‘Memburu Pemangsa’ Gelar Konser Amal untuk Korban Kekerasan Anak
Konser Amal untuk Perlindungan Anak Digelar Menjelang Tayangnya Memburu Pemangsa
Tajukpublik.com – Sinemaku Pictures menyiapkan sebuah kegiatan musik yang membawa misi sosial menjelang perilisan film Memburu Pemangsa. Konser amal bertajuk “Suara dari Perburuan: Konser Amal Film Memburu Pemangsa” akan menghimpun donasi bagi penanganan perkara kekerasan terhadap anak di Indonesia.
Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, di Pulau 1 Senayan Park, Jakarta. Konser dimulai pukul 16.00 WIB dan menjadi bagian dari kampanye yang mengajak publik memberi perhatian lebih besar terhadap kebutuhan ruang aman bagi anak-anak.
Seluruh dana yang terkumpul dari tiket akan disalurkan melalui Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan atau LBH APIK. Organisasi tersebut menangani pendampingan serta advokasi untuk berbagai kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, termasuk menyediakan rumah aman bagi penyintas.
Tiket Donasi Rp50 Ribu
Akses ke konser menggunakan sistem donasi sebesar Rp50 ribu. Nilai tersebut bukan sekadar biaya masuk, karena seluruh donasi akan diarahkan untuk bantuan hukum dalam kasus kekerasan anak melalui LBH APIK.
Calon penonton dapat melakukan reservasi melalui situs resmi Memburu Pemangsa. Prosesnya dimulai dengan pengisian data diri, dilanjutkan donasi melalui tautan yang tersedia. Seusai pembayaran berhasil dilakukan, peserta akan memperoleh barcode sebagai bukti reservasi untuk digunakan saat memasuki area konser pada 16 September 2026.
Skema ini memberi kesempatan bagi penonton untuk menikmati pertunjukan sekaligus mengambil bagian dalam upaya nyata mendukung korban. Konser amal juga memperluas fungsi kegiatan promosi film, dari sekadar memperkenalkan karya layar lebar menjadi ruang partisipasi publik terhadap isu perlindungan anak.
Kolaborasi .Feast, Efek Rumah Kaca, dan Trust Orchestra
Panggung “Suara dari Perburuan” akan menghadirkan .Feast dan Efek Rumah Kaca. Keduanya akan tampil bersama Trust Orchestra, kelompok orkestra yang seluruh anggotanya merupakan anak-anak.
Trust Orchestra akan memberikan iringan orkestra dalam sesi vokal bersama dua grup tersebut. Penonton pun direncanakan ikut bernyanyi dalam bagian pertunjukan, sehingga konser dirancang sebagai pengalaman kolektif, bukan hanya penampilan satu arah dari panggung.
Keterlibatan musisi muda dalam konser ini memiliki kaitan kuat dengan pesan utama kegiatan. Anak-anak ditempatkan bukan sebagai latar dari isu yang dibicarakan, melainkan sebagai bagian dari suara yang mengingatkan pentingnya perlindungan, kepedulian, dan keberanian untuk menjaga keselamatan mereka.
Melalui format musik, dialog sosial tentang kekerasan terhadap anak dapat menjangkau audiens dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami. Kepedulian terhadap keamanan anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk keluarga, lingkungan sekitar, institusi pendampingan, serta masyarakat yang bersedia memberi perhatian saat melihat tanda-tanda kekerasan.
Film Horor, Kriminal, dan Aksi dengan Isu Kekerasan Anak
Memburu Pemangsa merupakan film terbaru dari Sinemaku Pictures yang disutradarai Umay Shahab. Karya ini memadukan unsur horor, kriminal, dan aksi, sembari membawa isu kekerasan terhadap anak yang masih menjadi persoalan serius di Indonesia.
Film ini diharapkan tidak berhenti pada pengalaman hiburan di bioskop. Kampanye konser amal menjadi salah satu cara untuk menghubungkan cerita yang diangkat dalam film dengan aksi dukungan di dunia nyata, khususnya bagi layanan pendampingan hukum yang dibutuhkan korban kekerasan.
Umay Shahab menegaskan keinginannya agar film tersebut menghadirkan dampak yang melampaui layar.
“Pendekatan film ini bukan hanya sebatas hiburan di bioskop. Tetapi juga menjadi kesadaran bersama dan movement untuk peduli terhadap ruang aman bagi anak-anak,” ujar Umay dalam keterangan resmi, Sabtu, 12 September 2026.
Pernyataan itu mencerminkan arah kampanye yang dibawa Sinemaku Pictures: mendorong penonton agar lebih berani mengawal keselamatan anak. Pencegahan kekerasan tidak hanya terkait penanganan setelah peristiwa terjadi, tetapi juga kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang aman, mendengarkan anak, dan mendukung akses mereka terhadap perlindungan serta pendampingan.
Rangkaian Nonton Bareng di Tujuh Kota
Selain konser amal di Jakarta, Sinemaku Pictures juga menyiapkan program nonton bareng lebih awal di tujuh kota di Indonesia. Rangkaian tersebut akan berlangsung sebelum Memburu Pemangsa mulai diputar secara resmi di bioskop pada 24 September 2026.
Program nonton bareng dan konser amal menjadi dua jalur kampanye yang saling melengkapi. Film membuka percakapan melalui medium cerita, sedangkan konser mengubah perhatian publik menjadi dukungan yang dapat disalurkan untuk penanganan kasus kekerasan anak.
Bagi masyarakat yang ingin menghadiri konser, reservasi tiket donasi dapat dilakukan sebelum acara berlangsung melalui situs resmi film. Kehadiran penonton pada 16 September bukan hanya menjadi dukungan untuk para penampil, tetapi juga kontribusi langsung terhadap bantuan hukum bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Memburu Pemangsa Gelar Konser Amal?Memburu Pemangsa Gelar Konser Amal is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Memburu Pemangsa Gelar Konser Amal matter?Memburu Pemangsa Gelar Konser Amal matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.