Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Regional

KAI Services Gelar Pembinaan K3 untuk 20 Petugas di Yogyakarta

Patricia Jackson - tajukpublik.com 3 mins read 8 views

KAI Services Selenggarakan Pelatihan K3 untuk 20 Petugas di Yogyakarta KAI Services Gelar Pembinaan K3 untuk 20 - Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan

KAI Services Gelar Pembinaan K3 untuk 20 Petugas di Yogyakarta

KAI Services Selenggarakan Pelatihan K3 untuk 20 Petugas di Yogyakarta

KAI Services Gelar Pembinaan K3 untuk 20 – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dan memastikan keselamatan kerja, KAI Services melakukan pembinaan keselamatan kerja (K3) untuk sebanyak 20 petugas yang bertugas di lapangan. Acara ini diadakan di Kantor Regional 6 Yogyakarta, yang menjadi pusat pelatihan bagi personel KAI Services di wilayah tersebut. Pembinaan K3 ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kemampuan personel dalam menghadapi berbagai risiko di lingkungan kerja, terutama dalam operasional kereta api yang sering melibatkan aktivitas fisik intensif dan lingkungan kerja yang dinamis.

Manfaat dan Tujuan Pelatihan K3

Kai Services mengutamakan peningkatan kesiapan para petugas melalui pelatihan K3 yang berbasis praktis. Selain itu, pelatihan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami berbagai aspek keselamatan kerja, mulai dari tata cara penggunaan alat pelindung diri (APD) hingga penanganan situasi darurat secara efektif. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para petugas dapat menerapkan prinsip K3 secara konsisten dalam setiap aktivitas, baik saat membersihkan kereta api maupun melakukan perawatan pada jalur operasional. Dalam dunia transportasi kereta api, keselamatan kerja menjadi faktor penting yang menentukan kualitas layanan dan minimnya insiden kecelakaan.

Materi yang Dibahas dalam Pelatihan

Pelatihan K3 yang diadakan pada Senin, 13 Juli 2026, mencakup berbagai materi penting untuk menunjang keberhasilan operasional. Materi yang diberikan oleh tim HSE KAI Services mencakup aspek keselamatan dan kesehatan kerja, serta pertolongan pertama dalam kecelakaan (P3K). Peserta pelatihan juga diberikan pelatihan praktis mengenai penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan cara mengatasi kebakaran di area kerja. Selain itu, mereka diajarkan teknik pengelolaan situasi darurat, seperti penanganan kecelakaan di jalur kereta api atau kejadian khusus yang bisa berdampak pada keselamatan penumpang.

Komitmen KAI Services dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petugas

Kompetensi para petugas menjadi prioritas utama KAI Services, karena mereka merupakan tulang punggung operasional di lapangan. Nyoman Suardhita, Manajer Corporate Communication KAI Services, menegaskan bahwa perusahaan secara terus-menerus melakukan inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. “Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi juga memasukkan evaluasi singkat sebelum praktik langsung, sehingga peserta lebih siap memahami materi dan menerapkannya secara mandiri,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan K3 bukan hanya sekadar program rutin, tetapi sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang optimal.

Manajer HSE KAI Services, Jarwanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan yang sering terjadi dalam lingkungan kerja kereta api. “Isu-isu yang kita bahas sangat krusial, mengingat aktivitas pengangkutan barang dan penumpang melibatkan area kerja dengan risiko tinggi,” kata Jarwanto. Dengan adanya pemahaman yang lebih mendalam mengenai K3, diharapkan para petugas dapat mengurangi tingkat kecelakaan kerja, meningkatkan produktivitas, serta memastikan operasional berjalan lancar tanpa hambatan.

Testimoni dan Peran Petugas dalam Pelatihan

Seorang peserta pelatihan, Setio, yang bertugas sebagai petugas cuci kereta, menilai bahwa program ini sangat bermanfaat untuk menghadapi berbagai situasi darurat. “Melalui latihan tersebut, setiap petugas di lapangan dapat merespons kecelakaan dengan cepat dan efektif,” tambahnya. Setio menjelaskan bahwa simulasi kebakaran dan penanganan insiden merupakan bagian penting dari pelatihan yang membantu petugas mengasah keterampilan reaksi di lapangan. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan tentang cara meminimalkan risiko cedera saat melakukan perawatan atau membersihkan kereta api.

Pelatihan K3 juga memperkuat hubungan antara personel dan manajemen, karena mereka diberikan peluang untuk berdiskusi dan bertanya tentang berbagai aspek keselamatan kerja. Dengan komunikasi yang terbuka, peserta merasa lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan di lapangan. Selain itu, pelatihan ini menjadi momen penting untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya kebersihan dan keamanan dalam operasional kereta api. “Kami merasa lebih siap menghadapi pekerjaan sehari-hari, baik dalam kondisi normal maupun darurat,” kata salah satu peserta lainnya, yang bertugas dalam pembersihan jalur kereta.

Perusahaan terus berupaya memberikan edukasi kepada seluruh pekerja di lapangan agar selalu mewaspadai ancaman bahaya. Dalam pembinaan K3 ini, KAI Services juga mengajak para petugas untuk berpartisipasi aktif dalam memelihara keselamatan kerja secara mandiri. Dengan adanya pelatihan yang terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan para petugas dapat menjadi bagian dari sistem pencegahan kecelakaan yang efektif, sekaligus menjadi teladan bagi rekan-rekan yang belum mengikuti pelatihan serupa. Program ini juga menjadi langkah konkret dalam mewujudkan visi KAI Services sebagai perusahaan yang berkomitmen pada kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan operasional yang aman.

Gabung diskusi