gelombang dan cuaca menjadi faktor yang harus diperhatikan dalam setiap pergerakan personel maupun armada.

Polri melanjutkan operasi bersama Basarnas serta unsur SAR lainnya. Dukungan pencarian tidak hanya dilakukan melalui kapal, tetapi juga lewat pemantauan dari udara untuk memperluas jangkauan pengawasan di wilayah laut.

“Operasi SAR masih terus berlangsung bersama Basarnas dan seluruh potensi SAR untuk menemukan korban yang masih dicari. Setiap korban ditemukan akan segera ditangani dan dievakuasi sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Tiga Kapal Dikerahkan di Perairan Sekitar Lokasi

Untuk menambah kekuatan penyisiran, Korpolairud Baharkam Polri mengerahkan tiga kapal di kawasan perairan sekitar lokasi pencarian. Kapal-kapal yang diturunkan terdiri atas KP Laksmana-7012, KP Manyar-5003, dan KP Ibis-6001.

Keberadaan armada tersebut mendukung pencarian di laut sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur SAR lain. Setiap unsur bekerja dengan memperhatikan situasi perairan dan keselamatan personel, karena operasi pencarian di laut terbuka membutuhkan kesiapan peralatan serta komunikasi yang terjaga.

Kolaborasi kapal dan helikopter memungkinkan pencarian dilakukan melalui dua jalur. Kapal dapat menyisir kawasan perairan secara langsung, sementara pesawat udara membantu mengawasi area yang lebih luas dan mempercepat pengiriman korban yang ditemukan ke daratan.

Polri memastikan dukungan terhadap operasi KM Virgo Transport 8 terus diberikan. Prioritasnya adalah menemukan korban yang masih dicari, melakukan evakuasi sesuai kondisi lapangan, serta memastikan setiap korban yang berhasil ditemukan segera memperoleh penanganan yang diperlukan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Perkuat Operasi SAR Polri Evakuasi Dua Jenazah?

Perkuat Operasi SAR Polri Evakuasi Dua Jenazah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Perkuat Operasi SAR Polri Evakuasi Dua Jenazah matter?

Perkuat Operasi SAR Polri Evakuasi Dua Jenazah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.