Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Kemensos Dampingi Keluarga Satpam Meninggal di Waduk Jatiluhur Jabar

Elizabeth Jones - tajukpublik.com 2 mins read 8 views

Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengirimkan tim pekerja sosial untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga almarhum Sumarna. Petugas keamanan

Kemensos Dampingi Keluarga Satpam Meninggal di Waduk Jatiluhur Jabar

Kemensos Dampingi Keluarga Satpam Meninggal di Waduk Jatiluhur dengan Program Komprehensif

Tajukpublik.com – Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengirimkan tim pekerja sosial untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada keluarga almarhum Sumarna. Petugas keamanan tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar area Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan sosial bagi keluarga yang kehilangan penopang ekonomi.

Proses Pendampingan di Rumah Duka

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pekerja sosial dari Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi telah tiba di lokasi rumah duka. Kunjungan ini dilakukan untuk bertemu langsung dengan istri dan kedua anak almarhum Sumarna. Tim sosial melakukan asesmen awal untuk memahami kebutuhan mendesak keluarga yang sedang berduka. Proses identifikasi kebutuhan masih berlangsung mengingat suasana duka yang belum sepenuhnya berlalu.

“Tim Kementerian Sosial sudah berkunjung ke rumah duka dan berdialog dengan keluarga. Namun karena masih dalam suasana duka, asesmen secara mendalam belum dapat dilakukan,” ujar Saifullah Yusuf pada Rabu, 29 Juli 2026.

Profil Keluarga dan Riwayat Kerja Almarhum

Almarhum Sumarna meninggalkan seorang istri bernama Siti Maryam dan dua anak yang masih menempuh pendidikan. Selama kurang lebih 17 tahun, ia mengabdi sebagai satpam di Perum Jasa Tirta II. Pengabdiannya selama hampir dua dekade menjadikan ia sebagai penopang utama kehidupan keluarganya. Melalui aplikasi SIKS-NG, tercatat bahwa istri almarhum masuk dalam desil 4 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kedua anak almarhum telah menerima Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai bentuk dukungan pendidikan. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan beasiswa hingga tingkat perguruan tinggi dari Perum Jasa Tirta II. Dukungan ini diharapkan dapat membantu kelanjutan pendidikan anak-anak Sumarna tanpa terganggu oleh kondisi ekonomi keluarga.

Intervensi Jangka Panjang untuk Pemberdayaan

Kemensos berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan guna menentukan bentuk intervensi yang paling sesuai dengan kebutuhan keluarga. Salah satu rencana yang sedang disiapkan adalah pemberian bantuan kewirausahaan kepada istri almarhum. Program ini diharapkan dapat membuka peluang bagi Siti Maryam untuk memiliki sumber penghasilan tambahan yang berkelanjutan.

“Tentu kita terus lakukan pendampingan. Jika diperlukan juga akan diberikan bantuan kewirausahaan sebagai bentuk pemberdayaan bagi keluarga,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, Kemensos berupaya memastikan bahwa keluarga Sumarna mendapatkan dukungan menyeluruh, baik secara finansial maupun melalui program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Pendampingan ini akan terus dievaluasi untuk memastikan efektivitas bantuan yang diberikan kepada keluarga satpam yang meninggal di Waduk Jatiluhur.

Gabung diskusi