Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Internasional

Sekjen ASEAN Puji Usulan Menlu RI Bentuk Forum Kepala Divisi Urusan Konsuler

Daniel Jackson - tajukpublik.com 2 mins read 7 views

```html

Sekjen ASEAN Puji Usulan Menlu RI Bentuk Forum Kepala Divisi Urusan Konsuler

Tajukpublik.com – “`html

Kao Kim Hourn Apresiasi Inisiatif Sugiono untuk Forum Konsuler ASEAN

Manila – Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn memberikan respons positif terhadap gagasan yang diajukan Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono. Gagasan tersebut berkaitan dengan pembentukan sebuah forum baru yang akan mempertemukan para kepala divisi urusan kekonsuleran di tingkat ASEAN. Langkah ini dipandang sebagai kemajuan signifikan dalam upaya memperkuat perlindungan bagi seluruh warga negara anggota, khususnya ketika menghadapi situasi darurat atau konflik yang terjadi di luar wilayah kawasan.

Meskipun mendapat sambutan baik, Kao Kim Hourn menjelaskan bahwa usulan ini masih memerlukan proses pembahasan lebih lanjut di tingkat negara-negara anggota. Dengan jumlah anggota yang mencapai sebelas negara, setiap inisiatif baru membutuhkan waktu untuk dikaji secara mendalam sebelum akhirnya disepakati bersama. Ia menambahkan:

“Jadi, ketika sebuah usulan diajukan, usulan tersebut harus terlebih dahulu dikaji. Setelah itu, usulan akan melalui berbagai tahapan pembahasan dan proses pengambilan keputusan,”

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekjen Kao selama sesi tatap muka pada pelaksanaan ASEAN Media Forum (AMF) ke-10, yang berlangsung pada hari Rabu, 29 Juli 2026 di Manila, Filipina.

Sejalan dengan Komitmen yang Sudah Ada

Meskipun demikian, Kao menilai bahwa inisiatif dari Indonesia ini sejalan dengan komitmen yang telah dimiliki ASEAN di bidang layanan kekonsuleran. Selama ini, negara-negara anggota telah memiliki kesepakatan dengan konsep yang mirip ditawarkan Menlu Sugiono. Kao menekankan bahwa:

“Usulan yang disampaikan oleh Yang Mulia Menlu Sugiono pada dasarnya merupakan satu langkah lebih maju. Utamanya, untuk mengimplementasikan atau mengkonkretkan kesepakatan tersebut,”

Pengalaman Solidaritas ASEAN

Sebagai contoh, Kao menyoroti praktik kerja sama yang telah dilakukan ASEAN saat terjadi konflik di kawasan Timur Tengah. Dalam situasi tersebut, Singapura menawarkan bantuan kepada sejumlah warga negara ASEAN dalam proses evakuasi. Pengalaman itu, menurut Kao, menunjukkan bahwa solidaritas antarnegara anggota telah berjalan dan dapat terus diperkuat melalui mekanisme yang lebih terstruktur.

Kao juga mengingatkan bahwa jutaan warga ASEAN saat ini tinggal, bekerja, maupun menempuh pendidikan di berbagai negara. Karena itu, ASEAN memerlukan mekanisme kesiapsiagaan yang mampu diaktifkan dengan cepat ketika terjadi krisis. Menurutnya, tidak semua warga negara harus langsung dievakuasi, tetapi koordinasi antarpemerintah tetap menjadi faktor penting dalam memberikan perlindungan.

Menutup pernyataannya, Kao menyampaikan harapannya:

“Menurut saya, usulan ini sangat baik karena bertujuan memastikan adanya mekanisme kesiapsiagaan yang dapat segera diaktifkan ketika dibutuhkan. Saya berharap kementerian-kementerian terkait di negara-negara anggota ASEAN dapat bekerja sama secara erat untuk menindaklanjuti usulan ini,”

Latar Belakang Usulan Indonesia

Sebelumnya, Indonesia mendorong pembentukan Forum Kepala Divisi Urusan Konsuler ASEAN, guna memperkuat koordinasi pelindungan warga negara di kawasan. Usulan tersebut disampaikan Menlu RI dalam Pertemuan Para Menlu ASEAN ke-59 (AMM), di Filipina, Selasa, 21 Juli 2026. Pembentukan forum itu didorong oleh meningkatnya mobilitas warga negara ASEAN yang diikuti semakin kompleksnya persoalan kekonsuleran di kawasan. Selain itu, konflik yang terjadi di sejumlah wilayah juga menuntut adanya koordinasi yang lebih kuat antarnegera anggota.

“`

Gabung diskusi