IHSG Diprakirakan ‘Sideways’ dalam Perdagangan Saham Hari Ini
Prediksi IHSG Hari Ini: Phintraco Sekuritas Sinyalkan Pergerakan Datar
Tajukpublik.com – Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak dalam rentang 6.450–6.580 pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026. Pola pergerakan yang diproyeksikan bersifat datar, tanpa lonjakan tajam ke atas maupun ke bawah.
Sebelumnya, pada penutupan Kamis, indeks acuan bursa tersebut tercatat menguat 1,81 persen dan berakhir di angka 6.521,75. Kenaikan itu, menurut Phintraco, dipicu oleh meredanya sentimen risiko politik dan keamanan domestik yang selama beberapa hari sebelumnya menekan sentimen pasar.
"Menurunnya risiko politik dan keamanan dalam negeri direspon positif oleh para pelaku pasar," kata Tim Phintraco.
Pengesahan RUU Perampasan Aset Jadi Sorotan
Dalam konteks legislasi, DPR menargetkan pengesahan RUU Perampasan Aset menjadi undang-undang paling lambat 15 Desember 2026. Antisipasi terhadap dinamika keamanan dalam negeri inilah yang selama beberapa hari terakhir membuat pasar cenderung tertekan.
Komisi XI DPR Setujui Destry Damayanti Jadi Gubernur BI
Di ranah kebijakan moneter, Komisi XI DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia terpilih untuk periode 2026–2031. Keputusan tersebut secara definitif menempatkan Destry sebagai pengganti Perry Warjiyo, yang telah mengundurkan diri dari kursi gubernur.
"Melalui persetujuan itu, secara definitif Destry Damayanti menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI," ujar Tim Phintraco.
Phintraco menilai kepastian kepemimpinan BI ini berpotensi meredam ketidakpastian terkait arah kebijakan moneter ke depan, sekaligus menopang stabilitas serta kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
Danantara Alokasikan USD 1 Miliar ke Partners Group
Sementara itu, Danantara Indonesia menyalurkan dana sebesar USD 1 miliar kepada Partners Group, perusahaan manajemen aset berkedudukan di Swiss, untuk keperluan investasi di sektor private credit. Dari total alokasi tersebut, USD 600 juta dialirkan untuk mendanai peluang direct lending (pinjaman langsung), sedangkan USD 400 juta sisanya ditempatkan sebagai discretionary tranche.
Discretionary tranche merujuk pada porsi dana investasi yang pengelolaannya diserahkan secara penuh dan diskresioner kepada manajer investasi. Dalam kasus ini, Partners Group yang mengelola porsi tersebut dan menggunakannya untuk kebutuhan co-investment.
Aksi Jual Asing Masih Terjadi
Pada perdagangan Kamis di Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing masih mencatatkan net sell sebesar Rp113,45 miliar. Saham-saham yang paling banyak dilepas oleh pihak asing meliputi BBRI, TLKM, BBNI, ISAT, dan ASII.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is IHSG Diprakirakan Sideways dalam Perdagangan Saham?IHSG Diprakirakan Sideways dalam Perdagangan Saham is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does IHSG Diprakirakan Sideways dalam Perdagangan Saham matter?IHSG Diprakirakan Sideways dalam Perdagangan Saham matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.