Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Pemerintah Perankan Peternak Rakyat Jadi Rantai Pasok Program MBG

Lisa Jones - tajukpublik.com 2 mins read 6 views

Jakarta – Pemerintah Perankan Peternak Rakyat Jadi Rantai Pasok Program MBG melalui langkah strategis yang sedang dirumuskan oleh Kementerian Koperasi dan

Pemerintah Perankan Peternak Rakyat Jadi Rantai Pasok Program MBG

Integrasi Koperasi Susu dalam Rantai Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Tajukpublik.com – Jakarta – Pemerintah Perankan Peternak Rakyat Jadi Rantai Pasok Program MBG melalui langkah strategis yang sedang dirumuskan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa susu pasteurisasi yang dikonsumsi oleh anak-anak sekolah diproduksi langsung oleh peternak rakyat melalui koperasi susu. Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, menjelaskan bahwa saat ini Kemenkop sedang mengawal pembuatan Peraturan Presiden terkait operasional Koperasi Merah Putih. Regulasi ini akan menjadi fondasi hukum agar koperasi susu bisa terhubung langsung dengan ekosistem Program MBG secara optimal.

Penyampaian informasi tersebut dilakukan pada peluncuran penguatan koperasi susu di Koperasi Usaha Ternak Tani (KUTT) Suka Makmur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis, 30 Juli 2026. Koko menegaskan bahwa pemerintah menjamin susu pasteurisasi yang dikonsumsi anak-anak diproduksi langsung oleh peternak rakyat melalui koperasi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan memastikan ketahanan pangan nasional.

Modernisasi Sarana dan Prasarana Koperasi

Menurut Koko, penguatan koperasi susu merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem produksi pangan dari hulu hingga hilir. Langkah ini juga bertujuan meningkatkan peran peternak rakyat dalam memenuhi kebutuhan gizi nasional. Pemerintah akan mendorong modernisasi sarana dan prasarana koperasi susu, termasuk penyediaan mesin pasteurisasi dan penguatan sistem rantai dingin atau cold chain. Hal ini memungkinkan koperasi memasok susu segar berkualitas secara berkelanjutan kepada satuan pelayanan pemenuhan gizi.

Potensi Jawa Timur sebagai Sentra Produksi Susu Nasional

Wakil Bupati Pasuruan, M. Shobih Asrori, menyatakan bahwa daerahnya memiliki potensi besar sebagai sentra produksi susu nasional. Namun, ia menilai koperasi susu perlu bertransformasi dari sekadar penyerap hasil produksi peternak menjadi salah satu pilar pendukung kedaulatan gizi nasional melalui Program MBG. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan literasi dan penguasaan ilmu pengetahuan bagi para peternak agar produktivitas susu tetap tinggi dan memenuhi standar industri.

Ketua KUTT Suka Makmur, Evi Zainal Abidin, menjelaskan bahwa Jawa Timur masih menjadi penyumbang terbesar produksi susu nasional dengan kontribusi hampir 60 persen. Menurutnya, koperasi-koperasi yang mengikuti peluncuran tersebut mewakili sekitar 80 persen produksi susu Jawa Timur yang berada di bawah naungan Gabungan Koperasi Susu Indonesia. Data ini menunjukkan betapa pentingnya peran koperasi dalam rantai pasok susu nasional.

“Semoga pemerintah tidak lupa bahwa ada peternak yang butuh uluran tangan, perlu diperkuat dan diberdayakan karena koperasi susu adalah wajah asli ekonomi kerakyatan Indonesia,” ujar Evi.

Evi menambahkan, penguatan koperasi susu diharapkan mampu meningkatkan kapasitas koperasi sebagai pemasok susu pasteurisasi bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam mendukung pelaksanaan Program MBG. Ia juga berharap pemerintah segera menerbitkan Instruksi Presiden Persusuan guna memperkuat perlindungan dan pemberdayaan peternak sapi perah rakyat di tengah persaingan perdagangan bebas. Dengan demikian, pemerintah Perankan Peternak Rakyat Jadi bagian integral dari rantai pasok program makan bergizi gratis yang berkelanjutan.

Gabung diskusi