Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Regional

Karhutla di Gunung Bromo Belum Padam

William Martin - tajukpublik.com 3 mins read 2 views

Probinggo — Karhutla di Gunung Bromo Belum padam hingga hari Rabu, 5 Agustus 2026. Api yang melanda hutan dan lahan di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa

Karhutla di Gunung Bromo Belum Padam

Karhutla di Gunung Bromo Belum Padam: Upaya Pemadaman Berlangsung Intensif

Tajukpublik.com – Probinggo — Karhutla di Gunung Bromo Belum padam hingga hari Rabu, 5 Agustus 2026. Api yang melanda hutan dan lahan di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, masih terus membakar ilalang dan vegetasi di berbagai titik. Tim gabungan dari berbagai instansi terus bekerja keras meredam kobaran yang sempat meluas ke beberapa lokasi strategis di sekitar gunung berapi aktif tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menegaskan bahwa situasi masih memerlukan perhatian serius. Berdasarkan laporan lapangan yang diterima, titik-titik api belum sepenuhnya terkendali. Petugas terus melakukan patroli dan pemadaman di area yang terdampak.

“Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kondisi hari ini titik api masih belum padam, sehingga petugas terus melakukan upaya pemadaman ke sejumlah titik api,” kata Oemar, Rabu, 5 Agustus 2026.

Koordinasi Tim dan Peralatan Pemadaman

Operasi pemadaman melibatkan sinergi berbagai pihak. Personel Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo berkoordinasi erat dengan BPBD Jawa Timur. Selain itu, Perhutani, TNI, Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Agen Penanggulangan Bencana Jawa Timur, relawan, serta masyarakat sekitar turut serta dalam operasi ini.

Oemar menambahkan bahwa sebagian besar peralatan pemukul api atau kepyok yang digunakan mengalami kerusakan akibat intensitas penggunaan yang tinggi selama proses pemadaman berlangsung. Kondisi ini memaksa petugas mencari alternatif untuk meredam api.

“Alat pemukul api (kepyok) yang dimiliki petugas sudah rusak semua karena digunakan secara masif saat memadamkan karhutla. Namun petugas tetap memadamkan api dengan menggunakan ranting pohon yang ada,” ujarnya.

Selain kepyok, petugas juga mengoperasikan backpack sprayer untuk meredam api yang terus merambat akibat angin kencang dan kondisi ilalang yang kering. Tim gabungan juga memantau pergerakan titik api serta membuat sekat bakar untuk mencegah kobaran meluas ke kawasan lain.

Dampak Wisata dan Luas Area Terbakar

Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare, meningkat dari sebelumnya 7,9 hektare. Luasan tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pemadaman masih berlangsung. Karhutla di Gunung Bromo Belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir sepenuhnya.

Karhutla ini berdampak signifikan pada penutupan sebagian kawasan wisata Gunung Bromo. Balai Besar TNBTS menutup akses wisata melalui pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.

Meski demikian, wisatawan masih dapat mengakses kawasan Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan dengan pembatasan area kunjungan. Langkah ini diambil demi mendukung proses pemadaman serta menjaga keselamatan pengunjung.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berapa luas area yang terbakar di Gunung Bromo?

Berdasarkan pendataan terbaru, luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 10 hektare, meningkat dari 7,9 hektare sebelumnya.

Pintu masuk mana yang masih dibuka untuk wisatawan?

Wisatawan masih dapat mengakses melalui pintu masuk Cemoro Lawang (Probolinggo) dan Wonokitri (Pasuruan) dengan pembatasan area.

Kapan akses wisata akan dibuka kembali sepenuhnya?

Hingga saat ini, waktu pembukaan kembali pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro belum ditentukan secara pasti.

Apa yang dilakukan petugas jika kepyok rusak?

Petugas menggunakan alternatif seperti ranting pohon dan backpack sprayer untuk meredam api yang merambat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan karhutla, kunjungi RRI Regional.

Gabung diskusi