Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Presiden Prabowo Panggil Menteri ke Istana

William Martin - tajukpublik.com 2 mins read 6 views

Jakarta - Pada hari Senin, 27 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih untuk menghadiri pertemuan penting di

Presiden Prabowo Panggil Menteri ke Istana

Presiden Prabowo Panggil Menteri ke Istana untuk Rapat Terbatas

Tajukpublik.com – Jakarta – Pada hari Senin, 27 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih untuk menghadiri pertemuan penting di Istana Merdeka. Agenda yang akan dilaksanakan adalah rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Kepala Negara bersama para menteri yang hadir. Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo Panggil Menteri ke Istana untuk membahas berbagai isu strategis yang sedang menjadi perhatian pemerintah.

Kehadiran Menteri Pendidikan Tinggi dan Teknologi

Menteri pertama yang tiba di lokasi adalah Brian Yuliarto, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dengan mengenakan kemeja putih, Menteri Brian tiba sekitar pukul 12.40 WIB di kompleks Istana Merdeka. Ia mengungkapkan kepada wartawan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti agenda apa yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Saya belum tau nih. Dipanggil jam 13.00WIB, nanti kita lihat,” ujar Menteri Brian kepada wartawan di Istana Kepresidenan.

Menurut informasi yang disampaikan, rapat terbatas dijadwalkan dimulai pada pukul 13.00 WIB. Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo menyampaikan pesan penting agar perguruan tinggi dapat mendukung berbagai program strategis pemerintah. Menteri Brian juga menegaskan bahwa pembahasan kali ini tidak berkaitan dengan Universitas Republik Indonesia.

“Tentunya terkait dengan program program strategis ya karena kan Pak Presiden Prabowo selalu berpesan universitas itu harus memback up seluruh program strategis. Nah ini nanti saya kabarin tentang apa, ini bukan URI,” tegasnya.

Menteri Brian additionally menjelaskan bahwa ia telah menyiapkan berbagai data yang akan diserahkan kepada Presiden. Ia menyebutkan bahwa Kepala Negara menginginkan data yang valid sebagai dasar pengambilan kebijakan strategis. “Tapi ya saya sudah siapkan data-data bagaimana program kampus kita siap untuk memback up dari segi kajian, dari segi research. Karena kan bapak presiden ingin setiap kebijakan memerlukan data yang valid,” jelasnya.

Tamu-Tamu Lainnya Hadir dalam Pertemuan

Setelah Menteri Brian, kehadiran para menteri lainnya juga tercatat. Menteri Investasi dan Hilirisasi serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Rosan Roeslani, merupakan salah satu tamu yang datang. Selain itu, Direktur Utama PT Pindad, Sigit P Santosa, juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo untuk melibatkan para menteri dalam pengambilan keputusan strategis. Dengan Presiden Prabowo Panggil Menteri ke Istana, diharapkan dapat tercipta koordinasi yang lebih baik antara berbagai kementerian dan lembaga negara. Para tamu yang hadir diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam diskusi yang akan berlangsung.

Gabung diskusi