Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Regional

Special Plan: Pemkab Bekasi Sambut Baik Penetapan Seni Ujungan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Patricia Jackson - tajukpublik.com 4 mins read 8 views

Pemkab Bekasi Apresiasi Special Plan untuk Seni Ujungan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Special Plan - Dalam rangka menghadirkan Special Plan yang lebih

Special Plan: Pemkab Bekasi Sambut Baik Penetapan Seni Ujungan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Pemkab Bekasi Apresiasi Special Plan untuk Seni Ujungan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Special Plan – Dalam rangka menghadirkan Special Plan yang lebih menggugah, Pemkab Bekasi, Jawa Barat, memberikan tanggapan positif atas penetapan Seni Ujungan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) oleh Kementerian Kebudayaan. Pengumuman ini, yang dilakukan pada 3 Juli 2026, menjadi momen penting untuk memperkuat pengakuan terhadap seni tradisional yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Pemkab Bekasi menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam membangun special plan kebudayaan yang berkelanjutan, sekaligus memperkenalkan seni Ujungan kepada lebih banyak kalangan, baik nasional maupun internasional.

Sejarah dan Nilai Budaya Seni Ujungan

Seni Ujungan merupakan salah satu bentuk seni tradisional yang berkembang di wilayah Bekasi, terutama di daerah seperti Cikarang dan Ciawi. Seni ini memiliki akar sejarah yang dalam, dipercaya berasal dari budaya Jawa yang diturunkan melalui generasi. Dalam Special Plan yang diusung, seni Ujungan dianggap sebagai bagian integral dari identitas masyarakat setempat. Dengan status WBTb, seni ini tidak hanya dijaga dari kepunahan, tetapi juga diharapkan bisa menjadi kebanggaan kota Bekasi yang terus berkiprah dalam kehidupan budaya modern.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh lembaga lokal, Seni Ujungan memiliki nilai sosial dan spiritual yang tinggi. Pertunjukan ini biasanya dilakukan sebagai bagian dari acara keagamaan, misalnya saat upacara adat atau perayaan hari besar. Dalam Special Plan, Pemkab Bekasi berencana memperkenalkan seni ini ke lingkaran lebih luas, termasuk di tingkat nasional, melalui pelatihan, pameran, dan dokumentasi digital. Selain itu, seni Ujungan akan menjadi bahan studi dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah, untuk memastikan adanya generasi baru yang menghargai dan melanjutkan tradisi ini.

Langkah Pemkab Bekasi dalam Pelestarian Seni Ujungan

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menjelaskan bahwa Pemkab Bekasi akan mengalokasikan dana khusus untuk mendukung Special Plan seni Ujungan. Program ini mencakup penguatan komunitas seni, pemberian pelatihan bagi pengrajin, dan pembuatan pusat konservasi budaya. “Kita akan memastikan bahwa Special Plan ini tidak hanya sekadar simbol, tetapi juga memiliki dampak nyata dalam pelestarian budaya,” ujarnya dalam keterangan resmi, 9 Juli 2026.

Salah satu fokus utama dalam Special Plan adalah membangun ekosistem seni yang lebih inklusif. Pemkab Bekasi akan berkoordinasi dengan organisasi seni lokal, seperti UPTD Seni Tradisional Bekasi, serta mencari kolaborasi dengan lembaga penelitian dan universitas untuk memperkaya dokumentasi seni Ujungan. Selain itu, Pemkab juga berencana menyelenggarakan festival budaya tahunan yang menjadi ajang pameran seni Ujungan, serta memasukkan seni ini ke dalam program promosi pariwisata daerah. “Dengan Special Plan ini, kita ingin memastikan seni Ujungan tetap relevan dan diminati oleh masyarakat sekarang,” tambah Iman.

Menurut Iman, partisipasi masyarakat sangat vital dalam keberhasilan Special Plan. Ia mengingatkan bahwa tanpa dukungan dari warga, seni Ujungan sulit bertahan di tengah dinamika sosial yang cepat berubah. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, untuk turut serta merawat dan mengembangkan seni Ujungan. Misalnya, dengan mengikuti pertunjukan, berpartisipasi dalam kompetisi seni, atau bahkan menggabungkan seni ini dengan inovasi modern,” imbuhnya.

Strategi Pemkab Bekasi dalam Mengembangkan Special Plan

Pemkab Bekasi juga merancang program pendidikan budaya untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola seni Ujungan. Program ini dilaksanakan melalui pelatihan praktis dan pengajaran teori di berbagai lembaga pendidikan. “Kami ingin menciptakan budaya seni yang tidak hanya dihormati, tetapi juga dijadikan bagian dari kehidupan sehari-hari warga,” ujar Iman. Selain itu, Pemkab akan menerapkan Special Plan dalam bentuk penghargaan bagi para pelaku seni yang aktif dalam mengembangkan seni Ujungan.

Dalam implementasi Special Plan, Pemkab Bekasi juga menggandeng pihak swasta dan organisasi internasional untuk memperluas jaringan promosi. Sebagai contoh, mereka berencana mengadakan pertunjukan seni Ujungan di venue internasional seperti festival budaya Asia atau acara kebudayaan di luar negeri. “Kami berharap program ini bisa meningkatkan keterlibatan masyarakat global dalam melestarikan warisan budaya kita,” jelas Iman. Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Bekasi berharap Special Plan bisa menjadi pilar dalam mengembangkan wisata budaya dan ekonomi kreatif di wilayahnya.

Keberhasilan Special Plan juga tergantung pada kemampuan masyarakat untuk mengakui nilai seni Ujungan. Iman menekankan bahwa pengakuan nasional ini menjadi dorongan kuat untuk menjadikan seni ini sebagai bagian dari identitas budaya bekasi. “Setiap pengakuan dari pemerintah adalah bentuk apresiasi terhadap usaha warga yang sudah lama menjaga seni ini. Kami ingin memastikan bahwa Special Plan ini memberikan manfaat nyata, baik secara sosial maupun ekonomi,” tutur Iman. Dengan begitu, seni Ujungan bisa terus berkembang menjadi kebudayaan yang memiliki dampak luas di masa depan.

Gabung diskusi