Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Regional

Pemkab Bekasi Ingatkan agar ASN Netral jelang Pilkades Serentak 2026

Daniel Jackson - tajukpublik.com 3 mins read 16 views

Kabupaten Bekasi kini tengah bersiap menghadapi momen penting dalam kehidupan berdemokrasi di tingkat desa. Pemkab Bekasi Ingatkan agar ASN Netral sebagai

Pemkab Bekasi Ingatkan agar ASN Netral jelang Pilkades Serentak 2026

Pemkab Bekasi Ingatkan agar ASN Netral jelang Pilkades Serentak 2026

Tajukpublik.com – Kabupaten Bekasi kini tengah bersiap menghadapi momen penting dalam kehidupan berdemokrasi di tingkat desa. Pemkab Bekasi Ingatkan agar ASN Netral sebagai salah satu langkah strategis untuk memastikan kelancaran proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan diselenggarakan pada 20 September 2026. Acara besar ini akan melibatkan seluruh 154 desa di wilayah Kabupaten Bekasi secara serentak, menjadikannya salah satu pesta demokrasi terbesar di tingkat lokal.

Iman Santoso, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMP) Kabupaten Bekasi, menjadi sosok yang menyampaikan pesan krusial kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam kegiatan apel pegawai yang digelar di Kantor Bupati Bekasi pada Senin, 27 Juli 2026, ia menekankan bahwa netralitas ASN merupakan fondasi penting dalam menjaga integritas proses pemilihan. Pesan ini disampaikan dengan harapan agar setiap ASN memahami peran strategis mereka dalam konteks demokrasi desa.

Kami sampaikan kepada teman-teman para ASN untuk tetap menjaga profesionalitas dan netralitas dalam pelaksanaan Pilkades. Yang tujuannya untuk menghindari hal-hal yang bersifat pelanggaran baik pidana maupun perdata.

Menurut Iman Santoso, sikap netral yang dijaga oleh ASN memiliki dampak langsung terhadap keberhasilan Pilkades. Pelanggaran yang sering terjadi dapat berupa intervensi politik, penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi, atau bahkan konflik horizontal antarwarga. Dengan menjaga netralitas, ASN dapat menjadi penengah yang adil dan tidak memihak dalam setiap tahapan proses pemilihan kepala desa.

Peran Strategis ASN dalam Pilkades

Netralitas ASN bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan nyata dalam menjaga kepercayaan publik. Setiap ASN yang terlibat dalam Pilkades diharapkan dapat memisahkan peran pribadi dan peran sebagai aparatur negara. Hal ini mencakup larangan menggunakan jabatan untuk mendukung calon tertentu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu, ASN juga harus menghindari perilaku yang dapat menimbulkan persepsi kecurangan di mata masyarakat.

Kami juga mohon dukungan dari teman-teman perangkat daerah yang sudah masuk dalam tim Panitia Pilkades Kabupaten Bekasi. Baik di tingkat kabupaten hingga tingkat kecamatan.

Iman juga meminta agar seluruh perangkat daerah memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran Pilkades. Perangkat daerah yang telah tergabung dalam tim kepanitiaan diharapkan dapat berkolaborasi erat dalam setiap aspek penyelenggaraan. Gerakan bersama ini bertujuan untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkades Serentak di tingkat Kabupaten Bekasi, mulai dari level kabupaten hingga kecamatan. Sinergi antar perangkat daerah menjadi kunci utama dalam memastikan tidak ada hambatan berarti selama proses berlangsung.

Selain itu, Plt Bupati Bekasi juga telah menyampaikan harapannya kepada calon kepala desa. Ia meminta agar para calon kepala desa berkompetisi secara sehat selama masa kampanye dan pemilihan. Kompetisi yang sehat akan menciptakan suasana demokratis yang sehat dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan. Para calon juga diharapkan menghormati aturan main yang telah ditetapkan oleh panitia Pilkades.

Pihaknya berharap seluruh rangkaian Pilkades serentak tahun 2026 di Kabupaten Bekasi dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ketertiban, keamanan, dan suasana kondusif menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan acara ini. Dengan dukungan penuh dari ASN, perangkat daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Pilkades Serentak 2026 diharapkan dapat menjadi contoh sukses demokrasi desa di Indonesia.

Gabung diskusi