KemenHAM Perluas Jangkauan Edukasi HAM ke Puluhan Ribu Warga di Empat Wilayah
Landasan Hukum dan Arah Kebijakan
Tajukpublik.com – Peraturan Presiden Nomor 156 Tahun 2024 tentang Kementerian HAM menjadi pijakan utama bagi lembaga tersebut dalam memperluas edukasi hak asasi manusia secara berkelanjutan ke berbagai penjuru Indonesia. Melalui mandat itu, KemenHAM menargetkan masyarakat umum, mahasiswa, serta sivitas akademika sebagai penerima pesan HAM.
Sosialisasi Langsung di Empat Titik Strategis
Menurut keterangan pers yang disampaikan di Jakarta pada Selasa, 25 Agustus 2026, Menteri HAM Natalius Pigai merinci pelaksanaan kegiatan di sejumlah daerah. Di Mandailing Natal, sosialisasi menyasar 6.000 orang. Angka serupa tercatat di Kalimantan Barat, yakni 6.000 peserta. Sementara di Gorontalo, sekitar 5.000 orang hadir dalam kegiatan serupa.
“Di Mandailing Natal, kami melakukan sosialisasi HAM di depan 6.000 orang, dan 6.000 orang di Kalimantan Barat. Di Gorontalo, kami juga melakukan sosialisasi HAM di depan 5.000 orang.”
Di Nusa Tenggara Timur, Pigai mengungkapkan bahwa 4.700 peserta dari 16 universitas turut serta, ditambah ribuan peserta dari perguruan tinggi lain di wilayah tersebut.
Membangun Kesadaran Berperadaban
Pigai menegaskan bahwa upaya memperluas penyuluhan HAM bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan langkah fondasional untuk menumbuhkan budaya penghormatan terhadap hak asasi manusia di seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan sosialisasi pendidikan HAM ini penting, karena ini menyangkut kesadaran berperadaban hak asasi manusia, kesadaran pembangunan hak asasi manusia. Kita baru memulai membangun kesadaran hak asasi manusia.”
Komitmen Berkelanjutan
Menteri HAM menekankan bahwa pemahaman HAM tidak boleh berhenti di lingkup pemerintahan semata. Edukasi tersebut harus menjangkau ruang-ruang kehidupan sosial agar nilai-nilai HAM tumbuh secara organik di tengah masyarakat.
“Pendidikan HAM harus dilakukan luas dan berkelanjutan agar pemahaman hak asasi tidak hanya berkembang di pemerintahan. Pemahaman HAM juga harus tumbuh di tengah masyarakat.”
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kementerian HAM Perluas Pendidikan HAM ke Puluhan?
Kementerian HAM Perluas Pendidikan HAM ke Puluhan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kementerian HAM Perluas Pendidikan HAM ke Puluhan matter?
Kementerian HAM Perluas Pendidikan HAM ke Puluhan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

