Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Nasional

Meeting Results: Menbud Pastikan Bangunan Baru di Kompleks Istana Tak Langgar Aturan Cagar Budaya

Karen Williams - tajukpublik.com 2 mins read 7 views

Menbud Pastikan Pembangunan Istana Tak Melanggar Cagar Budaya Meeting Results - Dalam Meeting Results terbaru, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menegaskan bahwa

Meeting Results: Menbud Pastikan Bangunan Baru di Kompleks Istana Tak Langgar Aturan Cagar Budaya

Menbud Pastikan Pembangunan Istana Tak Melanggar Cagar Budaya

Meeting Results – Dalam Meeting Results terbaru, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menegaskan bahwa pembangunan bangunan baru di kawasan Kompleks Istana Kepresidenan tidak melanggar aturan perlindungan cagar budaya. Ia menjelaskan bahwa lokasi proyek berada di area yang dianggap tidak tergolong sebagai objek cagar budaya, sehingga tidak mengganggu nilai sejarah kawasan Istana. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Meeting Results yang digelar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Selasa, 7 Juli 2026.

Penjelasan Lebih Lanjut Mengenai Aturan Cagar Budaya

“Tidak ada masalah, menurut saya. Bangunan cagar budaya berbeda dengan area yang hanya digunakan sebagai ruang kosong. Dalam hal ini, pembangunan dilakukan di wilayah yang memang direncanakan untuk fungsi baru,” ujar Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menurutnya, regulasi cagar budaya mengharuskan perubahan struktur bangunan atau penambahan ruang hanya boleh dilakukan setelah melakukan evaluasi terhadap dampaknya terhadap keaslian dan nilai budaya. “Regulasi sudah jelas, jadi selama tidak melanggar aturan, semua bisa dilakukan,” tambahnya.

Menurut Fadli, konsep revitalisasi berbasis fakta sejarah menjadi dasar pembangunan tersebut. Ia menekankan bahwa perubahan di kawasan bersejarah diizinkan selama tidak menghilangkan ciri khas budaya yang dimiliki. “Karena bangunan ini di tanah kosong dan menjadi bagian dari living heritage, maka tidak ada yang perlu diubah secara signifikan,” kata Fadli.

Proses Evaluasi dan Pertimbangan

Pembangunan gedung tersebut diakui Fadli berada di bawah kewenangan Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet. Ia menegaskan bahwa semua perubahan telah melalui evaluasi mendalam dan tetap menjaga identitas bangunan bersejarah. “Setiap detail telah diukur, termasuk konstruksi dan tampilan visual, agar sesuai dengan konsep yang diusung,” ucapnya. Dalam Meeting Results, para pejabat juga membahas aspek konservasi yang harus dipertimbangkan sebelum memulai proyek.

Pembangunan bangunan baru di Kompleks Istana Kepresidenan menjadi perhatian publik karena terkait dengan keberadaan cagar budaya yang dilindungi. Fadli menjelaskan bahwa perubahan pada area yang tidak tergolong sebagai objek cagar budaya diperbolehkan, asalkan tidak merusak elemen budaya yang masih ada. “Ini bukan perubahan permanen, tapi adaptasi untuk memenuhi kebutuhan fungsional saat ini,” tambahnya.

Dalam Meeting Results, disebutkan bahwa proyek ini juga melibatkan konsultasi dengan ahli sejarah dan arsitek. Tujuannya adalah memastikan bahwa bangunan baru tidak hanya memenuhi fungsi praktis, tetapi juga harmonis dengan lingkungan sejarah sekitarnya. Fadli menambahkan bahwa proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dalam menyelenggarakan acara kenegaraan, terutama dalam menghadapi pertemuan yang semakin sering dilakukan.

Kebudayaan dan sejarah tetap menjadi prioritas dalam Meeting Results. Ia menyebutkan bahwa pemerintah sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait cagar budaya. “Kita tidak ingin hanya membangun gedung, tetapi juga memastikan bahwa kisah sejarah Istana tidak hilang,” jelas Fadli. Selain itu, ia menyoroti pentingnya pendekatan yang mengintegrasikan aspek budaya ke dalam desain arsitektur modern.

Gabung diskusi